19:00 . Kerjasama Kartarcam Soko Bareng Forkopimka Cegah Bahaya Corona   |   18:00 . Anggaran Reses dan Kunker DPRD Dialihkan untuk Pencegahan Covid-19   |   17:00 . GM Pertamina EP Asset 4 Pastikan CPP Gundih Aman   |   16:00 . Bupati Tuban Alihkan Belanja Langsung Rp60 Miliar untuk Tangani Corona   |   15:00 . Zona Merah, Berkumpul Lebih dari Lima Orang Dibubarkan   |   14:00 . Keluarga Pasien Positif Corona Karantina Mandiri   |   10:00 . Begini Cara SIG Penuhi Banyaknya Permintaan Masker   |   09:00 . Zona Merah, Petugas Razia Warkop, Temukan Arak dan Suruh Pulang Pengunjung   |   08:00 . Hasil Tes Keluarga Pasien Positif Covid-19 Dinyatakan Negatif   |   07:00 . Haruskah Kita Berteman dengan Mantan? Begini Kata Ahli   |   21:00 . Pemkab Tetapkan, Tuban Darurat Covid-19   |   20:00 . Perhatikan Dampak Ekonomi, Wihadi Bagikan Sembako   |   18:00 . Satu Pasien Positif Corona Membaik, Kadinkes: Tiga Hari Lagi Pulang   |   17:00 . Tuban Zona Merah, Dua PDP Positif Covid-19   |   16:00 . Imbas Covid-19, Pembeli Daging Sapi Mayoritas Konsumen Rumah Tangga   |  
Fri, 10 April 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 03 October 2019 08:00

114 Desa Belum Ajukan Pencairan ADD Tahap Kedua

114 Desa Belum Ajukan Pencairan ADD Tahap Kedua

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Sebanyak 114 desa di Kabupaten Tuban, hingga awal Oktober 2019 ini belum mengajukan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap kedua. Padahal, pengajuan pencairan ADD tahap kedua tersebut dimulai sejak bulan Juli 2019 lalu.

Hal itu diungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa dan Keluarga Berencana (Dispemas-KB) Kabupaten Tuban, Mahmudi, Kamis (3/10/2019).

Menurutnya, mulai bulan Juli kemarin hingga saat ini beberapa desa di Kabupaten Tuban telah melakukan proses pengajuan pencairan ADD tahap kedua, dan tercatat sampai saat ini sudah 197 desa yang mengajukan pencairan. Sedangkan sisanya masih proses.

"Untuk DD dan ADD kami sudah terus komunikasi dengan teman-teman di kecamatan, serta kami maksimalkan peran pendamping desa, agar ADD tahap kedua bisa segera dicairkan," terang Mahmudi.

Lebih lanjut, dalam proses pegajuan pencairan ADD tahap kedua tersebut persyaratan yang wajib dipenuhi masing-masing desa adalah terkait pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta realisasi dari pencairan ADD tahap sebelumnya.

"Memang, untuk ADD ini kendala masing-masing desa adalah terkait pelunasan PBB sedangkan kendala lainya tidak ada. Sehingga saat ini desa terus berupaya untuk melunasi PBB sampai terakhir 30 Oktober," imbuhnya.

Sekadar diketahui, jumlah ADD Kabupaten Tuban tahun 2019 sebesar Rp 123 miliar. Sedangkan untuk tahap kedua pencairan ADD sebesar 50 persen atau sebesar Rp 61, 5 milair.[hud/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : add, danadesa



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more