16:00 . Hingga Bulan April, Dinsos PPPA Catat Ada 11 Kasus Kekerasan Anak   |   15:00 . 128 Napi di Tuban Dapat Remisi Idul Fitri   |   14:00 . 4 Bulan, di Tuban Ada 8 Kasus Kekerasan Perempuan   |   13:00 . 2.245 Warga Tuban Terindikasi Menderita Hipertensi   |   12:00 . Usai Salat Idul Fitri, Warga Lanjutkan Tradisi Ziarah Makam   |   11:00 . Kominda Dihapus, Begini Cara Kesbangpol Ketahui Potensi Konflik   |   10:00 . 892 Warga Tuban Menderita Diabetes, ini Cara yang Dilakukan Dinkes   |   09:00 . Laksanakan Salat Ied Tanpa Jamaah Perempuan, Ibu-Ibu di Rumah Saja   |   08:00 . Open House Bersama Bupati dan Wabup Ditiadakan   |   07:00 . 4 Tips Mempertahankan Pola Makan Sehat saat Lebaran   |   13:00 . Bertahan di Tengah Pandemi, Bengkoang Parengan Masih Diminati   |   12:00 . Atas Arahan Bupati, Takmir Masjid Agung Tuban Tiadakan Salat Id   |   08:00 . Pasien Sembuh Klaster Temboro Terus Bertambah   |   07:00 . 6 Amalan yang Disunahkan pada Hari Idul Fitri   |   00:00 . Selamat Idul Fitri 1441 H   |  
Mon, 25 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 06 November 2019 07:00

Stres Jadi Penyebab Utama Rambut Rontok pada Perempuan

Stres Jadi Penyebab Utama Rambut Rontok pada Perempuan

Reporter: -

blokTuban.com - Ada banyak hal yang menyebabkan rambut rontok. Beberapa di antaranya adalah terlalu sering mengikat rambut, melakukan pewarnaan, dan mencatok untuk mengubah gaya rambut. Namun selain itu, ada pula faktor lain yang membuat rambut rontok, yakni stres.

Dituturkan oleh dr. Prida Ayudianti SpKK, stres menjadi faktor utama yang menyebabkan rambut perempuan rontok. Stres itu tidak hanya dari pikiran saja, tapi stres dari luar yang mempengaruhi kekuatan rambut.

“Stres lokal di rambut dan stres dari dalam tubuh. Kalau dari dalam pikiran berupa penyakit misal autoimun, diet yang tidak seimbang. Biasanya juga ibu hamil, ibu menyusui, di mana asupan nutrisinya lari ke bayi. Itu langsung berefek ke rambut,” jelas dr. Prida saat ditemui kumparanWOMAN beberapa waktu lalu.

Sedangkan untuk stres dari luar merupakan perlakuan terhadap rambut. Di antaranya sering menguncir rambut, memakai hijab, terkena paparan matahari langsung, pewarnaan rambut, hingga kerap memakai heat protection.
“Jadi stres dalam dan luar sangat mempengaruhi rambut perempuan. Berbeda dengan lelaki, kerontokan rambut biasanya dipengaruhi oleh genetik,” tutur dokter yang berpraktik di ZAP Clinic Malang, Jawa Timur.

dr. Prida menjelaskan, bahwa perawatan rambut memang cukup sulit. Banyak sekali hal yang membuat rambut rontok tetapi juga butuh waktu yang panjang agar rambut tumbuh kembali. Kebanyakan perempuan ingin hasil yang cepat, bahkan tak sedikit pasien yang tidak bisa bersabar dalam menjalankan perawatan rambut. Akhirnya, perawatan rambut selalu dengan tanpa hasil.

“Fase pertumbuhan rambut bisa memerlukan waktu enam bulan sampai setahun, itu juga perlu dibantu dengan perawatan menyuburkan rambut seperti tonic dan lainnya. Jadi merawat rambut itu harus sabar,” tandasnya.

Jangan langsung panik ketika melihat rambut rontok, karena kerontokan yang normal bisa mencapai 100 helai. Jadi, usahakan hindari penyebab kerontokan rambut Ladies, termasuk juga stres, dan bersabar dalam merawatnya.

*Sumber: kumparan.com

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pendidikan, kesehatan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more