07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   19:00 . Pertamina Pastikan Layanan Solar di Jawa Timur Tersedia   |   18:00 . Pajak Bertongklek dan Festival Mural Ramaikan Hari Oeang   |   17:00 . Pengisian BBM Jenis Solar di SPBU Tuban Lancar   |   16:00 . Terjatuh di Kedalaman 40 Meter, Pekerja Tambang Batu Kumbung Meninggal Dunia   |   14:00 . Tuban Bersepeda Ramaikan HJT ke-726   |   13:00 . Seorang PNS di Tuban Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar   |   12:00 . Gerindra Tak Ingin Masyarakat Tuban Beli Kucing Dalam Karung   |   11:00 . Tuban Unjuk Karya 2019, Upaya Rekatkan Pemuda Kreatif Tuban   |   09:00 . 40 Ton Olahan Laut Tuban Diekspor ke Jepang   |   08:00 . Akhir Tahun, PRKP Siapkan Rp850 Juta untuk Taman Edukasi Baru   |   07:00 . Sejarah di Balik Tradisi Bertekuk Lutut saat Melamar Kekasih   |   15:00 . Mengintip Keseruan Kunjungan Istri Karyawan di Kilang TPPI   |   14:00 . TPPI Distribusikan 200 ribu Liter Air di Wilayah Kekeringan   |   13:00 . Tambah Pundi Uang, Cari Kerang di Pantai Cemara   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 12 September 2019 12:00

#BeritaFoto

Limbah Abu Panas di Samping Rumah Janda

Limbah Abu Panas di Samping Rumah Janda

Fotografer: Ali Imron

Jika limbah abu panas di tepi jalan baru tiga pekan, berbeda dengan di lokasi lain. Tepatnya di Dusun Sundulan persis berada di dekat rumah Siti Kasiatun. Nenek lansia itu, mengaku limbah abu panas sudah ada tiga bulan yang lalu.

Kasiatun memiliki cerita lain mengenai limbah abu ini. Pernah ketika sedang membersihkan semak di samping rumahnya, api langsung menyambar limbah abu. Saat disiram air, api justru membesar. Sejak saat itu, Kasiatun tak berani bakar-bakar dekat limbah abu panas.

Yang membuat hatinya menangis, saat ada salah satu anak sedang bermain layang-layang di sekitar lingkungannya. Tanpa tahu itu abu panas, si anak langsung menginjaknya.

Tag : abu panas, batu bara, limbah, korban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more