08:00 . Gabut Saat Pandemi, Perempuan Tuban Sulap Batu Kali Jadi Kaktus Hias   |   07:00 . Pembalut Herbal dengan Deodoran Bisa Picu Keputihan Tidak Normal   |   19:00 . Kunjungi Kantor blokTuban.com, Manajemen Tugu Media Group Belajar Pengelolaan Media   |   18:00 . Jemput Bola, TNI AL Koarmada II Sebar Brosur Vaksinasi Bagi Masyarakat   |   17:00 . Rencana Kerja Pengadaan Tanah Waduk Jadi I Mulai Dilelang   |   14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |  
Tue, 28 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Warga Keluhkan Beras Subsidi BPNT Apek dan Berkutu

bloktuban.com | Tuesday, 10 September 2019 12:00

Warga Keluhkan Beras Subsidi BPNT Apek dan Berkutu

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Tuban, hari ini mengeluhkan perihal kualitas beras yang bulan ini dipasok Bulog. Beras kemasan 10 Kilogram tersebut berbau apek, dan ada berkutu.

Keluhan diutarakan warga Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Siti Marfuah. Dia kecewa dengan kualitas beras subsidi dari Bulog. Beras dengan kualitas di bawah semi premium itu, tidak layak dikonsumsi.

"Bulan September ini beras BPNT disuplai Pemerintah melalui Bulog," ujarnya ketika ditemui reporter blokTuban.com setelah mengambil beras di kantor desa setempat, Selasa (10/9/2019).

Marfuah kaget saat membuka kemasan beras 10 Kg. Selain bau apek menyeruak, saat beras dikorek ternyata ada kutunya berwarna hitam.

Beras Bulog saat ini kualitasnya terbilang sama dengan program Beras Miskin (Raskin). Diharapkan kebijakan dikembalikan, dimana beras disuplai oleh para agen dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

"Kami sebagai warga kecil meminta Pemerintah tidak diam. Harus segera ambil sikap, supaya penerima BPNT makan beras layak," terangnya.

Warga mengaku lebih puas dengan kualitas beras BUMDes dengan harga Rp93.000 per 10 Kg. Beras subsidi BPNT per 10 Kg Rp91.000 memang lebih murah selisih Rp2.000, tapi dari segi kualitas sangat jauh.

Direktur BUMDes Maju Mandiri Sejahtera Socorejo, Rohmat Hidayat meminta Pemerintah mengevaluasi kebijakan baru ini. Kebijakan lama dengan menyerahkan suplai beras ke daerah, dan agen setempat dirasa lebih tepat.

"Para agen tentu lebih tau beras seperti apa yang dikehendaki warga. Bukan langsung didropping beras dari Bulog seperti program Raskin sebelumnya," tegasnya.

Sementara Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) Kabupaten Tuban, Ningsih saat dihubungi reporter blokTuban.com mengaku belum menerima keluhan dari penerima beras BPNT di wilayahnya. Pihaknya belum bisa menyikapi kualitas beras, seperti apa yang disampaikan warga di Kecamatan Jenu.

"Belum ada laporan, terimakasih infonya," ucapnya melalui pesan WhatsApp.

Keluhan beras BPNT sudah didengar Camat Jenu, M. Riza Maftuchin. Dari 17 desa di wilayahnya baru ada satu desa yang mengeluh kualitas beras bantuan dari pemerintah tersebut.

"Setelah ada keluhan, saya langsung komunikasi dengan Dinas Sosial," katanya.

Saat dihubungi, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tuban, Nur Jannah bakal mengecek kondisi beras ke rumah penerima.

"Tolong alamat penerimanya, nanti kami lihat ke sana," tutupnya. [ali/rom]

Tag : beras apek, bpnt



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more