18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |   17:00 . Kunker di Tuban, Kajati Jatim Beri Pengarahan Seluruh Pegawai Kejari Tuban   |   16:00 . BMG Sabet Juara 2 Feature Online dan Foto Essay   |   15:00 . Wakil Bupati Tuban Hadiri Uji Coba Mall Pelayanan Publik   |   14:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   13:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   12:00 . Bupati Huda Uji Coba MPP dan Launching ADM   |   11:00 . JaDI Resmi Daftar Pemantau Pemilu di KPU Tuban   |   09:00 . Bupati Tuban Resmikan Pasar Rakyat Kenduruan   |   07:00 . Mengapa Stres Membuat Kita Rentan Jatuh Sakit?   |   15:00 . Bawaslu dan KPU Akui Kampanye Virtual di Pilkada Tuban Nihil   |   12:00 . Bupati Resmikan Pasar Rakyat di Kenduruan   |   11:00 . 1.500 Kader NU Apel Siaga Pilkada Damai   |   09:00 . Kebakaran Kios Kopi di Semanding Berawal dari Sebotol Bensin   |   07:00 . 6 Cara Sederhana Mencegah Anak Stres karena PJJ   |  
Fri, 04 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 12 November 2019 13:00

Kepala Sekolah ini Wajibkan Muridnya Pakai Udeng

Kepala Sekolah ini Wajibkan Muridnya Pakai Udeng

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Bermula dari rasa keprihatian disekitanya yang mulai melupakan udeng, ikat kepala bercorak batik. Kepala Sekolah ini mewajibkan muridnya untuk memakai udeng setiap hari Rabu dan Kamis.  

Kepala sekolah Taman Kanak - Kanak (TK) Putra Harapan, Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, Yudya Harining Arumbi mengatakan, bermula dari rasa keprihatiannya semakin hari, khususnya generasi muda semakin banyak yang melupakan udeng bahkan ada yang tidak tau. Dari hal tersebut, tepat pada peringatan Hari Batik Nasional 2 Oktober 2019 lalu tercetus ide untuk  mengadakan kegiatan membatik bersama murid dan orang tuanya.

"Sebenarnya sudah lama punya niatan memperkenalkan udeng ke anak - anak, tapi momennya belum tepat,"ungkap Yudya. Selasa, (12/11/2019)

Lebih lanjut, hasil dari membatik bersma tersebut, untuk anak laki - laki dijadikan udeng dan untuk anak perempuan dijadikan bandu, serta ia mewajib digunakan setiap hari Rabu dan Kamis. 

"Setiap Rabu dan Kamis anak - anak memakai seragam batik jadi sesuai,"ungkapnya. 

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan budaya daerah sejak dini kepada anak - anak didiknya. 

"Agar mereka mengetahui batik dan udeng salah budaya daerah di Tuban,"ujarnya.  

Ia berharap, untuk genersi muda dan masyarkat luas lebih mengenal dan melestarikan budaya khususnya budaya daerahnya sebab, budaya merupakan kekayaan paling mahal dan berharga. "Mari awali dari diri kita,"tandasnya. [nid/ito]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : udeng, kepala, sekolah, pendidikan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more