19:00 . Kerjasama Kartarcam Soko Bareng Forkopimka Cegah Bahaya Corona   |   18:00 . Anggaran Reses dan Kunker DPRD Dialihkan untuk Pencegahan Covid-19   |   17:00 . GM Pertamina EP Asset 4 Pastikan CPP Gundih Aman   |   16:00 . Bupati Tuban Alihkan Belanja Langsung Rp60 Miliar untuk Tangani Corona   |   15:00 . Zona Merah, Berkumpul Lebih dari Lima Orang Dibubarkan   |   14:00 . Keluarga Pasien Positif Corona Karantina Mandiri   |   10:00 . Begini Cara SIG Penuhi Banyaknya Permintaan Masker   |   09:00 . Zona Merah, Petugas Razia Warkop, Temukan Arak dan Suruh Pulang Pengunjung   |   08:00 . Hasil Tes Keluarga Pasien Positif Covid-19 Dinyatakan Negatif   |   07:00 . Haruskah Kita Berteman dengan Mantan? Begini Kata Ahli   |   21:00 . Pemkab Tetapkan, Tuban Darurat Covid-19   |   20:00 . Perhatikan Dampak Ekonomi, Wihadi Bagikan Sembako   |   18:00 . Satu Pasien Positif Corona Membaik, Kadinkes: Tiga Hari Lagi Pulang   |   17:00 . Tuban Zona Merah, Dua PDP Positif Covid-19   |   16:00 . Imbas Covid-19, Pembeli Daging Sapi Mayoritas Konsumen Rumah Tangga   |  
Fri, 10 April 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 15 August 2019 13:00

Bapak Ajak Anak Ngontel ke Jakarta

Dirasa Langgar Hak Anak, Dinsos akan Jemput

Dirasa Langgar Hak Anak, Dinsos akan Jemput

Reporter: Nidya Marfis H

blokTuban.com - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Tuban, melakukan koordinasi dengan Porles Tuban dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA), untuk menghentikan aksi seorang lelaki bersama anaknya asal Desa Bulurejo,  Kecamatan Rangel, yang nekat ke Jakarta menggunakan sepedah ontel, demi menemui Presiden Jokowi.  Pihak Dinsos PPPA merasa hal tersebut telah melanggar hak anak.

Beberapa hari lalu, tepatnya Senin (12/8/2019), masyarakat Tuban dihebohkan dengan seorang lelaki bernama Sudarji (43) beserta putrinya Anggun (4) warga RT.09/RW.02 Dusun Bulu, berangkat ke ibu kota menggunkan sepedah ontel demi bertemu Presiden Jokowi.
 
Kasi PPPA Dinsos Tuban, Ririn Prihatiningtyas mengatakan, yang dilakukan warga asal Desa Bulurejo tersebut telah melanggar hak anak, sebab sebagai orang tua harusnya memberikan perlindungan kepada anaknya.

Baca juga [Ingin Ketemu Jokowi, Bapak dan Anak Ini Nekat Nghontel ke Jakarta]

"Ini kan perjalanan jauh, anaknya kepanasan dan juga terkena polusi udara, malah dapat membahayakan kesehatan anaknya," ungkap Ririn.

Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Porles Tuban dan LPA untuk menghentikan aksi tersebut, dengan maksud ingin membawa pulang sang anak.

"Kita akan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan Sudarji," ungkapnya.

Ia menambahkan, apabila Sudarji tetap kukuh ingin melanjutkan perjalanannya sampai ke Jakarta, pihaknya tidak akan melarang asalkan anaknya tidak dibawa.

"Rencananya saat penjemputan kita juga mengajak keluarga beliau, agar anaknya mau diajak pulang," tandasnya. [nid/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : ngotel, jakarta, bapak dan anak



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more