14:00 . Tandang Ke Jogja, Tim Persatu Diteror Oknum Diduga Suporter PSIM Yogyakarta?   |   11:00 . Kalah Lawan PSIM Jogja, Menajemen Persatu: Peluang Persatu Masih Terbuka Asalkan...   |   10:00 . User PBT Ditilap, Nasib Digantung   |   09:00 . Puluhan User PBT Geruduk Diskoperindag   |   08:00 . Festival Kirab Perahu di Ujung Timur Pesisir   |   07:00 . 10 Tanda Anak Mengalami Gangguan Kesehatan Mental   |   15:00 . Razia Warung, Satpol PP Amankan Puluhan Botol Miras   |   14:00 . Hari Ini, Listrik di Wilayah Tuban Bagian Timur Padam   |   10:00 . Tiger Guard Dropping Air Bersih   |   09:00 . Hadapi Industri 4.0 Karang Taruna Bangilan Gelar Internet Merketing Digipreneurship   |   08:00 . Setiajit: Pelayanan Publik Harusnya Dihadirkan di Car Free Day¬†   |   07:00 . Ciri-Ciri Paru-Paru Basah dan Cara Mencegahnya   |   13:00 . Inilah Maksud 9 Bhakti Bagi Jawa Timur   |   12:00 . 11 Kecamatan Sudah Ada Taman Baca   |   11:00 . Bupati Tuban Minta ASN Ikut Jaga Stabilitas Keamanan   |  
Mon, 14 October 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 23 September 2019 09:00

Ancaman Limbah Abu Panas

Jenis Material Limbah Panas Diduga B3 di Plumpang Belum Terungkap

Jenis Material Limbah Panas Diduga B3 di Plumpang Belum Terungkap

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Uji laboratorium material limbah diduga Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), yang memakan korban dua anak di Kabupaten Tuban masih berlangsung. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tuban belum bisa merilis jenis material apa yang ada di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang itu.

Kepada reporter blokTuban.com, Kepala DLH Bambang Irawan menjelaskan, uji lab meterial membutuhkan waktu cukup. Sampai sekarang masih proses, dan belum diketahui jenis limbah tersebut.

"Lab material yang diduga limbah B3 belum selesai," kata Bambang, Senin (13/9/2019).

Material tersebut diambil tim DLH pada Jumat (13/9/2019) lalu. Bambang bersama Forkopimca Plumpang langsung menuju tiga lokasi, dimana limbah itu dibuang oleh oknum sembarangan.

Temuan ini langsung menjadi perhatian kabupaten, karena ada dua anak yang kulitnya terbakar setelah terkena limbah berupa abu panas. Salah satu korban bernama Ahmad Dani siswa kelas 5 SDN Sumberagung 1 kabarnya dirujuk ke RS Surabaya untuk mendapat perawatan lanjutan.

Sembari menunggu hasil uji lab material, aparat kepolisian juga masih melakukan penyelidikan terkait asal muasal limbah diduga B3 itu, dan siapa oknum yang sengaja mencelakakan warga dengan limbah.

"Kami akan usut siapa oknum pelakunya," janji Kapolsek Plumpang, AKP. Budi Friyanto.

Keberadaan limbah abu panas di wilayahnya dibenarkan Kepala Desa Sumberagung, Sunarto. Data terakhir, buangan limbah tersebar di tiga titik. Dua di Dusun Sundulan dekat pemukiman, dan satu gundukan limbah di Dusun Ngembes sekitar hutan.

Pemdes mengaku tidak tahu menahu siapa oknum yang sengaja membuang limbah abu panas di wilayahnya. Waktu pembuangannya pun juga masih jadi teka-teki, karena tidak ada satupun warga yang mengetahui.

"Kalau warga tidak ada yang tahu. Diprakirakan buangnya malam hari," tandas Sunarto yang ditemui di balai desa. [ali/rom]

Tag : abu panas, limbah, limbah abu, lingkungan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more