14:00 . Kerajinan Pelepah Pisang Tuban Diekspor ke Eropa   |   11:00 . Banser Tuban Satu Komando Ikuti Apel Kebangsaan Daring   |   10:00 . Ganjar Pranowo Turun Gunung Ajak Kader Banteng Menangkan Setia Negara   |   08:00 . Mas Safuan, Wartawan yang Tak Henti Menulis Itu Berpulang   |   14:00 . Presiden BEM Unirow Ajak Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19   |   13:00 . Semangat Perubahan Menuju Organisasi Modern, PSMTI Jatim Gelar Musprov IV   |   07:00 . Agar Anak Tetap Aktif, Ini Deretan Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Rumah   |   21:00 . Besok 43 Organisasi di Bojonegoro-Tuban Tanam Pohon Serentak   |   18:00 . Wartawan Senior Tuban Imam Suroso Tutup Usia   |   17:00 . Operasi Yustisi di Pelabuhan Bulu, 26 Pelanggar di Sanksi Denda   |   16:00 . Hijaukan Hutan, Kodim 0811 Tanam Sejuta Pohon   |   15:00 . JDIH Tuban Terbaik Kedua Nasional   |   14:00 . Tak Netral di Pilkada, ASN Terancam Diperingatkan hingga Pemecatan   |   13:00 . Bupati dan Bawaslu Tuban Teken Pengawasan Netralitas ASN   |   12:00 . Keluarga Pasien Istirahat Gelar Tikar di Teras IGD RSUD   |  
Sun, 29 November 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 07 August 2019 09:00

Di Tuban, Ada 26.982 Penerima JKN-KIS Dinonaktifkan.

Di Tuban,  Ada 26.982 Penerima JKN-KIS Dinonaktifkan.

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Dinas Sosial  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Tuban mengatakan,  Mulai pertanggal 1 Agustus 2019 lalu.  Ada 26.982 penerima Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kabupaten Tuban yang dinonaktifkan.  

Kasi perlindungan dan jaminan sosial, Dinsos PPPA Tuban, Santoso menjelaskan,  berdasarkan Surat Keterangan (SK) dari Kemensos, penonaktifan ini dilakukan karena peseta JKN-KIS yang bersangkutan tidak  terdaftar kedalam tiga kategori.  

"Ada 26.982 yang dinonaktifkan, karena tidak terdaftar ke dalam 3 kategori," ungkap Santoso, Selasa (6/8/2019)

Ketiga kategori tersebut di antaranya, tidak masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT) Kementerian Sosial (Kemensos), Nomer Induk Kependudukan (NIK) tidak jelas dan tidak pernah menggunakan fasilitas kesehatan. 

"Kalau sakitnya tidak parah jarang ada masyarakat yang mau berobat ke Puskesmas atau pun lainnya, walaupun sudah memiliki JKN-KIS," ungkapnya.   

Lebih lanjut, untuk masyarakat yang sudah dinon aktifkan JKN-KISnya, namun masih layak untuk mendapatkan bantuan tersebut diharapkan segera melapor ke desa, untuk didaftarkan ke-BDT.

"Kalau masih layak segera diusulkan kebali, tapi harus terdaftar ke BDT terlebih dahulu," tandasnya.  [nid/col]

 

 

 

 

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : dinsos, jkn



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more