20:00 . Penuhi Nazar, Kader IPNU Kota Surabaya Jalan Kaki ke Jakarta   |   18:00 . Setiajit Bakal Bantu Sumur Petani Klengkeng Sugihan   |   17:00 . Ini Dua Kecamatan yang Membutuhkan Droping Air Terbanyak   |   16:00 . ExxonMobil Suplai Minyak Mentah Domestik ke Pertamina   |   15:00 . Musim Kemarau, 25 Desa Kesulitan Air Bersih   |   14:00 . Kondisi Tuban Terkini Pasca Gempa   |   13:00 . BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi   |   12:00 . Ikan Naik ke Darat Pasca Gempa? Cek Faktanya   |   11:00 . Begini Cara Nelayan Tuban Tangkal Berita Hoaks   |   10:00 . Gempa 6.0 SR Guncang Tuban Bumi Wali   |   09:00 . Siswa Kelas 2 SD Daftar Umroh   |   08:00 . SI Sabet Tiga Penghargaan dari Alpha Southeast Asia   |   07:00 . Gizi Baik Anak: Faktor, Kriteria, dan Solusinya   |   06:00 . Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Kedungsoko Terbakar   |   22:00 . Kemenag Tuban Teken MoU dengan Pemdes Banyuurip   |  
Sat, 21 September 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 24 August 2019 20:00

Bersepeda Tuban-Jakarta

Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji

Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Sudarji atau lebih akrab disapa Mbah Dji, warga Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, beberapa waktu lalu melakukan aksi bersepeda bersama putri semata wayangnya, dari Tuban menuju Jakarta, untuk menemui langsung Presiden Jokowi.

Hingga saat ini, Sabtu (24/5/2019), Mbah Dji sudah sampai kediamannnya Desa Bulurejo bersama Anggun, putrinya. Lelaki yang kerap melakukan solo trevel kemanapun ia suka tersebut, mulai beraktivitas seperti hari-hari biasanya.

"Sekarang aktivitas biasa. Ya berkebun, menanam sayur di lahan dekat Embung sana," kata Mbah Dji ketika ditemui blokTuban.com sekitar kediamannya.

Ia juga menambahkan, sebelumnya ia pernah berdagang makanan ringan di tempat-tempat strategis, seperti di sekolahan. Namun sayang, tak selang lama usaha yang dirintis seumur jagung itu ia tinggalkan.

"Sebelumnya jual makanan, jajan di sekolah. Cuma ya gimana ya, soalnya modalnya gak ada lagi," tambahnya.

Sedangkan ketika ditanya terkait perjalanan bersepeda ke Jakarta untuk menemui orang nomor wahid di Indonesia, ia sangat mengapresiasi upaya kawan-kawan Ojol se-Nusantara yang ikut mengawal perjalanannya.

"Pengalaman berharga dan luar biasa. Saya dikawal sampai 19 ribu Ojol, yang ngawal saya. Saya sampaikan terimakasih sangat luar biasa. Saya tak bisa bantu, apalagi membalas kebaikan mereka," tutur bapak satu putri ini.

Lebih dari itu, semangat dan rasa kerelawanan yang dimiliki Ojol yang luar biasa terus ia ingat sampai kapan pun. Solidaritas Ojol yang tak bisa dibeli dengan harga apapun.

"Kebaikannya tak bisa dibeli. Mereka bukan minta imbalan apapun. Malah memberikan nasi, makanan, minuman ke saya," ceritanya.

Mbah Dji bercerita, Ojol telah mengawal perjalanan ngonthel dari Cepu hingga Jakarta, tepat target sampai finish Mbah Dji, untuk bertemu Presiden selama 5 hari bersepeda.

Ia tak lagi berkecil hati, sebab belum bisa bertemu tatap muka dengan Presiden. Namun, masih ada kemauan besar untuk kembali bertemu Presiden Jokowi dilain waktu dan kesempatan.

"Cita-cita saya harus ketemu. Insyaallah, nanti kalau dikehendaki ke Jakarta ya kesana lagi," tutup Mbah Dji kepada blokTuban.com. [feb/rom]

Tag : sudarji, bersepeda, jokowi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more