17:00 . Gandeng Dinkes, Lapas Tuban Ingin Tingkatkan Status Klinik Lapas   |   16:00 . Bupati Tuban dan 125 ASN Dites Urine, Jika Pakai Narkoba Dipecat   |   15:00 . Bertemu Gubernur Jatim, Begini Komitmen Ketua DPD RI   |   14:00 . Bupati Target 1,3 Juta Penduduk Tuban Tersensus   |   12:00 . Dibekukan, PPDI Tuban Gelar Rapat Konsolidasi Pra Musdalub   |   11:00 . Pengangkatan Warga Kehormatan Gerindra Wewenang DPP   |   10:00 . Usai Observasi di Natuna, Ini Kisah Mahasiswa Tiongkok Asal Tuban   |   09:00 . 3 Desa di Kecamatan Jenu Bebas Buang Air Sembarangan   |   07:00 . 5 Kalimat yang Tanpa Disadari Bisa Bikin Perempuan Jadi Insecure   |   16:00 . Usai Karantina di Natuna, Tiga Mahasiswa Asal Tuban Sampai di Kampung Halaman   |   15:00 . Kecelakaan Tunggal, Pemuda Kerek Meninggal Dunia   |   14:00 . Tantangan Industri Musik Kian Ketat, Produsen Musik Tuban Kini Rilis Lagu Lewat Sosmed   |   13:00 . Setiajit Jalan Sehat Bareng Belasan Ribu Warga   |   09:00 . Begini Kronologi Pemberhentian 29 Karyawan Versi PT Swabina Gatra   |   08:00 . Awal Tahun, Bank Jatim Salurkan Kredit Mikro Laguna Rp2 Miliar   |  
Mon, 17 February 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 11 September 2019 08:00

Ini Komentar DPRD Tuban Tentang Beras BPNT Berkutu

Ini Komentar DPRD Tuban Tentang Beras BPNT Berkutu

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Keluhan penerima beras subsidi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah melalui Bulog di Kecamatan Jenu mendapat tanggapan beragam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban, Rabu (11/9/2019).

Sebelumnya, warga di Desa Socorejo, Jenu pada Selasa (10/9/2019) kaget karena kualitas beras subsidi jelek. Beras tersebut baunya apek, dan ketika dikorek terdapat kutu.

"Kualitasnya sama dengan beras miskin (raskin) dulu," kata Siti Marfuah salah satu warga setelah membeli beras subsidi kemasan 10 kilogram dengan harga Rp 91 ribu itu.

Wakil rakyat tak tinggal diam. Sedikitnya ada tiga anggota legislatif yang serius menyikapi kualitas beras bantuan rutin dari pemerintah itu.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPRD Tuban, Tulus Setyo Utomo berpesan kepada masyarakat penerima, ketika menerima beras harus dicek dulu sebelum dibawa pulang.

Ketika menerima beras yang tidak layak dikonsumsi masyarakat harus berani mengembalikan. Dalam hal ini, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) dan Bulog harus bertanggungjawab.

"Beras harus diganti yang lebih layak," pinta Tulus.

sementara, Miyadi politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjelaskan, pihaknya sudah disampaikan untuk segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.

"Karena DPRD belum ada pimpinan definitif, jadi belum bisa bertindak," kata Miyadi yang dicalonkan kembali menjabat Ketua DPRD ini.

Dari partai yang sama, Fahmi Fikroni bersikap lebih tegas. Dia berjanji akan menindaklanjuti keluhan dari wilayah dapilnya.

"Dalam waktu dekat kami akan inspeksi mendadak  ke Kantor Bulog," terang pria yang didapuk jadi manager klub Persatu Tuban.

Roni mengaku sudah banyak menerima laporan di DPRD terkait subsidi BPNT. Hal itu menurut dia tidak boleh dibiarkan, karena kasihan masyarakat penerima. Selain di Kecamatan Jenu, kelurahan kualitas buruk beras juga terlapor di Kecamatan Rengel. 

Saat dihubungi reporter blokTuban.com, Kepala Disnsos PPPA Tuban, Nur Jannah berjanji bakal menerjunkan tim untuk menemui warga penerima beras subsidi. Terbukti adanya permintaan menunjukkan alamat lengkap adanya keluhan beras dari Bulog itu.[ali/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : beras, bulog, BPNT



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more