13:00 . Antisipasi Covid-19, Desa Gununganyar Terapkan Physical Distancing   |   12:00 . Nelayan Ojek Laut Semprot Disinfektan Mandiri   |   11:00 . Ada Lima PDP di Tuban, Salah Satunya Anggota DPRD   |   10:00 . Pertamina EP Asset 4 Sosialisasikan Protokoler Covid 19   |   09:00 . Relawan Setiajit Bersama Warga Gotong Royong Lawan Covid-19   |   08:00 . Tolak Balak: Tasyakuran Bubur Merah Putih Ala Desa Mojoagung   |   07:00 . Ini Cara Perkuat Imunitas Tubuh Saat Pandemi Corona   |   20:00 . Jalan KH. Ahmad Dahlan Tuban Jadi Kawasan Physical Distancing   |   14:00 . Optimis Tangkal Virus, Bangunrejo Semprot Lingkungan Desa   |   13:00 . Nelayan Palang Urung Pergi Miyang   |   12:00 . Kabar Baik, Satu PDP Pulang dari RSUD Tuban Negatif Covid-19   |   11:00 . Kapolres Tuban Sosialisasikan Physical Distancing di Perumahan   |   10:00 . Konsleting Pada Sepeda Motor, SPBU di Merakurak Terbakar   |   09:00 . Antisipasi Penyebaran Covid-19, Dishub Tutup Sementara Uji Kendaraan Bermotor   |   08:00 . Krisis Masker, Santri Bikin Masker Sendiri   |  
Mon, 30 March 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 05 September 2019 16:00

Meninggal di Kamar Kos, Seorang Kiai di Tuban Sempat Video Call Istri

Meninggal di Kamar Kos, Seorang Kiai di Tuban Sempat Video Call Istri

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Seorang Kiai bernama Nur Efendi (49) asal Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos di Jalan Dondong Perum Tuban Akbar Kelurahan Perbon, Kabupaten Tuban, Kamis (5/9/2019).

Pria tersebut ditemukan meninggal dunia di kamar kos tempat dimana korban tinggal sekitar pukul 10.12 WIB. Saat itu, istri korban bernama Tri Dwi Puji Astuti berkunjung ke kos-kosan korban. Namun, pintu kamar kos korban terkunci dari dalam dan saat diketuk dari luar korban tidak ada menjawab.

Mengetahui hal itu, sang istri pun merasa curiga lalu meminta bantuan ke penjaga kos untuk membuka pintu. Sebelum membuka pintu, penjaga kos sempat melihat korban dari sela-sela ventilasi udara dan korban terlihat terbujur di tempat tidur.

"Istri korban meminta bantuan ke penjaga kos untuk membuka kamar kos. Setelah dibuka paksa melalui jendela korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia," terang Kapolsek Tuban Kota IPTU Geng Wahono.

Lebih lanjut, dijelaskanya sebelum ditemukan meninggal dunia di kamar kos, terakhir sekitar pukul 07.40 WIB Rabu (4/9/2019) kemarin, korban sempat menghubungi sang istri melalui Video Call. "Sebelum ditemukan meninggal dunia, kemarin korban masih video call istrinya," jelas Kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban meninggal dunia diduga karena terkena serangan penyakit jantung karena tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Selanjutnya jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Dr. Koesma Tuban. 

"Dugaan sementara korban meninggal dunia karena serangan jantung," jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, korban sudah sekitar tiga bulan terakhir ini tinggal di kos-kosan dan setiap harinya korban bekerja sebagai wiraswasta dan berprofesi sebagai seorang kiai. "Korban ini adalah seorang kiai, dan istrinya sendiri sebagai pengawas sekolah di Kecamatan Merakurak," pungkas Kapolsek.[hud/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : meninggal, kos



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more