19:00 . LPI BAS Gelar Parenting Online, Siap Melaksanakan Normalisasi Baru Pembelajaran   |   18:00 . Ratusan Tenaga Kesehatan Dituntut Tunjukkan Inovasi dan Prestasi Kerja   |   17:00 . Cegah Corona, Pesantren Diberi Hand Sprayer dan Pembersih Lantai   |   16:00 . Lupa Mematikan Setrika, Sebuah Rumah di Jalan Patimura Terbakar   |   15:00 . Lebih Hemat, Ribuan Nelayan Tuban Gunakan Konverter Kit BBG   |   14:00 . Produksi Pati Garut, Bisnis Rumahan Beromset Jutaan   |   13:00 . Punya Riwayat Kontak dengan Pasien Positif, Perawat Puskesmas Singgahan Meninggal   |   12:00 . Bersama DPR RI, Pemerintah Kampanyekan Gemarikan di Tuban   |   11:00 . Jangan Sepelekan, Ini Manfaat Gemar Makan Ikan Versi DPR RI   |   10:00 . Intip Aksi Dalang Cilik Wayang Kulit   |   09:00 . Wisata Air Terjun Nglirip Masih Tutup   |   08:00 . Terima Kasih Sahabat Pertamina   |   07:00 . 5 Tes Kesehatan yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum Menikah   |   17:00 . Puskesmas Singgahan Tutup Sementara, Karyawan Wajib Isolasi   |   16:00 . Tanggapi Dua Pasangan Rival, PKB: Semakin Ringan untuk Menang   |  
Sun, 09 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 09 October 2019 15:00

Video Mesum Pelajar

Polres Tetapkan 4 Tersangka Terkait Video Mesum Pelajar SMK

Polres Tetapkan 4 Tersangka Terkait Video Mesum Pelajar SMK

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Polres Tuban telah menetapkan empat tersangka atas kasus video mesum pelajar SMK di Kabupaten Tuban yang viral di Watsapp dan di Media Sosial (Medsos) grup Facebook.

Setelah dilakukan penyelidikan terkait video mesum yang melibatkan pelajar SMK Negeri dan pelajar SMK Swasta di Bumi Wali itu. Satreskrim Polres Tuban telah memeriksa tujuh orang pelajar.

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono mengatakan, dalam perkembangan kasus tersebut polisi menambah pemeriksaan kepada satu orang saksi lagi. Dan sampai saat ini empat di antaranya sudah ditetapkan sebagai Anak yang berkonflik dengan hukum (tersangka red).

"Empat siswa ditetapkan sebagai anak yang berkonflik dengan hukum, mereka semua di bawah umur," Kata Kapolres Tuban, Rabu (9/10/2019).

Dijelaskanya, rincian empat yang sudah ditetapkan kasus hukum itu dua di antaranya adalah pelajar SMK swasta yang dijerat dengan pasal pencabulan dan persetubuhan.

Sedangkan, dua lainnya yaitu pelajar SMK swasta dan sekolah lain dijerat dengan UU ITE, karena mereka menyebarkan konten video asusila tersebut. "Keempat akan diberlakukan UU Anak, meski statusnya sudah berkonflik dengan hukum, mereka tidak ditahan karena masih pelajar," imbuh Kapolres.

Lebih lanjut, soal bagaimana prosedur peradilannya nanti tinggal putusan pengadilan dan juga pihak Balai Permasyarakatan (Bapas) Bojonegoro. Jika nantinya mengacu pada pasal pencabulan maka ancaman hukuman minimal 5 tahun, sedangkan jika UU ITE ancaman maksimal 6 tahun.

"Nanti tinggal bagaimana hasil diversinya dengan sejumlah pihak terkait, lalu kita serahkan ke pengadilan," tukas Kapolres. [hud/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : vidio mesum, pelajar, smk, sma, smu



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more