17:00 . Menteri Kelautan dan Perikanan Lepas Kontainer Ke-90 Ekspor Olahan Ikan   |   16:00 . Lebih Ramah Lingkungan, Warga Denpasar Coba Pertalite   |   15:00 . KBM Serentak 13 Juli, Ini Kata Kemenag Tuban   |   14:00 . Pertamina Pakai Sistem Konsinyasi Selesaikan Sisa Lahan Kilang GRR Tuban   |   13:00 . Seratus Persen Kilang GRR Tuban Olah Minyak dari Luar Negeri   |   12:00 . Bupati Resmikan Yayasan Al-Chusnaniyah Jadi Madrasah Tangguh   |   09:00 . Pasien Positf Covid-19 Tambah 1, Seorang PDP Meninggal   |   08:00 . Keluar Masuk Hutan Setiajit Temui Warga Pelosok   |   07:00 . Mungkinkah Penggunaan Masker Wajah Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh?   |   21:00 . Kakankemenag Tuban Beri Pembinaan pada FKPAI   |   20:00 . Tak Pakai Masker, 37 Pemuda Diberi Sanksi Sosial   |   19:00 . Menuju Pilkada Damai, PPK Singgahan Koordinasi dengan Forkopimka   |   18:00 . Diduga Korsleting Listrik, Kantor Ekspedisi di Jatirogo Terbakar   |   16:00 . Kunjungi Ponpes Tangguh di Prambontergayang, Ini Pesan Bupati   |   15:30 . Pekerja Tambang Batu Kumbung Meninggal Tertimpa Alat Derek   |  
Thu, 09 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 06 November 2019 12:00

20 Warga Kembalikan Undangan Sosialisasi Pengadaan Lahan Kilang

20 Warga Kembalikan Undangan Sosialisasi Pengadaan Lahan Kilang

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Puluhan warga Dusun Pomahan, Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban ramai-ramai mendatangi balai desa setempat. Tujuannya untuk mengembalikan surat edaran terkait sosialisasi pengukuran lahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tuban.

Perihal surat yang diedarkan bertuliskan 'Penyuluhan Terkait Pengadaan Tanah untuk Kilang Minyak di Kacamata Jenu, Kabupaten Tuban', dengan ditanda tangani Kepala Kantor BPN Tuban, Ganang Anindito.

Salah seorang warga, Sugiarto secara terang-terangan mengatakan tidak mau menjual tanahnya, mengapa masih harus diberi surat edaran seperti ini.

"Sejak awal kami tidak mau menjual tanah kami, apalagi untuk pembangunan kilang minyak. Kami tetap menolak kilang minyak didirikan di tanah kami," tegas Sugiarto, Rabu (6/11/2019).

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto menjelaskan bahwa, sebanyak 70 undangan telah disiapkan oleh BPN, namun baru 30 undangan yang diedarkan. Sedang 20 yang telah tersebar dikembalikan lagi ke balai desa.

"Warga yang mengembalikan undangan ini karena mereka belum setuju kalau tanahnya diukur," beber Kades muda itu.

Pihaknya akan menjelaskan terkait pengembalian undangan dari BPN Tuban, bahwa edaran tersebut telah diterima oleh desa, dan selanjutnya disampaikan kepada masyarakat untuk mengikuti sosialisasi pengadaan lahan pembangunan kilang Tuban di Pendopo Kecamatan Jenu.

"Nanti perihal pengembalian undangan ini akan saya sampaikan nanti saat sosialisasi di Kecamatan. Karena hal ini harus ketahui semua pihak," pungkasnya. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pomahan, sumurgeneng, jenu, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more