15:00 . Berkah Giat Kemerdekaan, Pedagang Keliling Diuntungkan   |   11:00 . Meriah, Gerak Jalan Jegulo Diikuti 54 Regu   |   10:00 . Usai Dibebaskan dari Pasung, Begini Kondisi Karmani   |   09:00 . Penumpang 4 Laki-Laki, 1 Perempuan, Begini Keterangan Polisi   |   07:00 . Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini   |   22:00 . Terbalik di Area Persawahan, Satu Korban Penumpang Ertiga Meninggal Dunia   |   21:00 . Rencana Sukowati Jadi Lapangan Aplikasi CCUS Pertama di Indonesia   |   20:00 . Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji   |   19:00 . Semarakkan Pasar Rakyat, PC Muslimat NU Gelar Lomba Rebana   |   18:00 . Pesan Camat Rengel Jaga Anak, Hingga Sampaikan Program Pemerintah 18-21   |   17:00 . Cumi Kobong, Yuks Cobain ..   |   16:00 . Pimpinan DPRD Sementara Harus Selesaikan Pembentukan Fraksi dan Tartib   |   15:00 . Berikut Nama-nama Anggota Dewan Baru   |   14:00 . Tunjukkan Kesan Merakyat, Ketua DPRD Tuban Ngontel ke Pelantikan   |   13:00 . Anggota Dewan Dilantik   |  
Sun, 25 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 11 August 2019 08:00

TKC, Gelar Kontes Ikan Koi Perdana Skala Nasional

TKC, Gelar Kontes Ikan Koi Perdana Skala Nasional

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Penghobi dan pengepul ikan koi di Kabupaten Tuban yang tergabung dalam komunitas Tuban Koi Club (TKC) menggelar kontes perdana skala nasional di Klenteng Kwan Sing Bio (KSB) Tuban.

Dalam kontes perdana itu, tercatat ada sebanyak 551 ikan koi dari berbagai daerah se Indonesia yang diikutkan kontes. Peserta sendiri terdiri dari penghobi, peternak serta pembudidaya ikan koi.

"Alhamdulillah antusias peserta luar biasa. Tercatat ada 551 ikan koi dari berbagai daerah se Indonesia yang ikut kontes," kata panitia pelaksana, Zainal Arifin.

Pria yang juga Sekretaris TKC itu menyampaikan, TKC secara kepengurusan sudah terbentuk sejak 2017, kemudian 2019 ini mencoba eksis dengan menggelar kontes dengan mengundang pengepul dan penghobi ikan koi se Indonesia.

Menurutnya, untuk saat ini di Tuban sendiri sudah ada 112 penghobi, peternak dan pembudidaya ikan koi yang dulunya hanya tengkulak dari daerah lain. Sehingga hasilnya sudah terlihat dan tampak dalam nilai tambah ekonomi.

"Porsi terbanyak yang ikut kontes ini mayoritas peternak, kalau penghobi hanya kisaran 30 persen," tandas Arifin.

Dia menjelaskan, dalam konter ini ada 17 jenis ikan koi yang dilombakan yang terbagi dalam 5 kategori. Masing-masing size 15-20 cm, 20-25 cm, 25-30 cm, 30-35 cm, dan 40-55 cm. 

Untuk peserta sendiri, paling jauh datang dari Banda Aceh, Kalimantan dan Bali dan yang paling banyak dari Blitar. "Kriteria penilai ada 4, meliputi bentuk tubuh, kesehatan, warna dan pola. Nantinya akan diambil juara kategori Grand Champion, Mini Champion, Junior Champion dan Young Champion," imbuhnya.

Selain kontes yang memperebutkan piala, piagam dan hadiah uang tunai, pihaknya juga akan melakukan lelang 70 ikan koi dengan harga terendah Rp700 ribu dan termahal Rp20 juta.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban, M. Amenan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Tuban Koi Show 2019 yang perdana di Bumi Wali. Pihaknya berharap kontes ini rutin digelar setiap tahun dan akan mendukung demi suksesnya acara.

"Ini harus kita dukung karena akan memiliki dampak pada sektor budidaya, khususnya jenis ikan koi. Karena di Tuban sudah sangat berkembang mulai dari pembibitan hingga pembudidayaan," pungkas Amenan.[hud/col]

Tag : IKAN, KOI

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more