14:00 . Pemkab Dukung Kegiatan Survei Seismik 3D PHE TEJ di Tuban   |   13:00 . Tuban Butuh Data Terpadu Kemiskinan, Petugas Survei Harus Jujur   |   12:00 . Besok, Listrik Sekitar RSUD Tuban Padam 4 Jam   |   11:00 . Air Mineral Kemasan Mini Jadi Tren Suguhan Masyrakat   |   10:00 . Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM RI, Kunjungi WAE Lapas Tuban   |   09:00 . Sampah di Desa Ini Dipakai Bayar Asuransi   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   16:00 . Nelayan Tuban Ikuti Seminar Kebersihan Laut dan UKM   |   15:00 . Tudingan Penggelembungan Suara Pilpres, Ini Tanggapan KPU   |   14:00 . Struktural BPD Pongpongan Terbentuk, Ini Komitmennya   |   11:00 . TNI Polri dan Masyarakat Tuban Deklarasi Tolak Kerusuhan   |   10:00 . Sejumlah Progres Kilang Tuban Setelah Kunjungan Pemprov Jatim   |   09:00 . Diskoperindag Canagkan Program Berantas Rentenir   |   08:00 . Ini Komentar Warga Soal Jembatan Tuban-Bojonegoro   |   07:00 . 3 Rumus Jalani Lebaran Sehat   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 13 June 2019 12:00

Resmob Tuban dan KPH Cepu Amankan 3 Truk Kayu Ilegal

Resmob Tuban dan KPH Cepu Amankan 3 Truk Kayu Ilegal

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Tim gabungan keamanan hutan Perhutani KPH Cepu Jawa Tengah dan reserse mobil Polres Tuban Jawa Timur, mengamankan puluhan batang kayu ilegal, Selasa (11/6/2019) sejak pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Operasi gabungan di Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruhan itu setelah petugas mendapat laporan dari masyarakat, ada kayu ilegal yang disimpan di salah satu rumah.

Waka Administratur Perhutani KPH Cepu, Mugni mengatakan, ada dua tempat kejadian perkara yang digerebek. Pada lokasi pertama petugas berhasil mengamankan 25 batang kayu jati dengan ukuran panjang 4 meteran. Sedangkan di lokasi ke 2, petugas mengamankan 13 batang kayu berbagai ukuran.

Dalam operasi itu, petugas mengamankan barang bukti berupa kayu jati persegi dan rumah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan.

kayu-1

"Saat digerebek 2 pemiliknya kabur melarikan diri dan saat ini dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," ucap Mugni.

Meski tak dapat meringkus pemilik kayu, petugas berhasil mengamankan barang bukti kayu jati sebanyak tiga truk. Diperkirakan jumlah kayu jati dari BKHP Nanas yang diamankan sejumlah 6 meter kubik dengan harga perkubik Rp25 juta.

"Perhutani KPH Cepu mengalami kerugian ratusan juta rupiah," bebernya.

Petugas yang terlibat dalam operasi itu berjumlah 132 personil. Terdiri dari 45 personil Resmob dan Dalmas Polres Tuban, 50 personil polisi hutan dan polter Perhutani KPH Cepu dan 37 personil tenaga muat bongkar.

Selain mengaman barang bukti kayu jati, rumah yang digunakan untuk menyimpan kayu jati ilegal juga dipasang garis polisi. Rencananya rumahnya juga akan dibongkar.

Kasatreskrim Polres Tuban, AKP. Mustijat Priyambodo saat dihubungi blokTuban.com perihal penggrebekan kayu di Kenduruan belum berkenan memberikan informasi lebih detail. [ali/rom]

kayu-2

Tag : kayu ilegal, grebek, hutan, KPH

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more