20:00 . Penuhi Nazar, Kader IPNU Kota Surabaya Jalan Kaki ke Jakarta   |   18:00 . Setiajit Bakal Bantu Sumur Petani Klengkeng Sugihan   |   17:00 . Ini Dua Kecamatan yang Membutuhkan Droping Air Terbanyak   |   16:00 . ExxonMobil Suplai Minyak Mentah Domestik ke Pertamina   |   15:00 . Musim Kemarau, 25 Desa Kesulitan Air Bersih   |   14:00 . Kondisi Tuban Terkini Pasca Gempa   |   13:00 . BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi   |   12:00 . Ikan Naik ke Darat Pasca Gempa? Cek Faktanya   |   11:00 . Begini Cara Nelayan Tuban Tangkal Berita Hoaks   |   10:00 . Gempa 6.0 SR Guncang Tuban Bumi Wali   |   09:00 . Siswa Kelas 2 SD Daftar Umroh   |   08:00 . SI Sabet Tiga Penghargaan dari Alpha Southeast Asia   |   07:00 . Gizi Baik Anak: Faktor, Kriteria, dan Solusinya   |   06:00 . Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Kedungsoko Terbakar   |   22:00 . Kemenag Tuban Teken MoU dengan Pemdes Banyuurip   |  
Sat, 21 September 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 10 September 2019 12:00

Warga Keluhkan Beras Subsidi BPNT Apek dan Berkutu

Warga Keluhkan Beras Subsidi BPNT Apek dan Berkutu

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Tuban, hari ini mengeluhkan perihal kualitas beras yang bulan ini dipasok Bulog. Beras kemasan 10 Kilogram tersebut berbau apek, dan ada berkutu.

Keluhan diutarakan warga Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Siti Marfuah. Dia kecewa dengan kualitas beras subsidi dari Bulog. Beras dengan kualitas di bawah semi premium itu, tidak layak dikonsumsi.

"Bulan September ini beras BPNT disuplai Pemerintah melalui Bulog," ujarnya ketika ditemui reporter blokTuban.com setelah mengambil beras di kantor desa setempat, Selasa (10/9/2019).

Marfuah kaget saat membuka kemasan beras 10 Kg. Selain bau apek menyeruak, saat beras dikorek ternyata ada kutunya berwarna hitam.

Beras Bulog saat ini kualitasnya terbilang sama dengan program Beras Miskin (Raskin). Diharapkan kebijakan dikembalikan, dimana beras disuplai oleh para agen dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

"Kami sebagai warga kecil meminta Pemerintah tidak diam. Harus segera ambil sikap, supaya penerima BPNT makan beras layak," terangnya.

Warga mengaku lebih puas dengan kualitas beras BUMDes dengan harga Rp93.000 per 10 Kg. Beras subsidi BPNT per 10 Kg Rp91.000 memang lebih murah selisih Rp2.000, tapi dari segi kualitas sangat jauh.

Direktur BUMDes Maju Mandiri Sejahtera Socorejo, Rohmat Hidayat meminta Pemerintah mengevaluasi kebijakan baru ini. Kebijakan lama dengan menyerahkan suplai beras ke daerah, dan agen setempat dirasa lebih tepat.

"Para agen tentu lebih tau beras seperti apa yang dikehendaki warga. Bukan langsung didropping beras dari Bulog seperti program Raskin sebelumnya," tegasnya.

Sementara Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) Kabupaten Tuban, Ningsih saat dihubungi reporter blokTuban.com mengaku belum menerima keluhan dari penerima beras BPNT di wilayahnya. Pihaknya belum bisa menyikapi kualitas beras, seperti apa yang disampaikan warga di Kecamatan Jenu.

"Belum ada laporan, terimakasih infonya," ucapnya melalui pesan WhatsApp.

Keluhan beras BPNT sudah didengar Camat Jenu, M. Riza Maftuchin. Dari 17 desa di wilayahnya baru ada satu desa yang mengeluh kualitas beras bantuan dari pemerintah tersebut.

"Setelah ada keluhan, saya langsung komunikasi dengan Dinas Sosial," katanya.

Saat dihubungi, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tuban, Nur Jannah bakal mengecek kondisi beras ke rumah penerima.

"Tolong alamat penerimanya, nanti kami lihat ke sana," tutupnya. [ali/rom]

Tag : beras apek, bpnt

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more