14:00 . Tandang Ke Jogja, Tim Persatu Diteror Oknum Diduga Suporter PSIM Yogyakarta?   |   11:00 . Kalah Lawan PSIM Jogja, Menajemen Persatu: Peluang Persatu Masih Terbuka Asalkan...   |   10:00 . User PBT Ditilap, Nasib Digantung   |   09:00 . Puluhan User PBT Geruduk Diskoperindag   |   08:00 . Festival Kirab Perahu di Ujung Timur Pesisir   |   07:00 . 10 Tanda Anak Mengalami Gangguan Kesehatan Mental   |   15:00 . Razia Warung, Satpol PP Amankan Puluhan Botol Miras   |   14:00 . Hari Ini, Listrik di Wilayah Tuban Bagian Timur Padam   |   10:00 . Tiger Guard Dropping Air Bersih   |   09:00 . Hadapi Industri 4.0 Karang Taruna Bangilan Gelar Internet Merketing Digipreneurship   |   08:00 . Setiajit: Pelayanan Publik Harusnya Dihadirkan di Car Free Day    |   07:00 . Ciri-Ciri Paru-Paru Basah dan Cara Mencegahnya   |   13:00 . Inilah Maksud 9 Bhakti Bagi Jawa Timur   |   12:00 . 11 Kecamatan Sudah Ada Taman Baca   |   11:00 . Bupati Tuban Minta ASN Ikut Jaga Stabilitas Keamanan   |  
Mon, 14 October 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 09 October 2019 13:00

Dinsos PPPA Berhasil Pulangkan 4 Pengungsi Warga Tuban dari Wamena

Dinsos PPPA Berhasil Pulangkan 4 Pengungsi Warga Tuban dari Wamena

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Empat perantau asal Kabupaten Tuban yang menjadi pengungsi kerusuhan di Wamena, Papua, tiba di kampung halaman pada Senin (7/10/2019) dini hari lalu.

Keempat pengungsi tersebut dijemput dan dipulangkan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) dan Taruna Siaga Becanan (Tagana) Tuban.

Kasi kepahlawanan dan penanganan korban bencana, Dinsos PPPA Tuban, Chanif Kamaludin mengatakan, pihaknya telah melakukan penjemputan di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada hari Minggu, (6/10/2019) lalu, setelah menunggu hampir 12 jam keempat pengungsi yang berasal dari Tuban tersebut tiba dan langsung melakukan pendataan.

"Usai melakukan pendataan, mereka langsung kami bawa pulang ke Tuban," ungkap Chanif. Rabu (9/10/2019).

Ia menjelaskan, langkah penjemputan dilakukan setelah adanya koordinasi dengan tim Tagana yang berada di Wamena, koordinasi dengan Dinsos Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan OPD Pemprov.

"Setelah adanya koordinasi tersebut, kami langsung melakukan penjemputan dan pemulangan di kampung masing-masing," ungkapnya.

Empat orang tersebut asal Kecamatan Bancar, di antaranya Wawan Supriyanto (20) Desa Karang Rejo, Ahmad Zainul Arif (20), Tutianto (20) dan Junaidi (19) ketiganya asal Desa Sukoharjo.

"Kebetulan mereka semua warga Bancar," ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pengakuan mereka di Wamena bekerja di bidang perniagaan. "Mereka mengaku baru bekerja sekitar 3 sampai 6 bulan," imbuhnya.

Selain empat orang tersebut, ada 5 orang asal Tuban yang rencananya akan dipulangkan. Berdasarkan komunikasi terakhir mereka besok, Kamis (10/10/2019) akan berlayar menggunkan kapal feri dari Papua ke Surabaya dan akan tiba 7 hari kemudian.

"Besok mereka berangkat menggunakan kapal feri dan akan tiba di Surabaya sekitar 7 hari kemudian," tandasnya. [nid/rom]

Tag : wamena, pengungsi wamena

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more