15:00 . Perdana, Kampung Tangguh Semeru Tuban Diresmikan   |   14:00 . Kemenag Tuban Beri Pembinaan Physical Distancing Kepada Ta'mir Masjid   |   13:00 . Bandel Tak Pakai Masker, Petugas Sita Hp Pengunjung dan Pemilik Warkop   |   12:00 . Klaster Pasar Rawan Corona, Semua Pedagang di Rapid Tes Ulang   |   11:00 . Total Dana Penanganan Corona di Tuban 240 Miliar, Baru Terpakai 10 Persen   |   07:00 . 5 Tips Menghindari Bau Apek pada Hijab   |   19:00 . Diduga Terpleset, Seorang Remaja di Kerek Ditemukan Meninggal di Dasar Waduk   |   18:00 . Menengok Persiapan Wisata Wonosalam Sambut New Normal   |   17:00 . FPKB Dorong Pemkab Beri Perhatikan Khusus ke Pesantren   |   16:00 . Sanksi Sosial Langgar Protokol Kesehatan, Akan Diajak Kubur Pasien Corona   |   15:00 . Libatkan Ormas, Polres Tuban Kembali Salurkan Beras Kepada Warga   |   14:00 . Pertamina GRR Project Tuban Serahkan Satu Unit Ambulance   |   13:00 . 31.418 Usaha Mikro di Tuban Hadapi Kendala Modal dan Pasar   |   12:00 . Pangan Segar dan Olahan di Tuban Masih Rentan Tercemar Rhodamin dan Formalin   |   11:00 . Tips Aman Hindari Udara Panas dan Gerah Saat Kemarau   |  
Thu, 28 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 11 October 2019 11:00

Diduga Keracunan, 21 Warga Jantingan Alami Diare

Diduga Keracunan, 21 Warga Jantingan Alami Diare

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Sebanyak 21 orang di Dusun Jantingan, Desa Jombok, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban diduga mengalami keracunan. Pasalnya sejak Kamis (10/10/2019) sekitar pukul 17.30 WIB banyak yang mengalami diare. 

Camat Jatirogo, M. Nawawi saat dikonfirmasi wartawan media blokTuban.com membenarkan informasi tersebut. Menurut Camat, peristiwa itu sudah ditangani pihak Puskesmas Kebunharjo dan Puskesmas Jatirogo.

"Kejadiannya pada Kamis sore sekitar pukul 17.30 WIB ada laporan dari masyarakat yang mengalami diare sebanyak 21 orang, lantas tim reaksi cepat dari Puskesmas Kebonharjo menuju lokasi," ungkap Nawawi kepada blokTuban.com, Jumat (11/10/2019).

Dilanjutkan Nawawi, pihaknya telah melakukan pendataan dan survey sekaligus pertolongan pertama. Para korban, ada yang dirujuk ke Puskesmas Jatirogo dan ada yang opname.

"Sebanyak 11 orang dirujuk dan yang opname sebanyak 10 orang," imbuhnya.

Menurut Camat, petugas juga mengamankan barang-barang yang dicurigai menjadi penyebab terjadinya insiden tersebut agar tidak banyak yang mengalami diare. Sampai saat ini, tim reaksi cepat tetap memantau perkembangan baik yang masih opname maupun yang tidak opname.

"Dicurigai kejadian diare diakibatkan dari makanan yang disajikan warga yang mengadakan ulang tahun. Di acara tersebut pemilik acara menyajikan mie ayam, urap, telur dan tahu," paparnya panjang lebar.

Untuk memastikan penyebabnya, barang-barang yang dicurigai akan dites di laboratorium. Sementara update pagi ini, korban yang di rumah tidak dirujuk untuk opname dan sudah pulih kondisinya.  Sementara yang dirujuk masih dalam pengawasan Puskesmas Jatirogo. 

"Pagi ini juga dapat kita informasikan, satu orang dirujuk ke Rumah Sakit Bojonegoro karena mengalami panas tinggi," pungkasnya. [rof/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Keracunan, warga



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more