07:00 . Serangan Jantung Tiba-Tiba Kerap Tidak Diketahui Penderita   |   12:00 . Sabtu-Minggu, KPU Tuban Tetap Layani Pendaftar PPS   |   11:00 . Penuhi Permintaan Pertamina, Kilang TPPI Produksi Pertadex Lebih Cepat   |   10:00 . Intoleransi Agama dan Solusinya   |   09:00 . 2019 Disdukcapil Cetak 20.359 Akta Kelahiran   |   08:00 . Mayat Mr.X Ditemukan di Bekas Tambang Kumbung   |   07:00 . Yang Bisa Anda Lakukan untuk Membantu Anak Berteman   |   22:00 . Tahun 2019, Disdukcapil Cetak 28.458 KIA   |   21:00 . Awal Tahun 2020, Tiga PNS di Tuban Cerai   |   20:00 . Mayat Mr X Diduga ODGJ, Ini Kata Warga Sekitar   |   18:00 . Cari Burung, Bocah Temukan Mayat Mr X   |   17:00 . Ini Alasan Ketua DPD PPDI Tuban Pindah Haluan ke DPN PPDI   |   16:00 . Harga Emas Pegadaian Hari Ini Bergerak Naik   |   15:00 . Gandeng PT. Pubisker, DPD PPDI Tuban Fokus Ekonomi Kerakyatan Desa   |   14:00 . Antisipasi Bencana, Masyarakat Rengel Tanam Rumput Vetiver   |  
Sun, 23 February 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 24 September 2019 10:00

Perihatin Kondisi Bangsa, Cipayung Plus Tuban Gelar Aksi

Perihatin Kondisi Bangsa, Cipayung Plus Tuban Gelar Aksi

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Ratus mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Tuban terdiri dari IMM, PMII, GMNI dan LMND bekerja sama dengan Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR) Tuban dan Forum Pengada Layanan (FPL), mengadakan aksi demi menggugat negara atas kondisi bangsa hari ini. Aksi digelar di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Tuban.

Kordinator lapangan (Korlap) satu, Musthofatul Adib mengatakan, Cipayung Plus Tuban menyayangkan DPR dalam akhir jabatannya mengesahkan UU KPK pada tanggal 17 September 2019, dan mengabaikan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual yang dibutuhkan untuk perlindungan korban serta RUU Pesantren.

"Beberapa rancangan produk hukum yakni RUU KUHP, RUU Pertanahan dan RUU Ketenagakerjaan yang pasalnya mendapatkan kritikan berbagai macam kalangan seolah tidak menjadi bahan pertimbangan DPR," ungkap Adib.

Ia menambahkan, pasal-pasal ini meliputi aturan mengenai makar, kehormatan presiden, tindak pidana korupsi (Tipikor), hukum yang hidup di masyarakat dan beberapa pasal yang mengatur ranah privasi masyarakat.

"RUU pertanahan dan RUU ketenagakerjaan terkesan dipaksa," ungkap Korlap sekaligus Ketua PC. PMII Tuban.

mahasiswa-tuban-1

Hal senda juga diungkapkan Korlap dua, Zainal Arifin, Cipayung Plus Tuban juga menggaris bawahi bahwasannya cita-cita reformasi yang digunakan 21 tahun yang lalu. "Kian hari kian terasa utopis," ungkap Zainal.

Maka dari itu Cipayung Plus Tuban,  sebagai salah satu gerakan mahasiswa menyatakan sikap:
1. Menolak RUU Pertanahan karena terdapat pasal-pasal yang bermasalah karena merupakan wujud penghianatan terhadap reforma agraria.
2. Mendesak Negara untuk segera mengesahkan RUU Pesantren.
3. Mendesak Pemerintah untuk mecabut UU KPK yang baru saja disahkan dan menolak segala bentuk upaya pelemahan pemberantasan korupsi.
4. Mendesak Negara untuk segera mengesahkan RUU PKS pada masa akhir jabatan DPR RI Periode 2014-2019.
5. Menolak revisi RUU Ketenagakerjaaan yang belum memihak dan melindungi hak-hak pekerja lokal.
6. Menolak RUU KUHP karena terdapat pasal-pasal bermasalah.
7. Menuntut penghentian penangkapan dan kriminalisasi aktivis di berbagai sektor. [nid/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : demo, aksi , mahasiswa, uu kpk



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more