11:00 . Meriah, Gerak Jalan Jegulo Diikuti 54 Regu   |   10:00 . Usai Dibebaskan dari Pasung, Begini Kondisi Karmani   |   09:00 . Penumpang 4 Laki-Laki, 1 Perempuan, Begini Keterangan Polisi   |   07:00 . Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini   |   22:00 . Terbalik di Area Persawahan, Satu Korban Penumpang Ertiga Meninggal Dunia   |   21:00 . Rencana Sukowati Jadi Lapangan Aplikasi CCUS Pertama di Indonesia   |   20:00 . Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji   |   19:00 . Semarakkan Pasar Rakyat, PC Muslimat NU Gelar Lomba Rebana   |   18:00 . Pesan Camat Rengel Jaga Anak, Hingga Sampaikan Program Pemerintah 18-21   |   17:00 . Cumi Kobong, Yuks Cobain ..   |   16:00 . Pimpinan DPRD Sementara Harus Selesaikan Pembentukan Fraksi dan Tartib   |   15:00 . Berikut Nama-nama Anggota Dewan Baru   |   14:00 . Tunjukkan Kesan Merakyat, Ketua DPRD Tuban Ngontel ke Pelantikan   |   13:00 . Anggota Dewan Dilantik   |   12:00 . Anggota DPRD Tuban Periode 2019-2024 Resmi Dilantik   |  
Sun, 25 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 21 July 2019 09:00

Panpel: Ronggomania, Brajamusti dan TSL Rukun Sebelum Ada Provokasi

Panpel: Ronggomania, Brajamusti dan TSL Rukun Sebelum Ada Provokasi Ronggomania, Brajamusti, dan TSL sepakat damai sebelum laga Persatu Tuban kontra PSIM Yogyakarta

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Kerusuhan suporter pertandingan Persatu Tuban kontra PSIM Yogyakarta pada Sabtu (20/7/2019) di Stadion Tuban Bumi Wali sebetulnya tak perlu terjadi. Selain menciderai nama baik tuan rumah Persatu Tuban, beberapa suporter dari kedua klub, aparat keamanan, dan beberapa kendaraan juga jadi sasaran amuk massa. 

Ketua Panpel Persatu Slamet Dwiyanto pun langsung berkomentar. Kerusuhan di Stadion kebanggaan warga Tuban kemarin itu, karena ada provokasi dari oknum suporter yang melakukan pelemparan.

"Kenapa kita tidak memisah tamu dan tuan rumah karena sudah ada kesepakatan dan deklarasi damai antara Ronggomania dan Brajamusti serta TSL," katanya kepada blokTuban.com, Minggu (21/7/2019).

Dwi menegaskan sebelum ada provokasi ketiga suporter tersebut rukun dan akur. Selain pelemparan, chaos juga dipicu oleh suporter yang turun ke lapangan bentangkan banner. Mereka turun karena kecewa dengan hasil buruk tim Persatu. 

Jauh sebelum Persatu dan PSIM bertemu, Panpel sudah mengantisipasi yaitu Brajamusti jangan sampai sebelahan sama yang warna hitam di tribun selatan Karena keduanya ada rivalitas sebelumnya di Stadion Lokajaya Tuban. 

"Jadi itu kita sudah maksimal lakukan antisipasi. Tapi namanya massa ada yang menyulut api, ya chaos," terangnya. 

Selama ini, setiap Laskar Ronggolawe main home, pihaknya sudah mengupayakan maksimal. Setiap perkembangan di lapangan langsung disikapi. 

Lebih dari itu, segenap Panpel Persatu juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pecinta bola Tuban yg tidak nyaman dengan kondisi pertandingan kemarin.

Data yang dihimpun blokTuban.com, kerusuhan bermula setelah menit ke-80 atau tepatnya Gonzales mencetak gol dengan skor akhir 0-2 dengan kemenangan PSIM Yogyakarta. 

Selain di tribun, chaos juga melebar di luar stadion. Ada salah satu suporter yang jatuh dari tribun dan dirujuk ke RSUD. Beberapa suporter dan aparat pun luka-luka, begitupula kendaraan penyok termasuk mobil pemilik saham Persatu. [ali/lis]

 

Tag : kerusuhan, suporter

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more