21:00 . Pagelaran Wayang Kulit SI Tuban Hadirkan Sinden Hungaria   |   20:00 . Tingkatkan Pemasaran UMKM, PC Muslimat NU Tuban Gelar Pasar Rakyat   |   19:00 . Semarakkan HUT RI, Kecamatan Rengel Gelar Karnaval Besok   |   18:00 . Peringati HUT RI Ke-74, Bupati Tuban Bersama Forkompimda Gelar Berbagai Lomba   |   14:00 . Total Bonus Pelatih Porprov di Tuban Capai Rp148.5 Juta   |   14:00 . Usai Diajak Bapaknya Ngothel ke Jakarta, Begini Kondisi Si Anak   |   13:00 . BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Tuban Capai 4 Meter   |   12:00 . Jelang Pelantikan, Sekwan Lakukan Persiapan Teknis   |   11:00 . Demi Kilang TPPI, Pemerintah akan Kuasai Saham Tuban Petro 95,5 Persen   |   10:00 . Kapolres Tuban Kalahkan Bupati Urusan Nasi Goreng   |   09:00 . Bonus Atlet Porprov Rp495 Juta Cair   |   08:00 . Paduan Suara Asal Surabaya Raih Emas di Swedia, Satu Anggotanya Warga Tuban   |   07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |   20:00 . Disdik Ajak Kepsek Nobar Film Ayu Anak Titipan Surga   |   19:00 . Putra-putri Asal Papua Angkat Kapolres Tuban Jadi Bapak Asuh   |  
Sat, 24 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 12 June 2019 10:00

Hampir 2.000 Ibu Hamil di Tuban Kekurangan Energi Kalori

Hampir 2.000 Ibu Hamil di Tuban Kekurangan Energi Kalori *Foto ilustrasi.

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Dalam jangka waktu tiga tahun terakhir, kondisi ibu hamil di Kabupaten Tuban sangat memprihatinkan. Hampir 2.000 ibu mengalami Kekurangan Energi Kalori (KEK), dan menjadi salah satu sebab kematian bayi dengan kasus Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).

Fraksi Demokrat DPRD Tuban, Mar'atun Sholihah prihatin dengan kondisi ibu hamil di wilayahnya. Kasus Bumil KEK dari tahun ketahun meningkat yaitu tahun 2016 ada 1.349 orang, tahun 2017 ada 1.744 orang, dan tahun 2018 ada 1.922 orang.

"Tahun 2017 ada 749 bayi BBLR," terang Mar'atun.

Mengkaji pelaksanaan program peningkatan ibu dan anak, serapan anggaran hanya 53,98%. Sedangkan anggaran yang tak terserap dengan baik sebesar Rp1,6 miliar lebih.

Secara rinci jaminan persalinan terserap 45,95%, anggaran tak terserap Rp1,3 miliar lebih. Peningkatan pelayanan kesehatan ibu terserap 70,87%. Peningkatan pelayanan kesehatan bayi baru lahir terserap 47,37%. Peningkatan pelayanan kesehatan anak terserap 84,94%.

"Melihat data tersebut Dinkes sebagai kepanjangan Pemkab kurang optimal perhatiannya pada target prioritas yang ditetapkan tahun 2018," tegasnya.

Wabup Tuban Noor Nahar Hussein menjelaskan, kegiatan naik turun ini karena indikator cuma dengan Lingkar Lengan Atas (LILA). Diantaranya urusan kesehatan SIAP, dioptimalkan penyerapan anggaran untuk jaminan persalinan, kesehatan ibu, dan kesehatan bayi baru lahir.

"Selain itu juga pelayanan kesehatan anak," tutupnya. [ali/rom]

Tag : ibu hamil, gizi, anak, balita

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more