20:00 . Penuhi Nazar, Kader IPNU Kota Surabaya Jalan Kaki ke Jakarta   |   18:00 . Setiajit Bakal Bantu Sumur Petani Klengkeng Sugihan   |   17:00 . Ini Dua Kecamatan yang Membutuhkan Droping Air Terbanyak   |   16:00 . ExxonMobil Suplai Minyak Mentah Domestik ke Pertamina   |   15:00 . Musim Kemarau, 25 Desa Kesulitan Air Bersih   |   14:00 . Kondisi Tuban Terkini Pasca Gempa   |   13:00 . BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi   |   12:00 . Ikan Naik ke Darat Pasca Gempa? Cek Faktanya   |   11:00 . Begini Cara Nelayan Tuban Tangkal Berita Hoaks   |   10:00 . Gempa 6.0 SR Guncang Tuban Bumi Wali   |   09:00 . Siswa Kelas 2 SD Daftar Umroh   |   08:00 . SI Sabet Tiga Penghargaan dari Alpha Southeast Asia   |   07:00 . Gizi Baik Anak: Faktor, Kriteria, dan Solusinya   |   06:00 . Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Kedungsoko Terbakar   |   22:00 . Kemenag Tuban Teken MoU dengan Pemdes Banyuurip   |  
Sat, 21 September 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 19 August 2019 16:00

BPBD Tuban Kirim Bantuan Ke Korban Kebakaran di Sukorejo

BPBD Tuban Kirim Bantuan Ke Korban Kebakaran di Sukorejo

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Pasca musibah kebakaran yang berdampak pada 4 kepala keluarga (kk) RT 02 RW 05, Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Sabtu (17/8/2019) malam lalu yang disebabkan oleh konsleting listrik, tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban mengirim sejumlah bantuan kepada para korban, Senin (19/8/2019).

Setelah melakukan assesment, tim Jitupasna BPBD Tuban yang telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Parengan, serta Perangkat Desa Sukorejo, memberikan bantuan logistik kepada masing-masing pemilik rumah yang terdampak kebakaran.

"Hari ini sudah dikirim paket logistik kepada 4 kepala keluarga terdampak kebakaran di Sukorejo," kata tim Jitupasna BPBD Kabupaten Tuban, Frendi Setiawan ketika dikonfirmasi awak media.

Adapun bantuan logistik berupa 20 paket sembako, 6 paket perlengkapan makan, 6 paket rekrasional, 6 buah selimut, 6 buah terpal, 6 buah matras, 6 paket bantuan sandang, 24 paket lauk pauk, diberikan langsung kepada 4 kk terdampak kebakaran.

"Perlu adanya bantuan sembako, serta material genteng ataupun kayu agar dapat meringankan korban. Untuk genteng dan kayu, besok kita kirim," jelasnya lagi.

Sekedar diketahui, kebakaran di Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan beberapa waktu lalu memberi dampak kerusakan dan kerugiannya besar kepada Dasri (42), Kromo Kasbi (70), Warsito (47), dan Ramidi (44). Dari peristiwa kebakaran yang diakibatkan konsleting listrik itu, BPBD Tuban menaksir Kerugian keseluruhan kurang lebih Rp 185.000.00.

Kerugian paling besar dialami Dasri, dengan total kerugian sekitar Rp 90 juta. Sementara Kromo Kasbi, Warsito, dan Ramidi mengalami kerugian masing-masing sekitar Rp 60 juta, Rp 20 juta, dan Rp 15 juta. [feb/ito]. 

Tag : Bpbd, tuban, bantuan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more