15:00 . Kembali Nahkodai BPC Hipmi Tuban, Prasetiya Bagus Komitmen Bimbing UMKM   |   14:00 . Blak-Blakan, Gabungnya De Anwar, dan Strategi Pemenangan Ana-Anwar   |   13:00 . BPC Hipmi Tuban Gelar Muscab ke II   |   11:00 . Pemuda Sidomulyo Mulai Prihatin Masalah Sampah   |   10:00 . Corona di Palang Tembus 52 Kasus, Semakin Banyak Warga Pakai Masker   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |   22:00 . BPPSDMP Kementerian Pertanian Kunker di BPP Rengel   |   21:00 . Jelang Penetapan Nomor Paslon, KPU Sosialisasikan Protokol Kesehatan   |   20:00 . Pasien Positif Covid-19, Terbanyak di Kecamatan Tuban   |   19:00 . Pegawai Bank Jadi Korban Begal Payudara Berulang Kali   |   18:00 . Rapat Kerja, Wihadi Minta Ada Satpolair dan Kapal Patroli di Laut Tuban   |   17:00 . Peduli Kesehatan Santri, Ini yang Dilakukan Dandim 0811   |   16:00 . Konflik Kepengurusan Diharap Segera Berakhir dan Klenteng Segera Dibuka   |   15:00 . Ini yang Dilakukan Setiajit saat Datangi Pantai Semilir   |   14:00 . Puluhan Sound System Gemparkan Lapangan Singkil   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 07 August 2019 11:00

Mulai September Besok, Beras BPNT dari Bulog Lagi

Mulai September Besok, Beras BPNT dari Bulog Lagi

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Berdasarkan surat edaran dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia mulai bulan September tahun 2019 mendatang, sumber beras dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menggunakan beras dari Bulog. 

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Tuban, mengatakan terkait hal ini belum ada penjelasan dari Bulog. 

"Belum ada kejelasan dari Bulog terkait sistem operasional nanti seperti apa," ungkap Kasi perlindungan dan jaminan, Dinsos PPPA Tuban,  Santoso. 

Lebih lanjut, dengan adanya kerjasama kembali antara bulog dengan Kemensos. Ia berharap, nantinya harga beras BPNT diseluruh Kabupaten Tuban dapat sama.

"Saat ini harga beras di setiap agen berbeda-beda,  dengan alasan ongkos kirim dan lainnya," ungkapnya. 

Ia menambahkan, tentunya kualitas beras juga harus diperhatikan. Sesaui prinsip yang tertera di suarat edaran yaitu 6 T, tepat sasaran, tepat waktu, tepat harga, tepat jumlah, tepat kualitas dan tepat administrasi. 

"Bercermin dari pengalaman, tentunya harus lebih baik lagi ke depannya," imbuhnya.   

Di tempat terpisah, salah satu penerima BPNT warga asal Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding, Yati (60) mengatakan, tidak mempermasalahkan apabila beras BPNT menggunakan beras dari Bulog kembali. Dengan catatan, kualitas beras harus lebih diperhatikan.  "Jangan seperti dahulu,  beras yang dibagikan banyak yang tidak layak dikomsunsi. Dulu sering terima beras warna kuning atau sudah ada kutunya, ke depannya jangan seperti itu lagi," tandasnya. [nid/col] 

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : beras, hulog



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more