19:00 . Konektor Listrik Dekat Pemukiman Terbakar, Warga Sidorejo Panik   |   15:00 . Mahasiswa Ini Bisa Meraup Omzet Hingga Rp60 Juta per Bulan   |   12:00 . Selain Perketat Mapolres, Pengamanan Mapolsek Diperketat   |   11:00 . Pendaftaran CPNS Dibuka, Permintaan SKCK di Polres Tuban Meningkat   |   10:00 . Di Tuban Solar Langka, Ini yang Dilakukan Sopir Truk   |   09:00 . Tanggul Diurug Ambles Lagi   |   08:00 . Ngaji Blusukan Bareng Gus Miftah, Bupati Singgung Angka Pengangguran   |   07:00 . Cerita Drama Tangisan Anak, Agar Keinginannya Terpenuhi   |   20:00 . Live Streaming Bawaslu Bumi Wali Bersholawat Bersama Ust Ridwan Asyfi   |   19:00 . Pasca Insiden Ledakan Bom Bunuh Diri di Medan, Penjagaan Mapolres Tuban Diperketat   |   17:00 . Kunjungi Puskesmas Jenu, Begini Reaksi DPRD Komisi IV   |   17:00 . Berikut Kriteria Pelamar CPNS 2019 Khusus Disabilitas   |   16:00 . Pelajar Tuban Terasah Ketrampilannya Membuat Vlog   |   15:00 . Korban Puting Beliung Jegulo Terima Bantuan Logistik   |   14:00 . Puting Beliung Sisakan PR Warga Klumpit   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 07 November 2019 15:00

Kementan Kembangkan Bibit Jagung Kualitas Ekspor di Tuban

Kementan Kembangkan Bibit Jagung Kualitas Ekspor di Tuban

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Direktur Pembenihan Kementerian Pertanian (Kementan) RI bersama Bupati dan Wakil Bupati Tuban melakukan Panen dan Tanam Pilot Project Pengembangan Kawasan Jagung Perbenihan Berbasis Korporasi Petani, di Desa Kebonharjo, Jatirogo, Kamis (07/11/2019).

Kegiatan ini juga diikuti Kepala Puslitbangtan RI, Kepala BPP Malang, Dandim 0811/Tuban, Kadistan Tuban, petani jagung dan warga sekitar.

Dalam sambutannya, Direktur Pembenihan Ditjen Pangan Kementan RI, Mohammad Takdir Mulyadi menyatakan Kabupaten Tuban akan dikembangkan menjadi sentra benih jagung hibrida di Jawa Timur bahkan nasional. "Sekaligus mampu diekspor hingga keluar negeri," ungkapnya.

Pengembangan benih ini dilakukan di tujuh provinsi di Indonesia dengan maksud menyiapkan ketersediaan benih jagung nasional. Kabupaten Tuban dipilih menjadi pilot project karena memiliki potensi luas lahan tanam mencapai 113 ribu ha. Selain itu, juga menjadi kabupaten yang paling berkontribusi terhadap pengembang jagung di Jawa Timur. "Oleh karena itu, petani perlu mendapat pendampingan dan pengetahuan tentang pembenihan. Ini tahun pertama, dan akan dilanjutkan dengan garansi tiga tahun," imbuhnya.

Lebih lanjut, Kementan RI memberi perhatian terhadap pendampingan pengembangan perbenihan jagung korporasi petani. Pengembangan benih jagung mencakup benih hasil produksi bangsa Indonesia dan merupakan benih asli hasil karya anak bangsa.

Selain itu, Kementan juga mengupayakan adanya dukungan sarana dan prasarana pasca panen guna peningkatan hasil pertanian. Berbagai kebijakan dan program kerja yang dikembangkan bertujuan meningkatkan nilai tambah petani dan menyejahterakan petani.

Pihaknya akan melakukan evaluasi kinerja terhadap atas inovasi pembenihan ini. Kabupaten Tuban akan menjadi percontohan bagi daerah lain yang ingin mengembangkan perbenihan jagung.

Sementara itu, Bupati Tuban, Fathul Huda menyampaikan terima kasih atas terpilih kabupaten Tuban sebagai pilot project pengembangan kawasan jagung perbenihan berbasis korporasi petani. Hal tersebut mendukung upaya Pemkab Tuban dalam rangka pengembangan pertanian sekaligus pelaksanaan ketahanan pangan yang merupakan wujud penerapan ketahanan nasional.

Bupati menjelaskan potensi Kabupaten Tuban di bidang pertanian sangat baik mengingat luas tanam jagung mencapai 107 ha dengan panen 623 ribu ton. Tidak hanya itu, produksi padi surplus hingga 65 persen. Capaian tersebut hasil adopsi berbagai kemajuan teknologi pertanian.

Bupati Huda berharap adanya perusahaan pengelola hasil pertanian di kabupaten Tuban. Sehingga mampu menyerap hasil pertanian seperti jagung, padi, maupun holtikultura lainnya.

"Juga untuk menyerap tenaga kerja di Kabupaten Tuban," harapnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Haris Syahbuddin menyatakan asiap mendukung pengembangan benih jagung di Kabupaten Tuban. Pengembangan benih ini didukung oleh lembaga dan badan Litbang yang sudah berstandar Pusat Unggulan Inovasi (PUI).

"Benih-benih yang dikembangkan telah memiliki lisensi dan unggulan. Ini menjadi jaminan mutu kaitannya pengembangan benih," ujarnya.

Haris Syahbudin menerangkan pengembangan pertanian harus digerakkan semua pihak. Sinergitas stakeholder akan mampu mewujudkan ketahanan pangan jangka panjang. [ali/ito ]

Tag : Kementan, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more