17:00 . Berkah Salat Dhuha, Guru TPQ ini Bisa Dapat Hadiah Umroh   |   16:00 . Bayi Penderita Kelainan Usus Akhirnya Meninggal   |   15:00 . Pentingnya Toleransi Beragama Ditanamkan Sejak Dini   |   14:00 . Perhatian Pemkab Tuban ke TPQ Diungkap di Hadapan 7000 Guru   |   13:00 . Tahun Ini Gaji Guru TPQ Naik 100 Persen   |   12:00 . Polres Tuban Raih Penghargaan Kategori Pelayanan Prima Dari Kemenpan-RB   |   11:00 . UMK Tuban Rp2,5 Juta, Begini Sikap Serikat Pekerja Nasional   |   10:00 . 15 Persen Balita di Tuban Masih Gizi Buruk   |   09:00 . Awas! Merusak Fasilitas Umum, Pidana 3 Bulan, Denda Rp50 Juta   |   08:00 . Bayi Alami Kelainan Usus Butuh Uluran Tangan Anda   |   07:00 . 7 Fakta tentang Menyusui   |   19:00 . Rekrutmen Panwascam   |   18:00 . Tutup Buku PTSL 2019, Begini Hasilnya   |   17:00 . Usia 81 Tahun Ikuti Nikah Masal, Begini Ungkapan Kebahagiaannya   |   16:00 . UMK Tuban Disahkan 2,5 Juta, Perusahaan yang Tak Sanggup Bisa Lakukan ini   |  
Fri, 22 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 28 October 2019 16:00

Akses Limbah Pabrik Ikan di Bancar Tuban Terancam Ditutup

Akses Limbah Pabrik Ikan di Bancar Tuban Terancam Ditutup

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Senin (28/10/2019) pagi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tuban menerjunkan timnya ke lokasi pembuangan limbah yang diduga dilakukan oleh pabrik pengolahan ikan di Desa Boncong, Kecamatan Bancar.

Tim di sana mengambil sampel limbah untuk diuji di laboratorium. Uji laboratotium ini bertujuan membuktikan kandungan limbah yang membuat gatal warga sekitar.

Mekanisme pembuangan limbah di laut sendiri harus ada izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHL). Izin tidak cukup dari Bupati Tuban, melainkan harus langsung ke menteri.

"Untuk kepemilikan izin pabrik tersebut, kami akan cek dulu," ujarnya.

Ditegaskan Bambang, bahwa akses limbah tersebut bisa saja ditutup oleh Satpol PP atas rekomendasi dari instansinya. Tim pengawas DLH memiliki kewenangan untuk menutup akses limbah supaya tidak mencemari laut dan lingkungan.

DLH menyilakan pabrik membuang limbah, asalkan tidak dibuang di laut. Untuk kompensasi pihak tidak tahu, karena dalam undang-undang tidak disebutkan.

"Kalau terbukti mencemari, pabrik akan disanksi sesuai regulasi," terangnya.

Dua hari sebelumnya warga Boncong, Kayat mengaku air laut berubah menjadi gatal dan berbau busuk. Dugaan kuat setelah tercemar limbah yang dibuang pabrik pengolahan ikan.

Aksi protes warga ke pabrik juga belum ada tanggapan. Kepala Desa Boncong, Dasri meminta pabrik yang bersangkutan segera merespon keluhan warga.

Pabrik yang bersangkutan yaitu PT Nasional Indo Mina juga belum memberi keterangan kepada Reporter blokTuban.com. [ali/lis]


Tag : Limbah, pabrik, ikan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more