18:00 . Bupati Tuban: Tuban Kurang SDM Yang Handal di Bidang Wirausaha   |   14:00 . Kemenpan RB Evaluasi Pelayanan Publik Polres Tuban   |   13:00 . BNI, Hara Dan Pemerintah Tuban Mencetak 1000 Agripreneur   |   12:00 . Di Depan Kemendikbud, DPRD Tuban Sampaikan Kekurangan 3.270 Guru SD-SMP   |   09:00 . Pendaftaran Online RSUD Koesma Error, Ternyata ini Sebabnya   |   07:00 . Masa Kecil Kurang Bahagia? Ini 4 Dampaknya saat Dewasa   |   18:00 . Hari Pertama Jambore Kwaran Gerakan Pramuka Soko   |   17:00 . 16 Besar Turnamen Bola Voli Piala Bupati Tuban Cup   |   16:00 . Analog PBT Serupa BSD Tanggerang, User Ingin Lihat Cetak Biru PT HK   |   15:00 . Hantam Truk Tronton Varia Usaha, Pemotor Meninggal di Jalanan Rengel-Bojonegoro   |   14:00 . Tandang Ke Jogja, Tim Persatu Diteror Oknum Diduga Suporter PSIM Yogyakarta?   |   11:00 . Kalah Lawan PSIM Jogja, Menajemen Persatu: Peluang Persatu Masih Terbuka Asalkan...   |   10:00 . User PBT Ditilap, Nasib Digantung   |   09:00 . Puluhan User PBT Geruduk Diskoperindag   |   08:00 . Festival Kirab Perahu di Ujung Timur Pesisir   |  
Tue, 15 October 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 08 July 2019 16:00

Curi Sapi Induk dan Anakan, Residivis Di-Dor Polisi

Curi Sapi Induk dan Anakan, Residivis Di-Dor Polisi *Ilustrasi .net

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - AH(25), pelaku pencurian sapi asal Perumahan Bukit Karang, Kelurahan Karang, Kecamatan/Kabupaten Tuban berhasil diringkus oleh jajaran kepolisian Polres Tuban. Pelaku diringkus saat berada di rumah calon mertua di Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Dalam penangkapan itu, pelaku yang juga merupakan residivis penipuan dan penggelapan uang tersebut dihadiahi timah panas oleh polisi lantaran hendak melarikan diri saat hendak ditangkap.

"Pelaku hendak kabur saat akan ditangkap, kemudian petugas mengambil tindakan tegas dan terukur dengan tembakan kearah kaki pelaku," terang Kapolres Tuban, saat Konferensi Pers di Mapolres setempat, Senin (8/7/2019).

Kapolres menjelaskan, pelaku nekat mencuri sapi di Widengan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding untuk kebutuhan dirinya sehari-hari. Dalam aksinya itu, pelaku melakukan pencurian dua sapi sekaligus yakni induk beserta anakan.

"Pelaku mencuri dua sapi sekaligus di satu kandang, yakni indukan beserta anakannya. Selanjutnya, hasil curian itu dijual di pasar sapi dengan harga normal, yakni Rp12 juta," terang Kapolres.

Sementara itu, pelaku AH mengaku, mencuri sapi dua sekaligus dalam satu kandang agar induknya tidak mengeluarkan suara. Menurutnya, pencurian dilakukan pada malam hari agar tidak ada warga yang tahu.

"Setelah saya curi, langsung saya bawa ke pasar. Hasil penjualan saya gunakan untuk judi online," pungkas Ahwan sambil merintih.

Terpisah, Utomo (40) pemilik sapi mengaku senang sapinya bisa di temukan oleh jajaran kepolisian Polres Tuban. Senang sapi saya bisa ditemukan, selanjutnya sapi tersebut akan dirawat lagi," pungkas Utomo.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku dikenakan pasal 363 ayat 1 KE 1E dan 3E KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.[hud/ito]

Tag : pencuri, sapi, tuban, polisi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more