19:00 . MPC Pemuda Pancasila Tuban Siap Kawal Pemungutan Suara   |   15:00 . Hujan Deras 9 Desa di 3 Kecamatan Banjir   |   12:00 . Ajak Warga Singgahan Disiplin Terapkan Pola Hidup Baru   |   09:00 . Operasi Sukowati Field Menuju Zero Emisi   |   07:00 . 10 Tips Menggunakan Media Sosial Saat Melamar Pekerjaan   |   22:00 . Amsi Kembali Gelar Indonesian Digital Conference 2020.   |   18:00 . Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 0811 Gelar Donor Darah   |   17:00 . Panyuran Diterjang Banjir, Warga Pasang Sak Pasir Halau Air   |   16:00 . Jelang Pilkada, Kapolres Tuban Tinjau Kesiapan Personel   |   15:00 . BPS Deklarasikan Zona Integritas WBK   |   10:00 . Awal Desember, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Tuban Capai 22 Orang   |   09:00 . Erupsi Semeru, Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   08:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |  
Sun, 06 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 07 August 2019 11:00

Mulai September Besok, Beras BPNT dari Bulog Lagi

Mulai September Besok, Beras BPNT dari Bulog Lagi

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Berdasarkan surat edaran dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia mulai bulan September tahun 2019 mendatang, sumber beras dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menggunakan beras dari Bulog. 

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Tuban, mengatakan terkait hal ini belum ada penjelasan dari Bulog. 

"Belum ada kejelasan dari Bulog terkait sistem operasional nanti seperti apa," ungkap Kasi perlindungan dan jaminan, Dinsos PPPA Tuban,  Santoso. 

Lebih lanjut, dengan adanya kerjasama kembali antara bulog dengan Kemensos. Ia berharap, nantinya harga beras BPNT diseluruh Kabupaten Tuban dapat sama.

"Saat ini harga beras di setiap agen berbeda-beda,  dengan alasan ongkos kirim dan lainnya," ungkapnya. 

Ia menambahkan, tentunya kualitas beras juga harus diperhatikan. Sesaui prinsip yang tertera di suarat edaran yaitu 6 T, tepat sasaran, tepat waktu, tepat harga, tepat jumlah, tepat kualitas dan tepat administrasi. 

"Bercermin dari pengalaman, tentunya harus lebih baik lagi ke depannya," imbuhnya.   

Di tempat terpisah, salah satu penerima BPNT warga asal Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding, Yati (60) mengatakan, tidak mempermasalahkan apabila beras BPNT menggunakan beras dari Bulog kembali. Dengan catatan, kualitas beras harus lebih diperhatikan.  "Jangan seperti dahulu,  beras yang dibagikan banyak yang tidak layak dikomsunsi. Dulu sering terima beras warna kuning atau sudah ada kutunya, ke depannya jangan seperti itu lagi," tandasnya. [nid/col] 

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : beras, hulog



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more