18:00 . Bupati Tuban: Tuban Kurang SDM Yang Handal di Bidang Wirausaha   |   14:00 . Kemenpan RB Evaluasi Pelayanan Publik Polres Tuban   |   13:00 . BNI, Hara Dan Pemerintah Tuban Mencetak 1000 Agripreneur   |   12:00 . Di Depan Kemendikbud, DPRD Tuban Sampaikan Kekurangan 3.270 Guru SD-SMP   |   09:00 . Pendaftaran Online RSUD Koesma Error, Ternyata ini Sebabnya   |   07:00 . Masa Kecil Kurang Bahagia? Ini 4 Dampaknya saat Dewasa   |   18:00 . Hari Pertama Jambore Kwaran Gerakan Pramuka Soko   |   17:00 . 16 Besar Turnamen Bola Voli Piala Bupati Tuban Cup   |   16:00 . Analog PBT Serupa BSD Tanggerang, User Ingin Lihat Cetak Biru PT HK   |   15:00 . Hantam Truk Tronton Varia Usaha, Pemotor Meninggal di Jalanan Rengel-Bojonegoro   |   14:00 . Tandang Ke Jogja, Tim Persatu Diteror Oknum Diduga Suporter PSIM Yogyakarta?   |   11:00 . Kalah Lawan PSIM Jogja, Menajemen Persatu: Peluang Persatu Masih Terbuka Asalkan...   |   10:00 . User PBT Ditilap, Nasib Digantung   |   09:00 . Puluhan User PBT Geruduk Diskoperindag   |   08:00 . Festival Kirab Perahu di Ujung Timur Pesisir   |  
Tue, 15 October 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 03 July 2019 12:00

Tahun Ini Aturan Kemendikbud Soal PPDB Lebih Rumit

Tahun Ini Aturan Kemendikbud Soal PPDB Lebih Rumit

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Munculnya berbagai permasalahan tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem Zonasi, kini Komisi C beranjak ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban. Dalam kunjungan Komisi C tersebut di terima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Nur Khamid di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban.

Nur Khamid mengatakan pelaksanaan PPDB Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban paling akhir dibanding kabupaten/kota lain. Menurut pelatih Gulat tersebut mematangkan persiapan lebih diutamakan dari pada tergesa-gesa, namun dapat menimbulkan masalah.

“Saya lebih baik persiapan yang matang sehingga tidak menimbulkan masalah sehingga dalam pelayanan masyarakat dapat merasa terpuaskan” ujarnya, Rabu (3/7/2019).

PPDB dengan sistem Zonasi sebenarnya sudah dilaksanakan sejak tahun 2018 di Kabupaten Tuban. Kendati demikian, peraturan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud dulunya tidak serumit ini.

“Dulu juga sudah menggunakan sistem zonasi, tapi tidak seketat pada tahun ini” jelasnya.

Andhi Hartanto Anggota Komisi C DPRD Tuban, mengatakan salah satu tetangganya asal Kecamatan Soko sudah 10 Tahun bekerja di daerah Tuban kota, akan tetapi identitas yang dimiliki masih berpenduduk asal Soko. Sehingga ketika mau mendaftarkan anaknya sekolah di wilayah tuban menjadi kesulitan.

“Hal seperti ini menjadikan keluh kesah masyarakat semakin meningkat” ungkap Politisi asal PDI-P itu.

Menanggapi permasalahan itu, Nur Khamid menjelaskan permasalahan seperti itu bisa di atasi dengan memberikan surat keterangan domisili dari Kepala Desa atau Kelurahan. Jika hal itu di buat main-main maka resikonya adalah siswa tersebut dikeluarkan di sekolah atau yang bersangkutan bisa masuk dalam sel tahanan.

Wakil Ketua DPRD Tuban Tri Astuti, menambahkan PPDB dengan sistem Zonasi seharusnya juga harus mempertimbangkan Fasilitas dan Sarana Prasaran yang ada pada lembaga sekolah tersebut.

“Karena adanya siswa memilih sekolah yang jaraknya agak jauh dari rumahnya pastinya juga mempertimbangkan sarana prasarana dan juga kualitas sekolah itu sendiri,” tutupnya. [ali/ito]

Tag : ppdb, dprd, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more