19:00 . Bentrokan Antar Perguruan Silat di Parengan?   |   15:00 . Berkah Giat Kemerdekaan, Pedagang Keliling Diuntungkan   |   11:00 . Meriah, Gerak Jalan Jegulo Diikuti 54 Regu   |   10:00 . Usai Dibebaskan dari Pasung, Begini Kondisi Karmani   |   09:00 . Penumpang 4 Laki-Laki, 1 Perempuan, Begini Keterangan Polisi   |   07:00 . Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini   |   22:00 . Terbalik di Area Persawahan, Satu Korban Penumpang Ertiga Meninggal Dunia   |   21:00 . Rencana Sukowati Jadi Lapangan Aplikasi CCUS Pertama di Indonesia   |   20:00 . Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji   |   19:00 . Semarakkan Pasar Rakyat, PC Muslimat NU Gelar Lomba Rebana   |   18:00 . Pesan Camat Rengel Jaga Anak, Hingga Sampaikan Program Pemerintah 18-21   |   17:00 . Cumi Kobong, Yuks Cobain ..   |   16:00 . Pimpinan DPRD Sementara Harus Selesaikan Pembentukan Fraksi dan Tartib   |   15:00 . Berikut Nama-nama Anggota Dewan Baru   |   14:00 . Tunjukkan Kesan Merakyat, Ketua DPRD Tuban Ngontel ke Pelantikan   |  
Sun, 25 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 02 August 2019 10:00

Komdis PSSI Jatuhkan 17 Sanksi, Panpel Persatu Kena Teguran Keras

Komdis PSSI Jatuhkan 17 Sanksi, Panpel Persatu Kena Teguran Keras *Foto ricuh saat laga Persatu Vs PSIM Yogyakarta.

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah menggelar sidang pada Rabu (31/7/2019). Setidaknya ada 17 sanksi yang dijatuhkan kepada klub-klub liga 1 dan 2. Persatu Tuban juga masuk dalam daftar hukuman tersebut.

Tepat pada 20 Juli 2019 lalu, laga tuan rumah Persatu Tuban menjamu tim tamu PSIM Yogyakarta berakhir ricuh. Tawuran antar suporter membuat belasan orang luka-luka, dan kendaraan rusak.

Mengulik hasil sidang Komdis PSSI akhir bulan Juli, ternyata bukan manajemen Persatu yang dijatuhi sanksi melainkan Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingannya.

Panpel Persatu dijatuhi hukuman karena gagal memberikan rasa aman dan nyaman karena turunnya suporter ke area sentel ban dan membawa baliho.

"Iya kita dapat teguran keras dari PSSI. Karena tidak invasi di lapangan jadi tidak dapat sangsi uang seperti PSIM," kata Ketua Panpel Persatu, Slamet Dwiyanto ketika dihubungi reporter blokTuban.com, Jumat (2/8/2019).

Nasib kurang baik justru dialami PSIM Yogyakarta. Klub dengan fans fanatik brajamusti ini melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan. Akibatnya klub didenda Rp25 juta.

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Rabu, 31 Juli 2019:

1. Madura United FC
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Madura United FC vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 20 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Suporter menyalakan flare
- Hukuman: Denda Rp.100.000.000

2. Madura United FC
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Madura United FC vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 20 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Suporter bernyanyi dengan kalimat tidak patut
- Hukuman: Percobaan larangan bertanding tanpa penonton pada saat menjadi tuan rumah selama dua (dua) bulan sampai akhir musim kompetisi tahun 2019.

3. Persebaya Surabaya
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs TIRA Persikabo
- Tanggal kejadian: 21 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Menyalakan flare serta smoke bomb serta pelemparan botol ke dalam lapangan (pengulangan)
- Hukuman: Denda Rp. 150.000.000

4. Persib Bandung
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: PSIS Semarang vs Persib Bandung
- Tanggal kejadian: 21 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: 5 KK dalam satu pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 50.000.000

5. Persipura Jayapura
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Bhayangkara FC vs Persipura Jayapura
- Tanggal kejadian: 21 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan
- Hukuman: Denda Rp. 30.000.000

6. Panitia pelaksana pertandingan, Bhayangkara FC
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Bhayangkara FC vs Persipura Jayapura
- Tanggal kejadian: 21 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman karena terjadinya pelemparan botol
- Hukuman: Teguran keras

7. Pemain Bhayangkara FC, Sdr. I Putu Gede Juni Antara
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Arema FC vs Bhayangkara FC
- Tanggal kejadian: 26 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan

8. Manager Persib Bandung, Sdr. Umuh Muchtar
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persib Bandung vs Bali United
- Tanggal kejadian: 26 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Berkata tidak patut terhadap wasit
- Hukuman: Percobaan larangan masuk stadion selama 3 (tiga) bulan sampai akhir putaran pertama musim kompetisi tahun 2019

9. Persib Bandung
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persib Bandung vs Bali United
- Tanggal kejadian: 26 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan (pengulangan)
- Hukuman: Denda Rp. 90.000.000

10. Bali United
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persib Bandung vs Bali United
- Tanggal kejadian: 26 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: 5 Kartu Kuning dalam satu pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 50.000.000

11. PSMS Medan
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: PSMS Medan vs Blitar Bandung United FC
- Tanggal kejadian: 19 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: 5 Kartu Kuning dalam satu pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

12. Persis Solo
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Madura FC vs Persis Solo
- Tanggal kejadian: 20 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: 5 Kartu Kuning dalam satu pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

13. PSIM Yogyakarta
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Persatu Tuban vs PSIM Jogja
- Tanggal kejadian: 20 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan
- Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

14. Panitia Pelaksana Pertandingan, Persatu Tuban
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Persatu Tuban vs PSIM Jogja
- Tanggal kejadian: 20 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman karena turunnya suporter ke area sentel ban dan membawa baliho
- Hukuman: Teguran keras

15. Pemain PSBS Biak, Sdr. Yudistira Mambrasar
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Bogor FC Sulut United vs PSBS Biak
- Tanggal kejadian: 24 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Berkata tidak patut terhadap wasit
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan dan denda Rp. 10.000.000

16. Perserang Serang
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Persita Tangerang vs Perserang Serang
- Tanggal kejadian: 28 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: 5 KK dalam satu pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

17. Pemain Persewar Waropen, Sdr. Fiktor Pae
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: PSIM Jogja vs Persewar Waropen
- Tanggal kejadian: 29 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan. [ali/rom]

Tag : persatu, sanksi, pelanggaran, hukuman, sport, liga 2

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more