21:00 . Dua Bupati Puji Peran Media untuk Tingkatkan Partisipasi Publik   |   20:00 . Live: Pagelaran Wayang Lakon Gatot Koco Wini Suda   |   19:00 . Media Massa dan Pemerintah Perlu Bekerjasama Mengatasi Masalah   |   14:00 . Menteri Abdul Halim Iskandar dan Ida Fauziah Kunjungi Tuban, Serahkan Bantuan program PJS   |   13:00 . Agus Sudibyo Beber Syarat Take Down Berita   |   12:00 . Saat Pandemi, Media Lokal Lebih Banyak Diminati   |   11:30 . Gubernur Jatim: AMSI adalah Industri Masa Depan   |   11:00 . Konferwil 2 AMSI Jatim Resmi Dibuka Gubernur Khofifah   |   10:00 . Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Desa, Gus Menteri Sambangi Tuban   |   22:00 . Facebook dan Tiktok Bisa Dimanfaatkan Sebagai Distribusi Konten Berita   |   22:00 . Bupati: Tak Perlu Sabotase Truk Pupuk Subsidi, Stok Cukup   |   21:00 . DPRD Setujui Rancangan APBD 2021 Capai Rp2,4 Triliun   |   20:00 . Jadwal Uji Coba KBM SMP dan MTs Tunggu Izin Gugus Tugas   |   19:00 . Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Desa, Gus Menteri Sambangi Tuban   |   18:00 . Penerima Jaring Pengaman Sosial Diminta Patuhi 3M   |  
Sat, 24 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 13 November 2019 13:00

Bolos Jam Pelajaran Sekolah, Puluhan Pelajar Diciduk Petugas dari Warung

Bolos Jam Pelajaran Sekolah, Puluhan Pelajar Diciduk Petugas dari Warung

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban melaksanakan 'Operasi Sayang' dengan sasaran para pelajar yang mbolos saat jam pelajaran berlangsung, Rabu (13/11/2019).

Dalam operasi itu, petugas melakukan penyisiran sejumlah warung di wilayah Tuban Kota yang disinyalir sebagai tempat nongkrong para pelajar. Alhasil, sebanyak 25 pelajar SMK/Sederajat dan SMP/Sederajat berhasil digelandang petugas ke kantor Satpol PP.

"Ada 25 pelajar yang kita amankan dari warung, dari dari jumlah itu rincianya 13 pelajar SMA dan 12 pelajar SMP," terang Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tuban, Joko Herlambang.

Joko menambahkan, dalam dalam kegiatan operasi sayang itu para pelajar sempat berhamburan lari dari warung Wifi. Bahkan, beberapa petugas sempat mengejar para pelajar yang lari saat mengetahui petugas datang.

"Tadi saat mengetahui petugas, ada beberapa pelajar yang lari," tandasnya.

Untuk selanjutnya, para pelajar yang terjaring operasi ini akan diberikan pembinaan. Sedangkan untuk para guru yang siswanya terjaring operasi akan dipanggil dan diberikan pengarahan.

Sementara itu, Bagian Kurikulum Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Yatemo menyampaikan jika kegiatan operasi sayang ini untuk mendisiplinkan para pelajar. 

"Untuk selanjutnya, setelah dari kantor Satpol PP ini para pelajar tersebut akan dikembalikan kepada sekolah guna untuk mendapatkan pembinaan," pungkasnya.[hud/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : ops, sayang, tuban, siswa, bolos



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more