16:00 . Hingga Bulan April, Dinsos PPPA Catat Ada 11 Kasus Kekerasan Anak   |   15:00 . 128 Napi di Tuban Dapat Remisi Idul Fitri   |   14:00 . 4 Bulan, di Tuban Ada 8 Kasus Kekerasan Perempuan   |   13:00 . 2.245 Warga Tuban Terindikasi Menderita Hipertensi   |   12:00 . Usai Salat Idul Fitri, Warga Lanjutkan Tradisi Ziarah Makam   |   11:00 . Kominda Dihapus, Begini Cara Kesbangpol Ketahui Potensi Konflik   |   10:00 . 892 Warga Tuban Menderita Diabetes, ini Cara yang Dilakukan Dinkes   |   09:00 . Laksanakan Salat Ied Tanpa Jamaah Perempuan, Ibu-Ibu di Rumah Saja   |   08:00 . Open House Bersama Bupati dan Wabup Ditiadakan   |   07:00 . 4 Tips Mempertahankan Pola Makan Sehat saat Lebaran   |   13:00 . Bertahan di Tengah Pandemi, Bengkoang Parengan Masih Diminati   |   12:00 . Atas Arahan Bupati, Takmir Masjid Agung Tuban Tiadakan Salat Id   |   08:00 . Pasien Sembuh Klaster Temboro Terus Bertambah   |   07:00 . 6 Amalan yang Disunahkan pada Hari Idul Fitri   |   00:00 . Selamat Idul Fitri 1441 H   |  
Mon, 25 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 28 September 2019 09:00

UU Pesantren akan Jadi Hadiah Terindah di Hari Santri

UU Pesantren akan Jadi Hadiah Terindah di Hari Santri

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Sejumlah pengasuh pondok pesantren di Jawa Timur mengaku sangat bersyukur, setelah Undang-undang Pesantren disahkan DPR RI. Pengesahan UU Pesantren akan menjadi hadiah terindah pada Hari Santri yang akan digelar 22 Oktober 2019 mendatang.

Pengasuh Pondok Pesantren Daruttauhid Al-Hasaniyah, Senori Tuban, Jawa Timur, Gus Achmad Husyam menyebut, bahwa UU ini bisa menjadi dasar bagi negara untuk memberikan perhatian lebih besar kepada pesantren. Kehadiran negara akan semakin terasa bagi kalangan pesantren, baik itu bagi santri sendiri maupun pesantren sebagai sebuah lembaga pendidikan.

“Hari Santri tahun ini akan semakin istimewa karena pesantren memiliki payung hukum yang lebih kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia,” kata pengasuh pesantren yang biasa dipanggil Gus Mad ini.

Gus Mad menambahkan, pesantren merupakan lembaga pendidikan asli Indonesia yang khas. Ia (Pesantren,red) memiliki karakter yang unik dan mengandung nilai-nilai unik keislaman ala Nusantara. Kekhasan, karakter dan nilai-nilai pesantren ini diharapkan semakin kuat seiring telah disahkannya UU Pesantren.

“Kami yakin dengan hadirnya UU ini, selain negara semakin hadir untuk pesantren, kini kedudukan lembaga pendidikan pesantren setara dengan pendidikan formal lainnya. Para pengasuh pesantren pun akan mempunyai tambahan motivasi untuk meningkatkan mutu dan kualitas pesantren guna menghasilkan alumni yang berwawasan luas dan beriman kuat,” jelas kiai yang juga wakil rakyat itu.

Gus Mad berterima kasih kepada anggota DPR yang menyalurkan aspirasi pesantren, sehingga munculnya UU ini. “Saya ucapkan terimakasih kepada para santri yang menjadi anggota DPR seperti dari Fraksi PPP yang sejak awal turut menginisiasi UU Pesantren ini,” pungkasnya. [rof/mu]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : ponpes, pesantren, gus mad



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more