11:00 . Menaker RI Berharap Kepala Daerah Ikut Sosialisasikan UU Ciptaker   |   08:00 . Peduli Seniman Setiajit Gelar Wayang Pakeliran Padat   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   21:30 . Arief-Nining Dipercaya Pimpin AMSI Jawa Timur   |   21:00 . Dua Bupati Puji Peran Media untuk Tingkatkan Partisipasi Publik   |   20:00 . Live: Pagelaran Wayang Lakon Gatot Koco Wini Suda   |   19:00 . Media Massa dan Pemerintah Perlu Bekerjasama Mengatasi Masalah   |   15:00 . Gelar PKD di Tengah Pandemi, Ansor Jatirogo Terapkan Prokes Ketat Covid   |   14:00 . Menteri Abdul Halim Iskandar dan Ida Fauziah Kunjungi Tuban, Serahkan Bantuan program PJS   |   13:00 . Agus Sudibyo Beber Syarat Take Down Berita   |   12:00 . Saat Pandemi, Media Lokal Lebih Banyak Diminati   |   11:30 . Gubernur Jatim: AMSI adalah Industri Masa Depan   |   11:00 . Konferwil 2 AMSI Jatim Resmi Dibuka Gubernur Khofifah   |   10:00 . Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Desa, Gus Menteri Sambangi Tuban   |   22:00 . Facebook dan Tiktok Bisa Dimanfaatkan Sebagai Distribusi Konten Berita   |  
Mon, 26 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 30 September 2019 13:00

Tentang Hoax dan Provokasi Masyarakat, Begini Ungkapan S W Yudha

Tentang Hoax dan Provokasi Masyarakat, Begini Ungkapan S W Yudha

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Gagasan tema "Merawat Kebhinekaan dengan Bijak Bermedia Sosial" yang ditempatkan di wilayah Kecamatan Soko, tepatnya di Desa Jati, dalam sebuah tabligh akbar sangat disyukuri oleh Satya Widya Yudha.

Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI, dengan bekerja sama dengan Kominfo, tabligh akbar dengan penceramah Gus Miftah asal Jogjakarta merupakan bentuk keresahan tentang berita tidak benar, hoax yang menyebar secara mudah, sehingga memunculkan provokasi, dan timbul demo belakangan ini.

"Demo boleh, tapi harus substansial. Harus bisa mengajukan alasan yang tepat," kata S W Yudha menyampaikan kewajibannya sebagai Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI yang menggandeng Kementerian Kominfo untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat dengan cara yang baik.

Pihaknya juga menyampaikan pesan Presiden Jokowi, agar masyarakat harus mengerti bagaima proses sebenarnya pengambilan keputusan yang saat ini membuahkan banyak pro kontra.

Ia menegaskan jika pemerintah tak ada niat buruk, karena Presiden menginginkan adanya komunikasi publik terlebih dulu. Masyarakat harus mengerti, tahu, mengapa undang-undang dihilangkan. 

"Kalu tidak mengerti bagaimana prosesnya, lantas diundangkan, menimbulkan keresahan. Padahal tidak ada niat jelek dari pemerintah, bahwa membuat Undang-Undanh itu untuk mengatur hak masyarakat kita. Tidak ada ceritanya pemerintah mau membuat sulit masyarakatnya, tidak mungkin itu," lengkapnya.

Dan yang terjadi, adalah karena belum paham lantas menerjemahkan sendiri dengan berita-berita yang hoax, akhirnya muncul salah pengertian dan menimbulkan keributan. [feb/lis]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Hoax, DPR RI



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more