15:00 . Berkah Giat Kemerdekaan, Pedagang Keliling Diuntungkan   |   11:00 . Meriah, Gerak Jalan Jegulo Diikuti 54 Regu   |   10:00 . Usai Dibebaskan dari Pasung, Begini Kondisi Karmani   |   09:00 . Penumpang 4 Laki-Laki, 1 Perempuan, Begini Keterangan Polisi   |   07:00 . Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini   |   22:00 . Terbalik di Area Persawahan, Satu Korban Penumpang Ertiga Meninggal Dunia   |   21:00 . Rencana Sukowati Jadi Lapangan Aplikasi CCUS Pertama di Indonesia   |   20:00 . Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji   |   19:00 . Semarakkan Pasar Rakyat, PC Muslimat NU Gelar Lomba Rebana   |   18:00 . Pesan Camat Rengel Jaga Anak, Hingga Sampaikan Program Pemerintah 18-21   |   17:00 . Cumi Kobong, Yuks Cobain ..   |   16:00 . Pimpinan DPRD Sementara Harus Selesaikan Pembentukan Fraksi dan Tartib   |   15:00 . Berikut Nama-nama Anggota Dewan Baru   |   14:00 . Tunjukkan Kesan Merakyat, Ketua DPRD Tuban Ngontel ke Pelantikan   |   13:00 . Anggota Dewan Dilantik   |  
Sun, 25 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 23 July 2019 17:00

Keluarga Korban Penusukan Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Keluarga Korban Penusukan Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Keluarga korban penusukan yang terjadi di Dusun Karangagung Tengah, Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, pada Senin (22/7/2019) malam berharap, pelaku penusukan segera ditangkap dan dihukum setimpal.

"Saya berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal," terang Afif (33) kakak kandung korban saat ditemui blokTuban.com.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa saat kejadian itu terjadi sang adik, yakni Dian (26) tidak bersalah. Bahkan, adiknya mempunyai niat baik untuk melerai pertengkaran rumah tangga yang terjadi antara pelaku SS (45) dengan sang istri SW (43) serta anaknya AF.

"Adik saya saat itu berniat untuk melerai pertengkaran keluarga temannya. Namun justru menjadi sasaran penusukan," tambahnya.

Terpisah, Wakapolres Tuban Kompol Teguh Priyo Wasono menerangkan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, pelaku SS mendatangi rumah mertuanya bernama SN (60) dalam keadaan mabuk.

Di rumah mertuanya, pelaku marah-marah dan terlibat cek-cok dengan sang istri bernama SW. Bahkan, pelaku juga melakukan pemukulan terhadap mertua, istri dan anaknya bernama AF lantaran tidak mau di ceraikan oleh sang istri.

Mengetahui pertengkaran itu, korban yang tidak lain adalah teman dari anak pelaku tersebut  hendak melerai. Namun nahas, pelaku yang saat itu dalam keadaan mabuk menusukkan pisau yang dibawanya ke dada korban.

"Saat itu juga, korban yang hendak melerai langsung terjatuh dan meninggal dunia," ujarnya.

Akibat kejadian itu, satu orang bernama Dian meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sedangkan SW dan SN mengalami luka-luka. Sementara itu, hingga saat ini Tim Jatanras Satreskrim Polres Tuban masih terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang masih kabur.[hud/ito]

Tag : karangagung, palang, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more