14:00 . Tandang Ke Jogja, Tim Persatu Diteror Oknum Diduga Suporter PSIM Yogyakarta?   |   11:00 . Kalah Lawan PSIM Jogja, Menajemen Persatu: Peluang Persatu Masih Terbuka Asalkan...   |   10:00 . User PBT Ditilap, Nasib Digantung   |   09:00 . Puluhan User PBT Geruduk Diskoperindag   |   08:00 . Festival Kirab Perahu di Ujung Timur Pesisir   |   07:00 . 10 Tanda Anak Mengalami Gangguan Kesehatan Mental   |   15:00 . Razia Warung, Satpol PP Amankan Puluhan Botol Miras   |   14:00 . Hari Ini, Listrik di Wilayah Tuban Bagian Timur Padam   |   10:00 . Tiger Guard Dropping Air Bersih   |   09:00 . Hadapi Industri 4.0 Karang Taruna Bangilan Gelar Internet Merketing Digipreneurship   |   08:00 . Setiajit: Pelayanan Publik Harusnya Dihadirkan di Car Free Day¬†   |   07:00 . Ciri-Ciri Paru-Paru Basah dan Cara Mencegahnya   |   13:00 . Inilah Maksud 9 Bhakti Bagi Jawa Timur   |   12:00 . 11 Kecamatan Sudah Ada Taman Baca   |   11:00 . Bupati Tuban Minta ASN Ikut Jaga Stabilitas Keamanan   |  
Mon, 14 October 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 26 September 2019 13:00

Ketua DPRD Tuban, Sayangkan Ada Pelajar Ikut Aksi

Ketua DPRD Tuban,  Sayangkan Ada Pelajar Ikut Aksi

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Dalam aksi demo yang terjadi pagi tadi, Kamis (26/9/2019) di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban,   Ketua DPRD Kabupaten Tuban menyayangkan ada pelajar yang ikut serta.

Ratusan masyarakat dan mahasiswa yang terdiri dari warga ring satu kilang minyak Kecamatan Jenu, Aliansi masyarakat Tuban, PMII dan LMND, hari ini, mengadakan aksi terkait tolak kilang minyak di depan Gedung DPRD Tuban. Namun dalam aksi ini ada sedikit hal yang berbeda, lantaran disinyalir ada pelajar yang menyusup ikut serta dalam aksi.   

Menanggapi perihal pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ikut serta dalam aksi demo, ketua DPRD Tuban,  Miyadi mengatakan, Ini merupakan sebuah pelanggaran untuk itu apbila benar - benar ada pelajar yang mengikuti aksi hari ini,  pihaknya akan menyalahkan kepala sekolah dan gurunya yang membiarkan siswanya mengikuti aksi, khusus jam pelajaran.   

"Sebab jam sekolah digunakan aksi, yang bukan pekerjaan mereka," ungkap Miyadi.

Ia menambahkan, pihaknya mensinyalir ada siswa yang ikut di dalam aksi ini  untuk itu, agar aksi ini berjalan damai dan tidak terjadi anarkis. Ia berharap sopan santun tetap dijaga dan dilakukan, serta koridor prosedurya dipenuhi.

 "Jangan sampai terjadi masalah dikemudian hari," tandasnya. [nid/col]

  

 








 



Tag : Pelajar, demo, dprd

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more