11:00 . Meriah, Gerak Jalan Jegulo Diikuti 54 Regu   |   10:00 . Usai Dibebaskan dari Pasung, Begini Kondisi Karmani   |   09:00 . Penumpang 4 Laki-Laki, 1 Perempuan, Begini Keterangan Polisi   |   07:00 . Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini   |   22:00 . Terbalik di Area Persawahan, Satu Korban Penumpang Ertiga Meninggal Dunia   |   21:00 . Rencana Sukowati Jadi Lapangan Aplikasi CCUS Pertama di Indonesia   |   20:00 . Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji   |   19:00 . Semarakkan Pasar Rakyat, PC Muslimat NU Gelar Lomba Rebana   |   18:00 . Pesan Camat Rengel Jaga Anak, Hingga Sampaikan Program Pemerintah 18-21   |   17:00 . Cumi Kobong, Yuks Cobain ..   |   16:00 . Pimpinan DPRD Sementara Harus Selesaikan Pembentukan Fraksi dan Tartib   |   15:00 . Berikut Nama-nama Anggota Dewan Baru   |   14:00 . Tunjukkan Kesan Merakyat, Ketua DPRD Tuban Ngontel ke Pelantikan   |   13:00 . Anggota Dewan Dilantik   |   12:00 . Anggota DPRD Tuban Periode 2019-2024 Resmi Dilantik   |  
Sun, 25 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 10 August 2019 10:00

Merasa Diperkerjakan Berlebihan, Driver Elf Seismik PHE Mengadu ke Pemkab

Merasa Diperkerjakan Berlebihan, Driver Elf Seismik PHE Mengadu ke Pemkab

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Perwakikan driver Elf yang bekerja di kegiatan seismik 3D Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ) di bawah naungan PT Elnusa mengadu ke Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PM PTSP dan Naker) Kabupaten Tuban pada Jumat (9/8/2019). 

Di antara keluhan mereka, dalam sebulan terakhir dipekerjakan lebih delapan jam dan tidak ada hari libur. 

Driver Elf ditemui langsung  Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI), Wadiono. Perwakilan driver Elf asal Tuban, KHR mengatakan setelah menyampaikan keluhan, Wadiono menyarankan untuk menunggu hingga tiga bulan. 

"Karena perusahaan mitra PHE itu bisa berkilah kalau bulan pertama masa training," kata KHR ketika ditemui blokTuban.com di halaman Kantor Dinas PM PTSP dan Naker Tuban. 

Sebelum wadul ke pemkab, driver telah mengadu pihak yang berhak ke Pemkab. Penanggunjawab driver sendiri sudah membuat petisi dan katanya masih ada revisi. Revisinya ada tembusan dan para driver tidak tahu apa isinya. 

Setelah petisi ditarik oleh penanggungjawab driver, maka sampai detik ini tidak ada tindaklanjutnya. 

Para driver kemudian berinisiatif untuk wadul ke Pemkab melalui bidang HI. 

Para driver juga bercerita meski memiliki penanggungjawab yang tak lain pemilik kendaraan, tapi salerinya tetap dari PT Elnusa. 

PT Elnusa sendiri sudah sanggup menggaji driver sebesar UMK Kabupaten Tuban Rp 2.333.641,85, tapi yang diterima driver lebih dari itu. 

"Yang kami tak puas dipekerjakan lebih dari 8 jam. Kami juga tak dikasih libur dalam sebulan. Bisa libur tapi harus nyari pengganti driver dengan rogoh kocek pribadi," keluhnya. 

Terpisah Kabid HI, Wadiono membenarkan jika pihaknya menyarankan untuk driver kembali setelah tiga bulan bekerja. 

Status para driver sendiri belum Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), sehingga perusahaan bisa beralibi masih masa percobaan. 

"Tiga bulan lebih sehari mereka mengadu, pasti kami tangani," janji mantan penegak Perda di Satpol PP Tuban. 

Wadiono menegaskan, jika hak-hak driver tidak hilang. Artinya uang lembur dan lain sudah diperhitungkan. Yang jadi pelanggaran berat adalah PT Elnusa memperkerjakan driver sebulan penuh. 

‘’Mereka adalah manusia dan tidak bisa disamakan dengan mesin kerja selama 30 hari tanpa libur,’’ katanya.

PT Elnusa sendiri pernah disindir oleh Wadiono sebelumnya. Jika perusahaan tidak taat dalam perundang-undangan, jadi jangan kaget jika ada gejolak yang terjadi. 

Humas PT Elnusa Novian menjelaskan, jika para driver memiliki cuti dan rolling bergantian. Untuk driver memang tidak ada yang karyawan tetap, dan khusus yang elf Elnusa juga pakai vendor lokal. [ali/ono]

 

 

 

 

Tag : mengadu, elf, elnusa, naker

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more