19:00 . Dekatkan Layanan Online Sampai Desa   |   18:00 . Arus Balik Idul Adha di Jalur Pantura Tuban Terpantau Lancar   |   17:00 . Khozanah Hidayati Legowo Jika Tak Direkom Sebagai Bacabup   |   16:00 . Masih Tutup, Air Terjun Nglirip Tolak Ribuan Pengunjung   |   15:00 . Jelang Pilkada, Khozanah Hidayati Deklarasi Media Center   |   14:00 . Marka Jalan Belok Kiri Belum Ada, ini Kata Dishub   |   12:00 . Semester 1 2020, SIG Catatkan Kenaikan Laba Bersih 26,3%   |   07:00 . Dampak Anak Nonton Youtube, Baik atau Buruk?   |   14:00 . RTH Sekaligus Tempat Konservasi Rusa Mulai Ramai Dikunjungi Warga   |   13:00 . Perbaikan, Jalan Gajahmada Tuban Diberlakukan Satu Arah   |   10:00 . Idul Adha, Berkah Bagi Pengepul Kulit Hewan Kurban   |   07:00 . Bisa Cegah Stroke, Ini Manfaat Lain Bunga Pepaya   |   15:00 . 500 PNS akan Pensiun Tahun 2020, Target BKD 349 Formasi CPNS Terpenuhi   |   14:00 . Produksi Sumur SKW-21 Menjadi 9.821 BOPD   |   12:00 . ExxonMobil Indonesia Menunjuk Presiden Baru   |  
Tue, 04 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 22 October 2019 10:00

Di Kandang Madura FC, Ronggomania Ingin Manager Persatu Diganti

Di Kandang Madura FC, Ronggomania Ingin Manager Persatu Diganti

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Suporter militan Persatu Tuban, Ronggomania turut mengawal laga lanjutan Liga 2 Indonesia Wilayah Timur antara Madura FC lawan Persatu Tuban di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Madura, Senin (21/10/2019).

Dalam laga itu, Suporter Persatu Tuban membentangkan sejumlah kertas bertuliskan sindiran terhadap Manager Persatu Tuban yang telah gagal membawa tim kesayaanganya bertahan di Liga 2 Indonesia musim depan.

Kepada blokTuban.com, Ketua Republik Ronggomania, Ida Khusni Mubarok mengungkapkan jika laga lanjutan ini mempertemukan dua klub yang menempati klasemen paling bawah, yaitu klub Madura FC dengan klub Persatu Tuban.

"Ada sekitar 100 suporter Ronggomania yang turut mendukung Persatu Tuban away di Madura," terang Ida saat di konfirmasi blokTuban.com.

Ida juga menjelaskan, pada pertandingan ini para suporter Ronggomania yang datang juga membentangkan sejumlah kertas bertuliskan sindiran kepada Manager Persatu.

Bahkan selain sindiran, para suporter juga meminta agar Manager Persatu Tuban diganti lantaran musim ini telah gagal membawa Laskar Ronggolawe bertahan di Liga 2 musim depan. "Ini sebagai bentuk kekecewaan kami, kami para suporter Ronggomania menuntut Manager Persatu agar diganti," tandas Ida.

Menanggapi hal itu, Manager Persatu Tuban Fahmi Fikroni menyampaikan dengan senang hati jika pihaknya diminta untuk mundur dari Manager Persatu. Bahkan, jauh sebelumnya pihaknya juga telah mengaku siap jika ada yang menggantikan dirinya sebagai Manager Persatu.

"Saya dengan senang hati dan bangga jika diminta mundur mas, memang dari dulu saya sudah menginginkan itu tapi setiap kali mengundurkan diri tidak diperbolehkan," kata pria yang juga sebagai anggota DPRD Tuban tersebut.

Lebih lanjut, dia pernah berstatement jika ada yang mau menggantikannya sebagai Manager Persatu dipersilahkan, dengan begitu dia akan berkonsentrasi untuk mengurus usahanya.

"Namun tidak ada satu orang pun yang mau menggantikan saya menjadi Manager Persatu," pungkas Roni.[hud/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : persatu, tuban, ronggoomania



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more