07:00 . Seberapa Sering Bra Harus Dicuci?   |   19:00 . Dekatkan Layanan Online Sampai Desa   |   18:00 . Arus Balik Idul Adha di Jalur Pantura Tuban Terpantau Lancar   |   17:00 . Khozanah Hidayati Legowo Jika Tak Direkom Sebagai Bacabup   |   16:00 . Masih Tutup, Air Terjun Nglirip Tolak Ribuan Pengunjung   |   15:00 . Jelang Pilkada, Khozanah Hidayati Deklarasi Media Center   |   14:00 . Marka Jalan Belok Kiri Belum Ada, ini Kata Dishub   |   12:00 . Semester 1 2020, SIG Catatkan Kenaikan Laba Bersih 26,3%   |   07:00 . Dampak Anak Nonton Youtube, Baik atau Buruk?   |   14:00 . RTH Sekaligus Tempat Konservasi Rusa Mulai Ramai Dikunjungi Warga   |   13:00 . Perbaikan, Jalan Gajahmada Tuban Diberlakukan Satu Arah   |   10:00 . Idul Adha, Berkah Bagi Pengepul Kulit Hewan Kurban   |   07:00 . Bisa Cegah Stroke, Ini Manfaat Lain Bunga Pepaya   |   15:00 . 500 PNS akan Pensiun Tahun 2020, Target BKD 349 Formasi CPNS Terpenuhi   |   14:00 . Produksi Sumur SKW-21 Menjadi 9.821 BOPD   |  
Tue, 04 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 13 November 2019 12:00

Pilkada Tuban 2020

Dinilai Biaya Mahal, PKB Menunggu Calon Bupati Parpol Lain

Dinilai Biaya Mahal, PKB Menunggu Calon Bupati Parpol Lain

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Perhelatan Pilkada Tuban 2020 diprediksi lebih seru dibanding tahun 2015 silam. Banyak bakal calon bupati yang muncul, dengan latar belakang pejabat publik, pengusaha, hingga putra bupati.

Di Kabupaten Tuban hanya PKB satu-satunya partai politik yang bisa mengusung bupati, tanpa harus berkoalisi dengan lainnya. Mahalnya biaya politik di Pilkada, tak membuat partai gemuk di Bumi Wali membuka koalisi.

"Biaya Pilkada 2020 mahal dari tahun 2015," ungkap Sekretaris DPC PKB Tuban, Miyadi ketika dikonfirmasi reporter blokTuban.com, Rabu (13/11/2019).

Miyadi menambahkan, untuk memunculkan calon PKB akan menghitung secara rasional. Calon bupati yang diusung PKB, akan muncul paling akhir dibanding partai lainnya.

Pertimbangannya PKB akan melihat peta partai lain, apakah mengusung calon hanya esek-esek saja atau bagaimana. Pihaknya mendorong partai lain untuk serius jika menginginkan calon sendiri.

Misalnya Sekretariat Bersama (Sekber) terdiri PPP, Demokrat, Nasdem, dan PAN jelas mengusung calon. Belum lagi PDIP dengan Gerindra, atau Golkar dengan PBB berarti sudah ada tiga calon bupati.

"Kami belum bisa sebut nama calon bupati PKB sekarang. Pada 1 Januari 2020 kami baru survei siapa calon yang pantas," beber Miyadi.

Diprediksi lebih dari 5 calon dari internal PKB, kemudian akan mengerucut satu atau dua nama. Komunikasi dengan partai lain akan tetap dilakukan, untuk membuka koalisi seperti di Pilkada 2015 lalu. Dimana seluruh partai merapat menjadi satu gerbong, kecuali partai Golkar.

Koalisi bisa saja terjadi, catatan Miyadi partai lain harus sevisi dan semisi dengan PKB untuk membangun Tuban lebih baik. Diyakini partai lainnya, sekarang menunggu siapa calon PKB.

"Biarkan mereka menunggu. Calon PKB bisa internal dan tak menutup kemungkinan dari eksternal," bebernya. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pilkada, tuban, cabup



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more