07:00 . Seberapa Sering Bra Harus Dicuci?   |   19:00 . Dekatkan Layanan Online Sampai Desa   |   18:00 . Arus Balik Idul Adha di Jalur Pantura Tuban Terpantau Lancar   |   17:00 . Khozanah Hidayati Legowo Jika Tak Direkom Sebagai Bacabup   |   16:00 . Masih Tutup, Air Terjun Nglirip Tolak Ribuan Pengunjung   |   15:00 . Jelang Pilkada, Khozanah Hidayati Deklarasi Media Center   |   14:00 . Marka Jalan Belok Kiri Belum Ada, ini Kata Dishub   |   12:00 . Semester 1 2020, SIG Catatkan Kenaikan Laba Bersih 26,3%   |   07:00 . Dampak Anak Nonton Youtube, Baik atau Buruk?   |   14:00 . RTH Sekaligus Tempat Konservasi Rusa Mulai Ramai Dikunjungi Warga   |   13:00 . Perbaikan, Jalan Gajahmada Tuban Diberlakukan Satu Arah   |   10:00 . Idul Adha, Berkah Bagi Pengepul Kulit Hewan Kurban   |   07:00 . Bisa Cegah Stroke, Ini Manfaat Lain Bunga Pepaya   |   15:00 . 500 PNS akan Pensiun Tahun 2020, Target BKD 349 Formasi CPNS Terpenuhi   |   14:00 . Produksi Sumur SKW-21 Menjadi 9.821 BOPD   |  
Tue, 04 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 17 October 2019 09:00

Peletakan Batu Pertama PBT Diwarnai Unjuk Rasa

Peletakan Batu Pertama PBT Diwarnai Unjuk Rasa

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com -  Peletakan Batu Pertama Pasar Besar Tuban (PBT) di Jalan Letda Suecipto Kelurahan Perbon, Kecamatan/Kabupaten Tuban pada Kamis (17/10/2019), diwarnai unjuk rasa damai oleh 50 user dan pemilik toko. Permintaan massa yaitu penundaan peletakan batu pertama sebelum pembayaran uang user selesai.

Kepada reporter blokTuban.com, Ketua Paguyuban PBT, Johana menjelaskan, aksi unjuk rasa ini sebagai langkah user karena hearing dengan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) maupun PT Hutama Karya (HK) tidak ada titik temu.

"Kami tetap mengusung tiga tuntutan," kata Johana di depan puluhan massa yang membentangkan spanduk besar.

Tiga tuntutan yang dimaksud meliputi, pengembalian pasar sesuai rencana semula. Jika tidak seperti semula maka uang pemilik wajib dikembalikan sebesar 15 kali lipat dari yang sudah disetor. Terakhir menunda pembangunan pasar (peletakan batu pertama) sebeluma menyelesaikan hak pemilik lama.

Puluhan massa yang sebelumnya sudah masuk ke dalam lokasi PBT, keluar kembali dan berjajar di trotoar. Mereka menunggu Bupati Tuban, Fathul Huda yang direncananya meletakkan batu pertama PBT dengan konsep pasar tradisional modern.

Diketahui, reaksi user PBT dipicu perataan bangunan PBT yang dianggap tidak layak ditempati. Para user yang sudah membayar uang muka atau melunasi kios, merasa ditilap dan nasibnya digantung selama 17 tahun terakhir.

Hingga berita ini ditulis, perwakilan PT HK, maupun Diskoperindag Tuban belum bisa memberikan pernyataan. Aparat keamanan terpantau berjaga di sekitar puluhan massa. [ali/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pasarbesartuban, pbt



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more