07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   19:00 . Pertamina Pastikan Layanan Solar di Jawa Timur Tersedia   |   18:00 . Pajak Bertongklek dan Festival Mural Ramaikan Hari Oeang   |   17:00 . Pengisian BBM Jenis Solar di SPBU Tuban Lancar   |   16:00 . Terjatuh di Kedalaman 40 Meter, Pekerja Tambang Batu Kumbung Meninggal Dunia   |   14:00 . Tuban Bersepeda Ramaikan HJT ke-726   |   13:00 . Seorang PNS di Tuban Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar   |   12:00 . Gerindra Tak Ingin Masyarakat Tuban Beli Kucing Dalam Karung   |   11:00 . Tuban Unjuk Karya 2019, Upaya Rekatkan Pemuda Kreatif Tuban   |   09:00 . 40 Ton Olahan Laut Tuban Diekspor ke Jepang   |   08:00 . Akhir Tahun, PRKP Siapkan Rp850 Juta untuk Taman Edukasi Baru   |   07:00 . Sejarah di Balik Tradisi Bertekuk Lutut saat Melamar Kekasih   |   15:00 . Mengintip Keseruan Kunjungan Istri Karyawan di Kilang TPPI   |   14:00 . TPPI Distribusikan 200 ribu Liter Air di Wilayah Kekeringan   |   13:00 . Tambah Pundi Uang, Cari Kerang di Pantai Cemara   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 09 October 2019 15:00

Video Mesum Pelajar

Polres Tetapkan 4 Tersangka Terkait Video Mesum Pelajar SMK

Polres Tetapkan 4 Tersangka Terkait Video Mesum Pelajar SMK

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Polres Tuban telah menetapkan empat tersangka atas kasus video mesum pelajar SMK di Kabupaten Tuban yang viral di Watsapp dan di Media Sosial (Medsos) grup Facebook.

Setelah dilakukan penyelidikan terkait video mesum yang melibatkan pelajar SMK Negeri dan pelajar SMK Swasta di Bumi Wali itu. Satreskrim Polres Tuban telah memeriksa tujuh orang pelajar.

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono mengatakan, dalam perkembangan kasus tersebut polisi menambah pemeriksaan kepada satu orang saksi lagi. Dan sampai saat ini empat di antaranya sudah ditetapkan sebagai Anak yang berkonflik dengan hukum (tersangka red).

"Empat siswa ditetapkan sebagai anak yang berkonflik dengan hukum, mereka semua di bawah umur," Kata Kapolres Tuban, Rabu (9/10/2019).

Dijelaskanya, rincian empat yang sudah ditetapkan kasus hukum itu dua di antaranya adalah pelajar SMK swasta yang dijerat dengan pasal pencabulan dan persetubuhan.

Sedangkan, dua lainnya yaitu pelajar SMK swasta dan sekolah lain dijerat dengan UU ITE, karena mereka menyebarkan konten video asusila tersebut. "Keempat akan diberlakukan UU Anak, meski statusnya sudah berkonflik dengan hukum, mereka tidak ditahan karena masih pelajar," imbuh Kapolres.

Lebih lanjut, soal bagaimana prosedur peradilannya nanti tinggal putusan pengadilan dan juga pihak Balai Permasyarakatan (Bapas) Bojonegoro. Jika nantinya mengacu pada pasal pencabulan maka ancaman hukuman minimal 5 tahun, sedangkan jika UU ITE ancaman maksimal 6 tahun.

"Nanti tinggal bagaimana hasil diversinya dengan sejumlah pihak terkait, lalu kita serahkan ke pengadilan," tukas Kapolres. [hud/rom]

Tag : vidio mesum, pelajar, smk, sma, smu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more