18:00 . Kuasa Hukum Terduga Korupsi BPNT Keberatan Pernyataan Bupati   |   17:00 . Peduli Pesantren, TPPI Sumbang 3.000 Masker dan Alat Penunjang Tatanan Hidup Baru   |   15:00 . Bupati Isyaratkan Pembatasan Santri di Ponpes   |   14:00 . Desa Wajib Miliki Peta Kerawanan Bencana   |   12:00 . Dampak Covid-19, Pelaksanan Ujian Perangkat Desa Belum Pasti   |   11:00 . Kemenag Keluarkan Panduan Salat Idul Adha   |   10:00 . Bupati Sebut Tak Ada Mafia Pupuk   |   09:00 . 7.255 Petani Tuban Telah Mengambil KUR Tani BNI, Ini Keuntungannya   |   07:00 . 5 Tips Sukses Wawancara Kerja setelah Kamu Kena PHK   |   18:00 . Lahir 1 Juli, 28 Pemohon Dapatkan SIM Gratis   |   16:00 . DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2019   |   14:00 . Jelang Idul Adha, Kemenag Keluarkan Tata Cara dan Penyembelihan Kurban   |   13:00 . Ahli Bikin Quote Patah Hati, Gadis Absurd Tuban Idolakan Fiersa Besari   |   12:00 . Mengenal Basuki Rahmat, Kurir dan Saksi Penandatanganan Supersemar Asal Tuban   |   11:00 . Bupati Yakin Sekdes Cepokorejo Bakal Masuk Bui   |  
Thu, 02 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 22 August 2019 09:00

Dongkrak Ekonomi Desa, Perputaran Uang di Bazar Socorejo Capai Rp100 juta

Dongkrak Ekonomi Desa, Perputaran Uang di Bazar Socorejo Capai Rp100 juta

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Bazar merupakan salah satu agenda yang banyak digelar oleh Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) dalam rangka merayakan Dirgahayu Republik Indonesia (RI) ke-74. Salah satunya di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban di tahun 2019 ini. 

Desa ring 1 PT Semen Indonesia (Persero) menggelar event bazar selama delapan hari, mulai 15 sampai 22 Agustus 2019. Perekonomian desa mendadak terdongkrak, karena dalam kurun waktu itu ada Rp70-100 juta uang yang berputar. 

"Artinya dalam semalam Rp10 juta lebih uang yang beredar di bazar," Kata Kepala Desa Socorejo, Arief Rahman Hakim ketika dikonfirmasi blokTuban.com, Kamis (22/8/2019).

Kang Arief biasa disapa menjelaskan, bazar dan pasar murah sengaja dihadirkan setiap tahun untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. Melalui kegiatan yang berpusat di Lapangan Bazzoka ini, ada 29 stand dan 25 pedagang kaki lima yang ikut diberdayakan. 

Di samping itu, Pemdes beserta PHBN juga menghadirkan hiburan pasar malam dengan sembilan wahana. Dengan demikian, para orang tua yang datang bisa membeli makanan dan minuman sekaligus menemani anaknya bermain. 

Dalam bazar tidak hanya makanan yang dijajakan, tapi ada stand BPJS, pakaian, BUMDes yang menjual beras murah, agen BNI 46 dan kaffe. Koperasi dengan program simpan pinjam dan penerimaan nasabah juga turut hadir. 

"Selain menghibur, kami juga tak lupa membuka pelayanan. Prinsipnya Pemdes selalu melayani warga," terang alumnus PMII Yogyakarta itu. 

Salah satu misi Kang Arief menggelar bazar tahunan, yaitu mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tumbuh. Data Pemkab Tuban menyebut, sedikitnya terdapat 60 ribu pelaku UMKM yang tersebar di seluruh Bumi Wali.

Dari jumlah yang ada, sektor UMKM di Tuban ini mampu menyumbang 48 persen pada total PDRB. Sekaligus mampu menyumbang 2,5 persen pada pertumbuhan ekonomi Tuban. [ali/lis]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : bazar, ekonomi



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more