19:00 . Musim Penghujan, Harga Cabai Meroket   |   16:00 . Kesetrum, Warga Guwoterus Jatuh dari Pohon   |   15:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   14:00 . DIPA Tuban 2021 Sebesar Rp303 Miliar, TKDD Rp1,6 Triliun   |   13:00 . Kapolres Sebut Pria Meningalnya Tanpa Busana di Hotel Tuban Punya Riwayat Sakit Jantung   |   12:00 . Lapas Tuban Dikunjungi TPN Kemenpan RB   |   11:00 . Apel Pengamanan Pilkada, Polres dan Kodim Tuban Kerahkan Hampir 1000 Personel   |   08:00 . Mengintip Kerajinan Pelapah Pisang   |   07:00 . Membangun "Chemistry" Kuat dengan Percakapan Sederhana   |   19:00 . Begini Harapan Kades, Setelah Ganjar Pranowo Datangi Makam Sunan Bejagung   |   18:00 . Tingkatkan Pelayanan di Mapolres, Kapolres Operasionalkan Golf Car   |   16:00 . Camat Palang: 40 Rumah di Panyuran Terdampak Banjir Bandang   |   14:00 . 524 Lembar Surat Suara Pilkada Rusak   |   13:00 . BMKG: Hari Ini Sebagian Tuban Berawan dan Hujan Ringan   |   12:00 . Kualitas Beras BPNT di Kecamatan Tuban Dicek Rutin   |  
Wed, 02 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 12 November 2019 08:00

Di Serang Hama Tikus, Petani Jagung di Dawung Terancam Gagal Panen

Di Serang Hama Tikus, Petani Jagung di Dawung Terancam Gagal Panen

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Sedikitnya sekitar delapan hektar tanaman jagung milik petani yang ada di Desa Dawung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban diserang hama tikus.

Akibat serangan hama tikus tersebut para petani mengaku merugi, lantaran tanaman jagung yang tinggal bebera hari lagi akan masuk panen, dipastikan terancam gagal.

Salah satu petani, Aji Waseso (35) mengungkapkan, para petani terancam gagal panen, karena serangan tikus tersebut membuat tanaman jagung yang hampir memasuki masa panen rusak. Bahkan hama tikus menggerogoti biji jagung hingga habis.

“Kami bakal merugi, karena kalau dihitung hasil panen jagung untuk lahan satu hektar bisa mencapai 4 hingga 5 ton," ujar Aji saat ditemui wartawan.

Menurut Aji, hama tikus tersebut menyerang tanaman jagung sejak mulai awal tanam hingga proses pembuahan. Tikus-tikus tersebut merusak batang jagung hingga biji jagung yang siap panen.

“Kalau waktu tanam sebagian tanaman jagung yang diserang batangnya. Sedangkan saat ini tikus menyerang lebih dari setengah tongkol jagung,” terangnya.

Sementara itu petani lain, Rasminto (38) mengaku, para petani resah dengan adanya hama tikus yang sulit untuk dibasmi ini. Sebelumnya, para petani juga telah melakukan berbagai upaya untuk membasmi hama tikus baik dengan memberikan umpan yang dicampur racun dan melakukan gropyok atau menangkap tikus dengan ramai-ramai.

"Kami bersama para petani yang lain sudah melakukan upaya untuk membasmi tikus, namun setiap hari hama tikusnya bertambah banyak," terang Rasminto.

Sebatas diketahui, tanaman jagung yang sudah tidak bisa dipanen karena dimakan tikus ini kemudian dimanfaatkan oleh para petani sebagai pakan ternak.[hud/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : hama tikus, petani jagung



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more