17:00 . AMSI-EMCL Menyerahkan APD untuk Nakes Tuban-Bojonegoro   |   13:00 . Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang   |   12:00 . Punya Pantai Sepanjang 65 KM, Tuban Bakal Dibentuk Satpolair   |   11:00 . Gelombang Kelima, 8 Kecamatan Didroping Air Bersih   |   10:00 . Kementrian ESDM Serahkan 117 Konverter Kit ke Nelayan Tuban   |   10:00 . Di Tengah Pandemi, 80 Ribu Masker Jadi Souvenir Pengunjung Pantai Kelapa   |   09:00 . Bawa Tuntutan Ketenagakerjaan, Warga 3 Desa di Tuban Demo PT. Rekind   |   08:00 . Kepala Dinsos Ancam Sanksi Tegas Pendamping Program Sosial yang Tak Netral   |   17:00 . Ekspedisi Buat 25 Jalur Panjat, Mahipal Buka Peluang Wisata   |   16:00 . Kasus Kekerasan Perempuan di Tuban Menurun   |   15:00 . Masyarakat Tuban Mulai Sadar Pentingnya Pakai Masker   |   12:00 . Pangdam Brawijaya: Berapa Pun Jumlah Personel Dibutuhkan, TNI Siap   |   09:00 . La Nina, Waspada Cuaca Buruk di Perairan Tuban-Lamongan   |   07:00 . Kebiasaan Pegang Ponsel yang Memicu Nyeri Leher   |   19:00 . Pangdam V Brawijaya Instruksikan Seluruh Babinsa Jadi Garda Depan Kampanye 3M   |  
Thu, 22 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 29 September 2019 12:00

Seminar Merajut Nusantara, Tekankan Urgensi Waspada Hoax

Seminar Merajut Nusantara, Tekankan Urgensi Waspada Hoax

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dapil Tuban - Bojonegoro, Satya Widya Yudha bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan Kementerian Kominfo RI menggelar Seminar Merajut Nusantara, Minggu (29/9/2019).

Bertempat di Dewarna Hotel Bojonegoro, seminar diikuti ratusan peserta dari ibu rumah tangga dan pemuda dari semua kecamatan di Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dapil Tuban - Bojonegoro, Pak Satya Yudha, sapaan akrabnya menyampaikan pentingnya waspada berita hoax di tahun 2019.

Menurutnya, akhir-akhir ini arus informasi deras mengalir ke masyarakat,  banyak informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya alias hoax.

"Kami berkewajiban mengingatkan masih banyak yang butuh pengetahuan ini tujuannya pemerintah membuat waspada. Jika ada berita bisa menyaring informasi itu," ujar Satya Yudha.

Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kominfo,
Prof. Dr. Drs Henri Subiakto, SH, MA, menyampaikan, perubahan zaman terus berkembang seiring pengembangan informasi dan teknologi, juga mengakibatkan perubahan masyarakat dalam membaca berita.

"Dulu dapat berita dari baca koran, mendengarkan radio dan menonton tv. Sekarang berita sudah ada di genggaman, yakni di HP," kata Profesor Henri.

Saat ini, kata Profesor, generasi milenial sudah jarang membaca koran, maupun menonton televisi. Ketika menerima informasi, kadang menelan mentah-mentah dan tidak mencari dari media-media online yang kredibel.

"Verifikasi berita itu perlu. Agar tidak ikut terbawa atau bahkan ikut menyebarkan berita hoax," imbuhnya. [lis/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Seminar, hoax, kominfo



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more