15:00 . Berkah Giat Kemerdekaan, Pedagang Keliling Diuntungkan   |   11:00 . Meriah, Gerak Jalan Jegulo Diikuti 54 Regu   |   10:00 . Usai Dibebaskan dari Pasung, Begini Kondisi Karmani   |   09:00 . Penumpang 4 Laki-Laki, 1 Perempuan, Begini Keterangan Polisi   |   07:00 . Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini   |   22:00 . Terbalik di Area Persawahan, Satu Korban Penumpang Ertiga Meninggal Dunia   |   21:00 . Rencana Sukowati Jadi Lapangan Aplikasi CCUS Pertama di Indonesia   |   20:00 . Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji   |   19:00 . Semarakkan Pasar Rakyat, PC Muslimat NU Gelar Lomba Rebana   |   18:00 . Pesan Camat Rengel Jaga Anak, Hingga Sampaikan Program Pemerintah 18-21   |   17:00 . Cumi Kobong, Yuks Cobain ..   |   16:00 . Pimpinan DPRD Sementara Harus Selesaikan Pembentukan Fraksi dan Tartib   |   15:00 . Berikut Nama-nama Anggota Dewan Baru   |   14:00 . Tunjukkan Kesan Merakyat, Ketua DPRD Tuban Ngontel ke Pelantikan   |   13:00 . Anggota Dewan Dilantik   |  
Sun, 25 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 10 August 2019 14:00

Berikut Tips Merawat Daging Kurban Ala Dinkes

Berikut Tips Merawat Daging Kurban Ala Dinkes

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Hari raya Idul adha identik dengan penyembelihan hewan kurban, seperti sapi atau kambing. Maka tak heran masyarakat akan mendapatkan daging kurban.

Agar daging kurban yang didapatkan tetap aman dikonsumsi, meskipun tidak habis dalam waktu satu hari dan dapat dimasak beberapa kali.  Berikut ini, tips untuk merawat daging kurban agar awet dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban.

Sekretaris Dinkes Tuban, Endah Nurul Komariyati mengatakan, sebaiknya menyimpan daging dalam suhu dibawah nol derajat, sebab bakteri tidak akan tumbuh di suhu yang dingin.

"Sehingga bisa menjaga kualitas daging tetap segar ketika dimasak," ungkap Endah.

Selain itu, ada beberapa tips lainnya yang dapat anda praktekan di rumah.
 
Tips pertama, untuk daging yang tidak akan segera dimasak. Sebaiknya masukan ke dalam plastik berukuran kecil, sebab dalam kemasan kecil suhu lebih mudah menjangkau bagian yang paling dalam sehingga menjadikan lebih cepat membeku. Apabila dalam kemasan besar, bila akan dimasak harus dicairkan terlebih dulu baru mengambil sebagian lalu sisanya dimasukkan kembali.

"Hal ini akan memberikan kesempatan bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak," ungkapnya.

Tips kedua, lebih baik daging kurban yang baru didapatkan langsung dimasukan kedalam lemari es tanpa dicuci. "Namun jika ada kotoran atau debu, wajib dicuci terlebih dulu," imbuhnya.

Tips ketiga, masak daging dengan cara apa pun seperti, rebus, kukus dan lain sebagainya, harus sampai benar-benar matang. Setelah dimasak, pada umumnya setiap masakan hanya mampu bertahan selama 4 jam.

"Setelah 4 jam, apabila masih tersisa masakan segera dipanaskan kembali atau disimpan di lemari es," tandasnya. [nid/rom]

Tag : idul adha, kurban, daging kurban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more