12:00 . BST Tahap Enam, 30.820 KPM Dapat Rp300 Ribu   |   10:00 . Tertimpa Reruntuhan Besi Tower, Rumah Warga Panyuran Rusak   |   09:00 . Hipmi Dorong Pemerintah Beri Peluang Besar Pengusaha Lokal   |   08:00 . Gerindra Siap Kerahkan Kader Rebut Kemenangan Setia Negara   |   07:00 . Migrain, Apa Sih Ciri-Ciri dan Penyebabnya?   |   15:00 . Kembali Nahkodai BPC Hipmi Tuban, Prasetiya Bagus Komitmen Bimbing UMKM   |   14:00 . Blak-Blakan, Gabungnya De Anwar, dan Strategi Pemenangan Ana-Anwar   |   13:00 . BPC Hipmi Tuban Gelar Muscab ke II   |   11:00 . Pemuda Sidomulyo Mulai Prihatin Masalah Sampah   |   10:00 . Corona di Palang Tembus 52 Kasus, Semakin Banyak Warga Pakai Masker   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |   22:00 . BPPSDMP Kementerian Pertanian Kunker di BPP Rengel   |   21:00 . Jelang Penetapan Nomor Paslon, KPU Sosialisasikan Protokol Kesehatan   |   20:00 . Pasien Positif Covid-19, Terbanyak di Kecamatan Tuban   |   19:00 . Pegawai Bank Jadi Korban Begal Payudara Berulang Kali   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 07 August 2019 15:00

26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten *Foto peserta ukw dari redaksi blokBojonegoro.com dan blokTuban.com.

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7 Agustus 2019, 26 peserta dinyatakan kompeten dan tiga peserta belum kompeten.

Salah satu peserta, Ririn Wedia mengatakan, selama dua hari ini dirinya sempat grogi, nano-nano (campur aduk), dan ngebut menghafal buku saku wartawan, sekaligus membayangkan tes yang akan ia jalani bagaimana.

Ketika masuk ruangan, kebetulan juga satu tim dengan teman-teman sendiri. Dengan penguji Samsul Huda, para penguji bersyukur sebelumnya diberi motivasi sehingga hati menjadi tenang.

"Beliau pemaaf karena dua kali nyebut salah nama," kata Ririn yang disambut gelak tawa peserta lain, Rabu (7/8/2019).

Salah satu reporter media online di Kabupaten Bojonegoro ini menambahkan, UKW sangat berarti secara pribadi khususnya wartawan daerah. Selama ujian banyak mendapat ilmu dan pengalaman bersama penguji yang sangat berkompeten.

"Semoga media di Bojonegoro jadi media kompeten dan wartawannya semua kompeten di bidangnya," terang Ririn.

Ketua PWI Jawa Timur, Ainur Rohim mnegucapkan selamat bagi peserta yang berhasil. Secara praktis dan moral harus semakin bagus. Memang aspek moral dan etika tak diujikan langsung, tapi ada sharing penguji ke peserta tentang pentingnya menjaga moral.

Bagi peserta yang belum berhasil jangan putus asa. PWI akan menggelar UKW lagi, tapi waktunya belum pasti. PWI bersama stakholder akan terus meningkatkan kompetensi wartawan.

ukw-bt-1

Pelaksanaan UKW di Jatim dari aspek peserta sangat antusis dan bisa dibilang tidak ada masalah, tapi ada beban yang berat ketika masuk ujian. Pasti ada rasa nervous dan lain-lain, itu wajar karena fitrah manusia.

"Aspek geografi di Jatim sangat terjangkau. Dibandingkan daerah dari Maluku, Papua, Ambon, Merauke, dan Waropen pasti naik pesawat dan berhari-hari," beber Pak Air sapaan akrabnya.

Banyak aspek yang disampaikan penguji dalam dua hari ini. Diharapkan peserta dapat menelaah maknanya, supaya kedepan dapat berkarya dengan jurnalistik yang baik serta berkualitas.

"Aspek administrasi di 2019 ini saya akui ribet, tapi waktu UKW dipastikan semuanya lancar," tegasnya.

Perwakilan PWI Pusat, Joko Tetuko mengatakan, Jawa Timur sudah berhasil melaksanakan UKW angkatan ke-27. Angkatan ini memang tidak terbanyak secara nasional, karena Jatim sendiri UKW-nya tertinggal 2 tahun. Tapi gerbongnya Jatim, kalau melaksanakan UKW rata-rata angkatan besar 50-40 orang.

Saat ini tercatat ada 1.097 wartawan Jatim yang berkompeten, dan 11 ribu lebih wartawan PWI secara nasional yang berkompeten. Harapannya mereka semua menjaga marwah PWI.

"Terimakasih atas peran serta dan dukungan SKK Migas dalam UKW kali ini. Semoga sinergi juga berlanjut ke PWI Peduli," ujarnya.

Tak ketinggalan, Kepala Humas SKK Migas Jabanusa, Doni Arianto juga mengucapkan selamat bagi peserta yang lulus, semoga kedepan lebih kompeten dan sukses.

Pada intinya dari SKK Migas mengucapkan terimakasih kepada PWI dan penguji. Ucapan terimakasih juga kepada peserta karena telah berpartisipasi mengikuti uji kompetensi.

"Kalau ada berita-berita negatif mohon dikonfirmasikan dulu ke kita. Pasti dijawab saat ada simpang siur informasi," janjinya.

SKK Migas akan selalu berkoordinasi dengan Pemkab dan wartawan untuk menjaga kegiatan hulu Migas lebih baik untuk bangsa dan negara. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : ukw, pwi jatim, wartawan, pers



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more