11:00 . Menaker RI Berharap Kepala Daerah Ikut Sosialisasikan UU Ciptaker   |   08:00 . Peduli Seniman Setiajit Gelar Wayang Pakeliran Padat   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   21:30 . Arief-Nining Dipercaya Pimpin AMSI Jawa Timur   |   21:00 . Dua Bupati Puji Peran Media untuk Tingkatkan Partisipasi Publik   |   20:00 . Live: Pagelaran Wayang Lakon Gatot Koco Wini Suda   |   19:00 . Media Massa dan Pemerintah Perlu Bekerjasama Mengatasi Masalah   |   15:00 . Gelar PKD di Tengah Pandemi, Ansor Jatirogo Terapkan Prokes Ketat Covid   |   14:00 . Menteri Abdul Halim Iskandar dan Ida Fauziah Kunjungi Tuban, Serahkan Bantuan program PJS   |   13:00 . Agus Sudibyo Beber Syarat Take Down Berita   |   12:00 . Saat Pandemi, Media Lokal Lebih Banyak Diminati   |   11:30 . Gubernur Jatim: AMSI adalah Industri Masa Depan   |   11:00 . Konferwil 2 AMSI Jatim Resmi Dibuka Gubernur Khofifah   |   10:00 . Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Desa, Gus Menteri Sambangi Tuban   |   22:00 . Facebook dan Tiktok Bisa Dimanfaatkan Sebagai Distribusi Konten Berita   |  
Mon, 26 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 11 November 2019 11:00

Bahas Hak dan Kewajiban, PHE TEJ Bertemu Pemdes dan Warga Jegulo

Bahas Hak dan Kewajiban, PHE TEJ Bertemu Pemdes dan Warga Jegulo

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Segenap perangkat jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Jegulo bersama warga setempat, siang ini berkoordinasi dengan pihak perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE) Tuban East Java (TEJ) di Balai Desa setempat, Senin (11/11/2019).

Hadir dalam forum acara, Forkopimcam yang diwakilkan oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Soko Amiek Fadholi, Koramil Soko yabg dihadiri Babinsa Rusdianto, beserta tokoh Desa Jegulo.

Mengawali acara sebelum koordinasi, Kades Jegulo mengungkapkan bahwa pertemuan kali ini merupakan rapat lanjutan dari kegiatan koordinasi yang lalu.  Yakni, mencakup komunikasi dari awal PHE-TEJ beroperasi sampai hari ini belum ada MoU atau perjanjian dengan Pemdes Jegulo.

Ada beberapa aspek yang dibahas di dalam rapat koordinasi, tentang hak dan kewajiban antara pihak desa dan perusahaan.

Sebagai tuan rumah, kewajiban pihak desa dan masyarakat adat memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk mengadakan kegiatan eksplorasi perusahan. Di sisi lain, jelas ada hak yang sudah sepatutnya diterima Pemdes dan masyarakat yang diberikan oleh PHE-TEJ.

"Dari sana, Pemdes mencoba untuk selalu berkomunikasi dengan PHE-TEJ dengan intens dan baik, yang menghasilkan beberapa catatan," buka M. Ali Sulthoni selaku Kades Jegulo.

Masih kata Kades, usai dilakukan koordinasi antara Pemdes, masyarakat, dan pihak Pertamina, akan dilanjut dengan Master Of Understanding (MoU) kesepakatan bersama untuk cek lokasi ke area dan jalan, yang dihadiri oleh ketiga belah pihak.

Dalam cek lokasi bersama tersebut, ada sejumlah aspek yang dikemukakan, di antaranya dampak yang ditimbulkan, baik secara material maupun non material.

Poin tersebut kemudian dikerucutkan, seperti aspek penggunaan aset desa oleh PHE-TEH seperti jalan lingkungan dan Tanah Khas Desa (TKD), termasuk nilai material. Sementara poin non materialnya adalah dampak psikis. Tentang kekhawatiran masyarakat akan dampak yang ditimbulkan dari kegiatan eksplorasi perusahaan.

"Ada juga dampak kerusakan rumah, tanaman yang rusak, sumur yang tercemar. Dampak air yang dipakai perusahan terhadap pertanian secara umum," imbuh Kades.

Beberapa poin itulah yang dinilai bersama dengan koordinasi lanjutan selama 3 hari. Mulai dari tanggal 28 hingga 30 Oktober 2019 ketiga pihak melakukan cek lokasi lapangan bersama.

Sementara itu, Sekcam Soko berharap agar koordinasi kali ini bisa berjalan dengan baik adanya. Dari Pemerintah Kecamtan Soko hanya mengingatkan, bahwa segala hal harus sesuai aturan pengelolaan keuangan desa.

"Kami hanya menyampaikan alur yang baku, bahwa sumber Dana Desa harus wajib masuk dalam APBDes. Sehingga bisa runtut, transparansi, akintabel, dilaksanakan oleh Pemdes. Agar dalam menjalankan roda pemerintahan Kecamatan Soko, khususnya di Desa Jegulo bisa dipertanggungjawabkan dan tak menjadi masalah dikemudian hari," kata Sekcam menjabarkan.

Humas PHE-TEJ, Daniel Soerbakti menanggapi rapat koordinasi ini dengan pandangan positif. Bahwa memang, apa yang disampaikan Kades adalah hal yang postif. Sebab semua kegiatan punya dasar hukum, juga aturan yabg satu dengan lainnya.

"Kita tidak memungkiri, tapi kita punya aturan pada setiap kegiatan yang berlaku. Semuanya mempunyai nilai ukur tersendiri, jika terjadi kerusakan pada bangunan atau jalan, akan dikoordinasikan dengan pihak Dinas PUPR. Dan, jika pada lahan pertanian maka akan dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian," papar Humas PHE-TEJ. [feb/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Migas, jegulo, pertamina



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more