19:00 . Konektor Listrik Dekat Pemukiman Terbakar, Warga Sidorejo Panik   |   15:00 . Mahasiswa Ini Bisa Meraup Omzet Hingga Rp60 Juta per Bulan   |   12:00 . Selain Perketat Mapolres, Pengamanan Mapolsek Diperketat   |   11:00 . Pendaftaran CPNS Dibuka, Permintaan SKCK di Polres Tuban Meningkat   |   10:00 . Di Tuban Solar Langka, Ini yang Dilakukan Sopir Truk   |   09:00 . Tanggul Diurug Ambles Lagi   |   08:00 . Ngaji Blusukan Bareng Gus Miftah, Bupati Singgung Angka Pengangguran   |   07:00 . Cerita Drama Tangisan Anak, Agar Keinginannya Terpenuhi   |   20:00 . Live Streaming Bawaslu Bumi Wali Bersholawat Bersama Ust Ridwan Asyfi   |   19:00 . Pasca Insiden Ledakan Bom Bunuh Diri di Medan, Penjagaan Mapolres Tuban Diperketat   |   17:00 . Kunjungi Puskesmas Jenu, Begini Reaksi DPRD Komisi IV   |   17:00 . Berikut Kriteria Pelamar CPNS 2019 Khusus Disabilitas   |   16:00 . Pelajar Tuban Terasah Ketrampilannya Membuat Vlog   |   15:00 . Korban Puting Beliung Jegulo Terima Bantuan Logistik   |   14:00 . Puting Beliung Sisakan PR Warga Klumpit   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 05 November 2019 08:00

Membuat Layang-layang Jutaan Rupiah, Laku di Malaysia dan Perancis

Membuat Layang-layang Jutaan Rupiah, Laku di Malaysia dan Perancis

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Membuat layang-layang kini menjadi peluang usaha menjanjikan di Kabupaten Tuban. Jika dulu hanya digemari anak-anak, kini layang-layang telah dipamerkan dalam festival nasional hingga internasional.

Tak hanya digemari di dalam negeri, layang-layang yang dibandrol jutaan rupiah tersebut ternyata laku di Malaysia hingga Perancis. Bisnis layang-layang ini telah ditekuni Kartana sejak 2016.

Pria asal Desa Ketapang, Kecamatan Tambakboyo mengaku hobi membuat layang-layang sejak duduk di sekolah dasar. Sempat terhenti hobinya pada tahun 2000, karena dirinya harus bekerja di percetakan di Surabaya.

10 tahun berjalan, Kartana mengalami musibah. Jarinya patah karena terjepit alat percetakan. Atas kondisi tersebut, dia memutuskan kembali ke tanah kelahirannya untuk melanjutkan hobinya.

"Tahun 2016 kembali serius menekuni hobi sampai sekarang. Alhamdulillah rejeki lancar," terang Kartana kepada0 blokTuban.com di kediamannya, Senin (4/11/2019).

Untuk membuat layang-layang, perlu mempersiapkan bahan dan alat, diantaranya bambu, kain parasit, solder, mesin sablon, kertas karton, dan lem.

Karena sudah terampil, dalam sehari Kartana mampu membuat 60 sampai 100 biji layang-layang. Dapat dikatakan, sedikit banyak tergantung kondisi tubuhnya.

"Selama ini untuk layang-layang karakter dijual di tempat wisata di Tuban. Sedang layangan kreasi sudah sampai Bali, Malaysia, hingga Perancis," paparnya.

Pesanan layangan dari luar negeri, tergantung musim. Jika musim penghujan cenderung sepi, tapi saat kemarau pesanan melimpah.

Harga layangan kreasi rata-rata dibandrol Rp3-4 juta. Layangan paling mahal pernah laku hingga Rp7 juta. Sementara layang-layang karakter ukurannya kecil grosir Rp10-15 ribu dijual dengan harga Rp25-35 ribu.

Diakui Kartana untuk membuat layangan kreasi butuh waktu dua hingga tiga bulan. Sesuai dengan tingkat kerumitan dan ukuran layangan yang dipesan. [ali/ito]

 

Tag : layang, animasi, karakter, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more