15:00 . Dua Kotak Amal Wali di Tuban yang Hilang Ditemukan di Lamongan   |   14:00 . Dua Kotak Amal di Makam Sunan Geseng juga Digasak Maling   |   13:00 . Goa Ngerong Ditutup, Begini Aktifitas Warga   |   12:00 . Satgas Covid-19 PKB Beri Bantuan Alat Semprot Disinfektan   |   11:00 . Kotak Amal di Makam Wali Dicuri Maling   |   10:00 . Kemenkes Tak Rekomendasikan Bilik Disinfektan di Fasilitas Umum   |   09:00 . Blusukan, Lutfi Dewan dari Gerindra Gelar Baksos Bagi Penangkal Covid-19   |   08:00 . Hujan Disertai Angin, Baleho dan Pohon Tumbang   |   07:00 . Baru Selesai Belanja, Ini Tips agar Bahan Makanan Keluarga Terhindar dari Corona   |   06:00 . Selamat Jalan, Pak Armin...   |   13:00 . Pemkab Tuban Akan Gunakan DAK untuk Penanggulangan Covid-19   |   12:00 . Alasan Perselisihan, 36 PNS Tuban Ajukan Cerai   |   11:00 . Transaksi Jual Beli di Pasar Tradisional Tuban Merambah Online   |   10:00 . Dua Hari Lapas Tuban Bebaskan 33 Napi   |   09:00 . Physical Distancing, Empat Jalan Sekitar Alun-alun Ditutup   |  
Mon, 06 April 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 12 November 2019 13:00

Kepala Sekolah ini Wajibkan Muridnya Pakai Udeng

Kepala Sekolah ini Wajibkan Muridnya Pakai Udeng

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Bermula dari rasa keprihatian disekitanya yang mulai melupakan udeng, ikat kepala bercorak batik. Kepala Sekolah ini mewajibkan muridnya untuk memakai udeng setiap hari Rabu dan Kamis.  

Kepala sekolah Taman Kanak - Kanak (TK) Putra Harapan, Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, Yudya Harining Arumbi mengatakan, bermula dari rasa keprihatiannya semakin hari, khususnya generasi muda semakin banyak yang melupakan udeng bahkan ada yang tidak tau. Dari hal tersebut, tepat pada peringatan Hari Batik Nasional 2 Oktober 2019 lalu tercetus ide untuk  mengadakan kegiatan membatik bersama murid dan orang tuanya.

"Sebenarnya sudah lama punya niatan memperkenalkan udeng ke anak - anak, tapi momennya belum tepat,"ungkap Yudya. Selasa, (12/11/2019)

Lebih lanjut, hasil dari membatik bersma tersebut, untuk anak laki - laki dijadikan udeng dan untuk anak perempuan dijadikan bandu, serta ia mewajib digunakan setiap hari Rabu dan Kamis. 

"Setiap Rabu dan Kamis anak - anak memakai seragam batik jadi sesuai,"ungkapnya. 

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan budaya daerah sejak dini kepada anak - anak didiknya. 

"Agar mereka mengetahui batik dan udeng salah budaya daerah di Tuban,"ujarnya.  

Ia berharap, untuk genersi muda dan masyarkat luas lebih mengenal dan melestarikan budaya khususnya budaya daerahnya sebab, budaya merupakan kekayaan paling mahal dan berharga. "Mari awali dari diri kita,"tandasnya. [nid/ito]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : udeng, kepala, sekolah, pendidikan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more