16:00 . 293 CPNS Pemkab Tuban Terima SK Pengangkatan   |   15:00 . Amir Burhanuddin Optimis Dapat Rekom dari PDIP   |   15:00 . Tahun Ini Haul Sunan Bonang Ke-511 Ditiadakan   |   14:00 . Pedagang Kambing di Pasar Hewan Khawatir Tahun Ini Sepi Pembeli   |   13:00 . Wabup: 30 Persen Total Pasien Covid-19 dari Klaster Pasar   |   12:00 . Aparat Gabungan di Tuban Gelar Razia Masker di Sejumlah Perempatan   |   07:00 . 6 Masalah Makan pada Balita dan Cara Mengatasinya   |   18:00 . Gudang Penyimpanan Dokumen Barang Milik Negara di KPPN Tuban Terbakar   |   17:00 . Minggu ke-2, Sebanyak 28 Pemuda Tak Pakai Masker Diberikan Sanksi Sosial   |   16:00 . Besok, Tujuh Pengusaha Dipanggil Soal Izin Tambak   |   15:00 . Kampung Tangguh Jagir Terus Lawan Pandemi Bersama Pertamina   |   14:00 . Panen Perdana Pisang Cavendish di Bekas Tambang Tanah Liat SIG   |   11:00 . Miliaran Rupiah Insentif Corona untuk Tenaga Medis   |   10:00 . 12 PPDP Reaktif, KPU: Mereka Langsung Diganti   |   09:00 . Tekan Jumlah Pasien Covid, Setiajit Ajak Disiplin Bermasker   |  
Tue, 14 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 12 October 2019 10:00

Menanyakan Ijazah, Mantan Istri Dibacok

Menanyakan Ijazah,  Mantan Istri Dibacok

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com – Marsahit (39) warga Dusun Babakan, Desa Sekaran, Kecamatan Jatirogo tega membacok mantan istrinya, Winarni (34) warga Dusun Ngrojo, Desa Sekaran, Kecamatan Jatirogo gara-gara Winarti menanyakan ijazah miliknya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Marsahit harus mendekam di sel tahanan. Dia diancam melanggar pasal 351 Ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.

Peristiwa yang menggegerkan warga setempat itu terjadi di tepi Jalan Dusun Babakan, Desa Sekaran, Kecamatan Jatirogo.

Kapolsek Jatirogo, AKP Budi Santoso mengatakan, pelaku membacok  mantan istrinya karena emosi setelah korban mendatangi rumah pelaku dan menanyakan ijazah miliknya.

"Sebelumnya, korban ini menanyakan ijazahnya kepada pelaku. Kemudian pelaku menjawab ijazahnya telah dibuang. Lalu korban membalas lagi dengan ucapan kalau ijazahku kamu buang rumah kamu akan saya bakar," ujar Kapolsek Jatirogo.

Ucapan korban tersebut membuat pelaku emosi dan mengambil sebilah parang yang terselip di dinding rumahnya. Kemudian dibacokkan sebanyak tiga kali ke korban hingga mengenai lengan dan punggung korban.

"Akibat bacokan tersebut korban menderita luka bacok terbuka pada bagian pungung dan lengannya. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kecamatan Jatirogo oleh warga sekitar guna untuk mendapatkan perawatan medis," terangnya.

Usai menerima laporan tindak penganiayaan, Kanit Reskrim Polsek Jatirogo bersama anggota langsung mengejar pelaku. Dan berhasil ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan sekitar pukul 22.15 WIB. Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah parang yang masih ada bercak darahnya.

"Pelaku beserta barang buktinya kita bawa ke Polsek Jatirogo untuk menjalani penyidikan lebih lanjut," kata Kapolsek.[hud/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : bacok, kriminal



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more