10:00 . Teduh dan Natural, Bersantai di RMP Rengel   |   09:00 . Jelang Turunnya Rekomendasi, PKB Terus Jalin Komunikasi dengan PDIP   |   07:00 . Tingkat Kesembuhan Harian Nasional Menunjukkan Tren Positif   |   19:00 . LPI BAS Gelar Parenting Online, Siap Melaksanakan Normalisasi Baru Pembelajaran   |   18:00 . Ratusan Tenaga Kesehatan Dituntut Tunjukkan Inovasi dan Prestasi Kerja   |   17:00 . Cegah Corona, Pesantren Diberi Hand Sprayer dan Pembersih Lantai   |   16:00 . Lupa Mematikan Setrika, Sebuah Rumah di Jalan Patimura Terbakar   |   15:00 . Lebih Hemat, Ribuan Nelayan Tuban Gunakan Konverter Kit BBG   |   14:00 . Produksi Pati Garut, Bisnis Rumahan Beromset Jutaan   |   13:00 . Punya Riwayat Kontak dengan Pasien Positif, Perawat Puskesmas Singgahan Meninggal   |   12:00 . Bersama DPR RI, Pemerintah Kampanyekan Gemarikan di Tuban   |   11:00 . Jangan Sepelekan, Ini Manfaat Gemar Makan Ikan Versi DPR RI   |   10:00 . Intip Aksi Dalang Cilik Wayang Kulit   |   09:00 . Wisata Air Terjun Nglirip Masih Tutup   |   08:00 . Terima Kasih Sahabat Pertamina   |  
Mon, 10 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 17 October 2019 08:00

Rumah di Talun Terdampak Seismik

Rumah di Talun Terdampak Seismik

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com – Warga Dusun Tileng, Desa Talun Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban akhir pekan lalu ramai-ramai meninggalkan rumahnya. 

Mereka lari ketakutan karena merasakan rumah yang mereka huni goyang serupa ada gempa kecil. Bahkan, sebagian rumah temboknya retak-retak.

Dugaan kuat getaran seperti gempa kecil tersebut akibat dampak kegiatan seismik yang dilakukan PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ). 

Kepada reporter blokTuban.com, warga Tileng, Nur Hadi menunjukkan retakan di tembok rumahnya.

"Ini retakan lama dan ini yang baru," kata Nur Hadi sambil menunjuk titik retakan.

Selain Nur Hadi, rumah Wari bahkan terdampak lebih parah. Selain dinding rumahnya retak-retak, ubin keramik miliknya juga rusak.

"Suaranya kretek-kretek dan saya kemarin lari ketakutan," terang Wari yang sudah berusia lansia.

Baik Nur Hadi maupun Wari, sama-sama mengakui tim PHE TEJ telah mendatangi rumah mereka untuk mendata kerusakan dampak seismik. Namun, kapan dan berapa ganti rugi atau kompensasi yang akan diberikan ada kejelasan.

Dikonfirmasi terpisah, Humas PHE TEJ, M. Ulin Nuha belum bisa ditemui langsung karena bertepatan dengan agenda sosialisasi di Kecamatan Parengan. Melalui pesan WhatsApp, dijelaskan dampak seismik di Tileng masih tahap pendataan.

Sampai saat ini, kata dia, di  Tileng hanya satu rumah saja yang melaporkan dampak dan sudah didata. 

Nanti selanjutnya, kata Ulin, akan ada pendataan akhir dan verifikasi bersama antara Humas, Pemdes dan Dinas PUPR untuk selanjutnya dikalkulasi dan dibayarkan.

"Saat ini kami masih pendataan untuk desa lain. Jadi bergantian," tutupnya. [ali/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : PHE, peertamina, seismik



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more