17:00 . Gandeng Dinkes, Lapas Tuban Ingin Tingkatkan Status Klinik Lapas   |   16:00 . Bupati Tuban dan 125 ASN Dites Urine, Jika Pakai Narkoba Dipecat   |   15:00 . Bertemu Gubernur Jatim, Begini Komitmen Ketua DPD RI   |   14:00 . Bupati Target 1,3 Juta Penduduk Tuban Tersensus   |   12:00 . Dibekukan, PPDI Tuban Gelar Rapat Konsolidasi Pra Musdalub   |   11:00 . Pengangkatan Warga Kehormatan Gerindra Wewenang DPP   |   10:00 . Usai Observasi di Natuna, Ini Kisah Mahasiswa Tiongkok Asal Tuban   |   09:00 . 3 Desa di Kecamatan Jenu Bebas Buang Air Sembarangan   |   07:00 . 5 Kalimat yang Tanpa Disadari Bisa Bikin Perempuan Jadi Insecure   |   16:00 . Usai Karantina di Natuna, Tiga Mahasiswa Asal Tuban Sampai di Kampung Halaman   |   15:00 . Kecelakaan Tunggal, Pemuda Kerek Meninggal Dunia   |   14:00 . Tantangan Industri Musik Kian Ketat, Produsen Musik Tuban Kini Rilis Lagu Lewat Sosmed   |   13:00 . Setiajit Jalan Sehat Bareng Belasan Ribu Warga   |   09:00 . Begini Kronologi Pemberhentian 29 Karyawan Versi PT Swabina Gatra   |   08:00 . Awal Tahun, Bank Jatim Salurkan Kredit Mikro Laguna Rp2 Miliar   |  
Mon, 17 February 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 07 November 2019 15:00

Kementan Kembangkan Bibit Jagung Kualitas Ekspor di Tuban

Kementan Kembangkan Bibit Jagung Kualitas Ekspor di Tuban

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Direktur Pembenihan Kementerian Pertanian (Kementan) RI bersama Bupati dan Wakil Bupati Tuban melakukan Panen dan Tanam Pilot Project Pengembangan Kawasan Jagung Perbenihan Berbasis Korporasi Petani, di Desa Kebonharjo, Jatirogo, Kamis (07/11/2019).

Kegiatan ini juga diikuti Kepala Puslitbangtan RI, Kepala BPP Malang, Dandim 0811/Tuban, Kadistan Tuban, petani jagung dan warga sekitar.

Dalam sambutannya, Direktur Pembenihan Ditjen Pangan Kementan RI, Mohammad Takdir Mulyadi menyatakan Kabupaten Tuban akan dikembangkan menjadi sentra benih jagung hibrida di Jawa Timur bahkan nasional. "Sekaligus mampu diekspor hingga keluar negeri," ungkapnya.

Pengembangan benih ini dilakukan di tujuh provinsi di Indonesia dengan maksud menyiapkan ketersediaan benih jagung nasional. Kabupaten Tuban dipilih menjadi pilot project karena memiliki potensi luas lahan tanam mencapai 113 ribu ha. Selain itu, juga menjadi kabupaten yang paling berkontribusi terhadap pengembang jagung di Jawa Timur. "Oleh karena itu, petani perlu mendapat pendampingan dan pengetahuan tentang pembenihan. Ini tahun pertama, dan akan dilanjutkan dengan garansi tiga tahun," imbuhnya.

Lebih lanjut, Kementan RI memberi perhatian terhadap pendampingan pengembangan perbenihan jagung korporasi petani. Pengembangan benih jagung mencakup benih hasil produksi bangsa Indonesia dan merupakan benih asli hasil karya anak bangsa.

Selain itu, Kementan juga mengupayakan adanya dukungan sarana dan prasarana pasca panen guna peningkatan hasil pertanian. Berbagai kebijakan dan program kerja yang dikembangkan bertujuan meningkatkan nilai tambah petani dan menyejahterakan petani.

Pihaknya akan melakukan evaluasi kinerja terhadap atas inovasi pembenihan ini. Kabupaten Tuban akan menjadi percontohan bagi daerah lain yang ingin mengembangkan perbenihan jagung.

Sementara itu, Bupati Tuban, Fathul Huda menyampaikan terima kasih atas terpilih kabupaten Tuban sebagai pilot project pengembangan kawasan jagung perbenihan berbasis korporasi petani. Hal tersebut mendukung upaya Pemkab Tuban dalam rangka pengembangan pertanian sekaligus pelaksanaan ketahanan pangan yang merupakan wujud penerapan ketahanan nasional.

Bupati menjelaskan potensi Kabupaten Tuban di bidang pertanian sangat baik mengingat luas tanam jagung mencapai 107 ha dengan panen 623 ribu ton. Tidak hanya itu, produksi padi surplus hingga 65 persen. Capaian tersebut hasil adopsi berbagai kemajuan teknologi pertanian.

Bupati Huda berharap adanya perusahaan pengelola hasil pertanian di kabupaten Tuban. Sehingga mampu menyerap hasil pertanian seperti jagung, padi, maupun holtikultura lainnya.

"Juga untuk menyerap tenaga kerja di Kabupaten Tuban," harapnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Haris Syahbuddin menyatakan asiap mendukung pengembangan benih jagung di Kabupaten Tuban. Pengembangan benih ini didukung oleh lembaga dan badan Litbang yang sudah berstandar Pusat Unggulan Inovasi (PUI).

"Benih-benih yang dikembangkan telah memiliki lisensi dan unggulan. Ini menjadi jaminan mutu kaitannya pengembangan benih," ujarnya.

Haris Syahbudin menerangkan pengembangan pertanian harus digerakkan semua pihak. Sinergitas stakeholder akan mampu mewujudkan ketahanan pangan jangka panjang. [ali/ito ]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Kementan, tuban



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more