10:00 . Teduh dan Natural, Bersantai di RMP Rengel   |   09:00 . Jelang Turunnya Rekomendasi, PKB Terus Jalin Komunikasi dengan PDIP   |   07:00 . Tingkat Kesembuhan Harian Nasional Menunjukkan Tren Positif   |   19:00 . LPI BAS Gelar Parenting Online, Siap Melaksanakan Normalisasi Baru Pembelajaran   |   18:00 . Ratusan Tenaga Kesehatan Dituntut Tunjukkan Inovasi dan Prestasi Kerja   |   17:00 . Cegah Corona, Pesantren Diberi Hand Sprayer dan Pembersih Lantai   |   16:00 . Lupa Mematikan Setrika, Sebuah Rumah di Jalan Patimura Terbakar   |   15:00 . Lebih Hemat, Ribuan Nelayan Tuban Gunakan Konverter Kit BBG   |   14:00 . Produksi Pati Garut, Bisnis Rumahan Beromset Jutaan   |   13:00 . Punya Riwayat Kontak dengan Pasien Positif, Perawat Puskesmas Singgahan Meninggal   |   12:00 . Bersama DPR RI, Pemerintah Kampanyekan Gemarikan di Tuban   |   11:00 . Jangan Sepelekan, Ini Manfaat Gemar Makan Ikan Versi DPR RI   |   10:00 . Intip Aksi Dalang Cilik Wayang Kulit   |   09:00 . Wisata Air Terjun Nglirip Masih Tutup   |   08:00 . Terima Kasih Sahabat Pertamina   |  
Mon, 10 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 12 November 2019 08:00

Di Serang Hama Tikus, Petani Jagung di Dawung Terancam Gagal Panen

Di Serang Hama Tikus, Petani Jagung di Dawung Terancam Gagal Panen

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Sedikitnya sekitar delapan hektar tanaman jagung milik petani yang ada di Desa Dawung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban diserang hama tikus.

Akibat serangan hama tikus tersebut para petani mengaku merugi, lantaran tanaman jagung yang tinggal bebera hari lagi akan masuk panen, dipastikan terancam gagal.

Salah satu petani, Aji Waseso (35) mengungkapkan, para petani terancam gagal panen, karena serangan tikus tersebut membuat tanaman jagung yang hampir memasuki masa panen rusak. Bahkan hama tikus menggerogoti biji jagung hingga habis.

“Kami bakal merugi, karena kalau dihitung hasil panen jagung untuk lahan satu hektar bisa mencapai 4 hingga 5 ton," ujar Aji saat ditemui wartawan.

Menurut Aji, hama tikus tersebut menyerang tanaman jagung sejak mulai awal tanam hingga proses pembuahan. Tikus-tikus tersebut merusak batang jagung hingga biji jagung yang siap panen.

“Kalau waktu tanam sebagian tanaman jagung yang diserang batangnya. Sedangkan saat ini tikus menyerang lebih dari setengah tongkol jagung,” terangnya.

Sementara itu petani lain, Rasminto (38) mengaku, para petani resah dengan adanya hama tikus yang sulit untuk dibasmi ini. Sebelumnya, para petani juga telah melakukan berbagai upaya untuk membasmi hama tikus baik dengan memberikan umpan yang dicampur racun dan melakukan gropyok atau menangkap tikus dengan ramai-ramai.

"Kami bersama para petani yang lain sudah melakukan upaya untuk membasmi tikus, namun setiap hari hama tikusnya bertambah banyak," terang Rasminto.

Sebatas diketahui, tanaman jagung yang sudah tidak bisa dipanen karena dimakan tikus ini kemudian dimanfaatkan oleh para petani sebagai pakan ternak.[hud/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : hama tikus, petani jagung



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more