14:00 . Tandang Ke Jogja, Tim Persatu Diteror Oknum Diduga Suporter PSIM Yogyakarta?   |   11:00 . Kalah Lawan PSIM Jogja, Menajemen Persatu: Peluang Persatu Masih Terbuka Asalkan...   |   10:00 . User PBT Ditilap, Nasib Digantung   |   09:00 . Puluhan User PBT Geruduk Diskoperindag   |   08:00 . Festival Kirab Perahu di Ujung Timur Pesisir   |   07:00 . 10 Tanda Anak Mengalami Gangguan Kesehatan Mental   |   15:00 . Razia Warung, Satpol PP Amankan Puluhan Botol Miras   |   14:00 . Hari Ini, Listrik di Wilayah Tuban Bagian Timur Padam   |   10:00 . Tiger Guard Dropping Air Bersih   |   09:00 . Hadapi Industri 4.0 Karang Taruna Bangilan Gelar Internet Merketing Digipreneurship   |   08:00 . Setiajit: Pelayanan Publik Harusnya Dihadirkan di Car Free Day¬†   |   07:00 . Ciri-Ciri Paru-Paru Basah dan Cara Mencegahnya   |   13:00 . Inilah Maksud 9 Bhakti Bagi Jawa Timur   |   12:00 . 11 Kecamatan Sudah Ada Taman Baca   |   11:00 . Bupati Tuban Minta ASN Ikut Jaga Stabilitas Keamanan   |  
Mon, 14 October 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 05 October 2019 10:00

Kebut Finalisasi Licensor Kilang Tuban

Kebut Finalisasi Licensor Kilang Tuban *ilustrasi

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menjelaskan, proyek Kilang Tuban masih dalam proses pengadaan lahan. Pertamina sempat kesulitan membebaskan lahan untuk proyek tersebut karena adanya gugatan dari warga sekitar, Sabtu (5/10/2019).

Namun Pemerintah Daerah Tuban telah memenangi kasasi terkait penetapan lokasi Kilang Tuban. Sehingga Pertamina bisa melanjutkan proses pengadaan lahan.

"Finalisasi licensor, kemudian manajemen kontrak juga sedang berjalan. Design engenering sedang berlangsung. Pengadaan lahan lagi berlangsung, gugatan kan menang," kata Arcandra dilansir dari katadata.co.id.

Diberitakan sebelumnya, tim pengadaan lahan proyek strategis nasional (PSN) Kilang Tuban di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Badan Pertanahan Nasional (BPN) di awal September 2019 telah menunjukkan progres kerja. Pemasangan dan pengukuran patok masih fokus di Desa Wadung, Jenu.

"357 bidang terpasang patok, 357 terukur," Kata Kepala BPN Tuban, Ganang Ginanto ketika dikonfirmasi reporter blokTuban.com.

BPN tancap gas memasang dan mengukur patok, setelah penyuluhan pengadaan tanah Kilang Tuban kepada 349 pemilik lahan dari Desa Wadung dan Kaliuntu di Pendopo Kecamatan Jenu pada 15 Agustus 2019 lalu.

Pengukuran lahan proyek patungan Pertamina-Rosneft Rusia yang dilaksanakan per bidang ini, batasannya yang tahu pemilik lahan dan disetujui pemilik lahan di sebelahnya.

Kendati saat ini sudah ada 357 bidang terukur, tapi diharapkan pemilik lahan yang lain dapat memasang pal batas lahan yang difasilitasi oleh Pertamina dan Pemdes setempat. Prinsipnya siapa yang cepat diukur maka cepat pula mengetahui besaran ganti ruginya.

"Tim akan mengukur dan menggambar, jika batasnya ada baru diketahui luasannya," imbuhnya.

Diketahui total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Kilang Tuban itu sekitar 841 hektare. Dari jumlah itu, luas lahan KLHK sekitar 348 Ha, luas tanah masyarakat dan desa seluas 348 hektar dan luas tanah Perhutani kurang lebih 109 hektar. [ali/rom]

Tag : kilang tuban, migas, proyek kilang

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more