17:00 . Gandeng Dinkes, Lapas Tuban Ingin Tingkatkan Status Klinik Lapas   |   16:00 . Bupati Tuban dan 125 ASN Dites Urine, Jika Pakai Narkoba Dipecat   |   15:00 . Bertemu Gubernur Jatim, Begini Komitmen Ketua DPD RI   |   14:00 . Bupati Target 1,3 Juta Penduduk Tuban Tersensus   |   12:00 . Dibekukan, PPDI Tuban Gelar Rapat Konsolidasi Pra Musdalub   |   11:00 . Pengangkatan Warga Kehormatan Gerindra Wewenang DPP   |   10:00 . Usai Observasi di Natuna, Ini Kisah Mahasiswa Tiongkok Asal Tuban   |   09:00 . 3 Desa di Kecamatan Jenu Bebas Buang Air Sembarangan   |   07:00 . 5 Kalimat yang Tanpa Disadari Bisa Bikin Perempuan Jadi Insecure   |   16:00 . Usai Karantina di Natuna, Tiga Mahasiswa Asal Tuban Sampai di Kampung Halaman   |   15:00 . Kecelakaan Tunggal, Pemuda Kerek Meninggal Dunia   |   14:00 . Tantangan Industri Musik Kian Ketat, Produsen Musik Tuban Kini Rilis Lagu Lewat Sosmed   |   13:00 . Setiajit Jalan Sehat Bareng Belasan Ribu Warga   |   09:00 . Begini Kronologi Pemberhentian 29 Karyawan Versi PT Swabina Gatra   |   08:00 . Awal Tahun, Bank Jatim Salurkan Kredit Mikro Laguna Rp2 Miliar   |  
Mon, 17 February 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 04 October 2019 18:00

Video Mesum Diduga Anak SMK Tuban

Penyelidikan Polisi, Ada Dugaan Unsur Paksaan di Video Mesum Pelajar SMK Tuban

Penyelidikan Polisi, Ada Dugaan Unsur Paksaan di Video Mesum Pelajar SMK Tuban

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Jajaran Satreskrim Polres Tuban melakukan pemeriksaan terhadap tujuh pelajar SMK yang diduga berada di dalam video mesum yang viral di Watsapp dan Facebook. Dalam pemeriksaan tersebut polisi menemukan adanya unsur paksaan yang dilakukan oleh pemeran laki-laki kepada pemeran perempuan.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan awal tersebut Satreskrim Polres Tuban menemukan adanya dugaan unsur paksaan terhadap pemeran perempuan. 

"Dari hasil pemeriksaan salah satu siswi ini dipaksa untuk melakukan adegan tersebut, kemudian di videokan. Namun, kami masih menunggu hasil visum," ungkap Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, Jumat (4/10/2019).

Lebih lanjut, hasil dari pemeriksaan itu mengarah pada dugaan perbuatan  pencabulan yang dilakukan oleh pemeran laki-laki. Sebab, ada dugaan melakukan paksaan. Selain itu, satu pelajar berinisial C yang merekam serta yang mengunggah video tersebut juga bisa dijerat dengan UU ITE.

"Untuk sementara ini masih dalam proses pemeriksaan awal, dan saat ini masih proses pengembangan," jelas Kapolres kelahiran Bojonegoro tersebut.

Dijelaskannya, kasus ini akan terus dilanjutkan dan akan di proses sesuai dengan prosedur yang berlaku. Namun, perlu diketahui dari hasil pemeriksaan para pelajar tersebut masih berusia 15-16 tahun atau di bawah umur, sehingga diberlakukan UU Perlindungan Anak.

"Proses tetap kita jalankan, tidak ada kasus ini diberhentikan. Hal itu sebagai pembelajaran kepada masyarakat agar tidak terulang kembali," imbuhnya.

Selain itu, hasil pemeriksaan juga terungkap dalam video tersebut terdapat tujuh pelajar. Lima pelajar diantaranya perempuan dan dua pelajar diantaranya laki-laki, ketujuh pelajar tersebut berasal dari dua SMK di Tuban yang berbeda.

Sementara itu, video mesum berdurasi lima detik yang viral Watsapp dan di salah satu grup Facebook tersebut menyita perhatian para pengguna Media Sosial (Medsos). Tampak dalam video itu kaos kaki yang dikenakan adalah identitas nama salah satu SMK di Kabupaten Tuban.[hud/col]


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Mesum, video



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more