19:00 . Konektor Listrik Dekat Pemukiman Terbakar, Warga Sidorejo Panik   |   15:00 . Mahasiswa Ini Bisa Meraup Omzet Hingga Rp60 Juta per Bulan   |   12:00 . Selain Perketat Mapolres, Pengamanan Mapolsek Diperketat   |   11:00 . Pendaftaran CPNS Dibuka, Permintaan SKCK di Polres Tuban Meningkat   |   10:00 . Di Tuban Solar Langka, Ini yang Dilakukan Sopir Truk   |   09:00 . Tanggul Diurug Ambles Lagi   |   08:00 . Ngaji Blusukan Bareng Gus Miftah, Bupati Singgung Angka Pengangguran   |   07:00 . Cerita Drama Tangisan Anak, Agar Keinginannya Terpenuhi   |   20:00 . Live Streaming Bawaslu Bumi Wali Bersholawat Bersama Ust Ridwan Asyfi   |   19:00 . Pasca Insiden Ledakan Bom Bunuh Diri di Medan, Penjagaan Mapolres Tuban Diperketat   |   17:00 . Kunjungi Puskesmas Jenu, Begini Reaksi DPRD Komisi IV   |   17:00 . Berikut Kriteria Pelamar CPNS 2019 Khusus Disabilitas   |   16:00 . Pelajar Tuban Terasah Ketrampilannya Membuat Vlog   |   15:00 . Korban Puting Beliung Jegulo Terima Bantuan Logistik   |   14:00 . Puting Beliung Sisakan PR Warga Klumpit   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 12 October 2019 10:00

Menanyakan Ijazah, Mantan Istri Dibacok

Menanyakan Ijazah,  Mantan Istri Dibacok

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com – Marsahit (39) warga Dusun Babakan, Desa Sekaran, Kecamatan Jatirogo tega membacok mantan istrinya, Winarni (34) warga Dusun Ngrojo, Desa Sekaran, Kecamatan Jatirogo gara-gara Winarti menanyakan ijazah miliknya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Marsahit harus mendekam di sel tahanan. Dia diancam melanggar pasal 351 Ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.

Peristiwa yang menggegerkan warga setempat itu terjadi di tepi Jalan Dusun Babakan, Desa Sekaran, Kecamatan Jatirogo.

Kapolsek Jatirogo, AKP Budi Santoso mengatakan, pelaku membacok  mantan istrinya karena emosi setelah korban mendatangi rumah pelaku dan menanyakan ijazah miliknya.

"Sebelumnya, korban ini menanyakan ijazahnya kepada pelaku. Kemudian pelaku menjawab ijazahnya telah dibuang. Lalu korban membalas lagi dengan ucapan kalau ijazahku kamu buang rumah kamu akan saya bakar," ujar Kapolsek Jatirogo.

Ucapan korban tersebut membuat pelaku emosi dan mengambil sebilah parang yang terselip di dinding rumahnya. Kemudian dibacokkan sebanyak tiga kali ke korban hingga mengenai lengan dan punggung korban.

"Akibat bacokan tersebut korban menderita luka bacok terbuka pada bagian pungung dan lengannya. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kecamatan Jatirogo oleh warga sekitar guna untuk mendapatkan perawatan medis," terangnya.

Usai menerima laporan tindak penganiayaan, Kanit Reskrim Polsek Jatirogo bersama anggota langsung mengejar pelaku. Dan berhasil ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan sekitar pukul 22.15 WIB. Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah parang yang masih ada bercak darahnya.

"Pelaku beserta barang buktinya kita bawa ke Polsek Jatirogo untuk menjalani penyidikan lebih lanjut," kata Kapolsek.[hud/ono]

 

Tag : bacok, kriminal

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more