19:00 . Konektor Listrik Dekat Pemukiman Terbakar, Warga Sidorejo Panik   |   15:00 . Mahasiswa Ini Bisa Meraup Omzet Hingga Rp60 Juta per Bulan   |   12:00 . Selain Perketat Mapolres, Pengamanan Mapolsek Diperketat   |   11:00 . Pendaftaran CPNS Dibuka, Permintaan SKCK di Polres Tuban Meningkat   |   10:00 . Di Tuban Solar Langka, Ini yang Dilakukan Sopir Truk   |   09:00 . Tanggul Diurug Ambles Lagi   |   08:00 . Ngaji Blusukan Bareng Gus Miftah, Bupati Singgung Angka Pengangguran   |   07:00 . Cerita Drama Tangisan Anak, Agar Keinginannya Terpenuhi   |   20:00 . Live Streaming Bawaslu Bumi Wali Bersholawat Bersama Ust Ridwan Asyfi   |   19:00 . Pasca Insiden Ledakan Bom Bunuh Diri di Medan, Penjagaan Mapolres Tuban Diperketat   |   17:00 . Kunjungi Puskesmas Jenu, Begini Reaksi DPRD Komisi IV   |   17:00 . Berikut Kriteria Pelamar CPNS 2019 Khusus Disabilitas   |   16:00 . Pelajar Tuban Terasah Ketrampilannya Membuat Vlog   |   15:00 . Korban Puting Beliung Jegulo Terima Bantuan Logistik   |   14:00 . Puting Beliung Sisakan PR Warga Klumpit   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 11 October 2019 11:00

Diduga Keracunan, 21 Warga Jantingan Alami Diare

Diduga Keracunan, 21 Warga Jantingan Alami Diare

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Sebanyak 21 orang di Dusun Jantingan, Desa Jombok, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban diduga mengalami keracunan. Pasalnya sejak Kamis (10/10/2019) sekitar pukul 17.30 WIB banyak yang mengalami diare. 

Camat Jatirogo, M. Nawawi saat dikonfirmasi wartawan media blokTuban.com membenarkan informasi tersebut. Menurut Camat, peristiwa itu sudah ditangani pihak Puskesmas Kebunharjo dan Puskesmas Jatirogo.

"Kejadiannya pada Kamis sore sekitar pukul 17.30 WIB ada laporan dari masyarakat yang mengalami diare sebanyak 21 orang, lantas tim reaksi cepat dari Puskesmas Kebonharjo menuju lokasi," ungkap Nawawi kepada blokTuban.com, Jumat (11/10/2019).

Dilanjutkan Nawawi, pihaknya telah melakukan pendataan dan survey sekaligus pertolongan pertama. Para korban, ada yang dirujuk ke Puskesmas Jatirogo dan ada yang opname.

"Sebanyak 11 orang dirujuk dan yang opname sebanyak 10 orang," imbuhnya.

Menurut Camat, petugas juga mengamankan barang-barang yang dicurigai menjadi penyebab terjadinya insiden tersebut agar tidak banyak yang mengalami diare. Sampai saat ini, tim reaksi cepat tetap memantau perkembangan baik yang masih opname maupun yang tidak opname.

"Dicurigai kejadian diare diakibatkan dari makanan yang disajikan warga yang mengadakan ulang tahun. Di acara tersebut pemilik acara menyajikan mie ayam, urap, telur dan tahu," paparnya panjang lebar.

Untuk memastikan penyebabnya, barang-barang yang dicurigai akan dites di laboratorium. Sementara update pagi ini, korban yang di rumah tidak dirujuk untuk opname dan sudah pulih kondisinya.  Sementara yang dirujuk masih dalam pengawasan Puskesmas Jatirogo. 

"Pagi ini juga dapat kita informasikan, satu orang dirujuk ke Rumah Sakit Bojonegoro karena mengalami panas tinggi," pungkasnya. [rof/col]

Tag : Keracunan, warga

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more