14:00 . Pemkab Dukung Kegiatan Survei Seismik 3D PHE TEJ di Tuban   |   13:00 . Tuban Butuh Data Terpadu Kemiskinan, Petugas Survei Harus Jujur   |   12:00 . Besok, Listrik Sekitar RSUD Tuban Padam 4 Jam   |   11:00 . Air Mineral Kemasan Mini Jadi Tren Suguhan Masyrakat   |   10:00 . Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM RI, Kunjungi WAE Lapas Tuban   |   09:00 . Sampah di Desa Ini Dipakai Bayar Asuransi   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   16:00 . Nelayan Tuban Ikuti Seminar Kebersihan Laut dan UKM   |   15:00 . Tudingan Penggelembungan Suara Pilpres, Ini Tanggapan KPU   |   14:00 . Struktural BPD Pongpongan Terbentuk, Ini Komitmennya   |   11:00 . TNI Polri dan Masyarakat Tuban Deklarasi Tolak Kerusuhan   |   10:00 . Sejumlah Progres Kilang Tuban Setelah Kunjungan Pemprov Jatim   |   09:00 . Diskoperindag Canagkan Program Berantas Rentenir   |   08:00 . Ini Komentar Warga Soal Jembatan Tuban-Bojonegoro   |   07:00 . 3 Rumus Jalani Lebaran Sehat   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 10 June 2019 16:30

Tomas Maibit: Rekondisi Perahu Kayuh Kuatkan Daya Wisata Desa

Tomas Maibit: Rekondisi Perahu Kayuh Kuatkan Daya Wisata Desa

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Dari wahana perahu karet beralih perahu kayuh. Demikian kiranya tema yang diangkat oleh sejumlah pegiat wisata desa di Sendang Maibit.

Selain dikenal dengan Bumi Perkemahan Lancar Maibit, Desa Maibit Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban juga memiliki aspek wisata alam berupa sendang yang menampung aliran sumber mata air utamanya. Hal tersebut dimanfaatkan oleh pemuda dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat dengan aneka ragam wahana hiburan, demi menunjang lokalitas potensi wisata desa.

Sebelumnya, pemugaran tanah Lanjar Maibit telah digubah oleh para pemuda dengan sentuhan tren kekinian merias area sendang pada awal tahun 2018 lalu. Tak menunggu lama waktu, Pokdarwis yang didominasi pemikiran para remaja setempat itu membangkitkan terobosan baru dengan wahana perahu karet untuk digunakan wisatawan berlibur mengarungi bagian sendang.

"Pemuda punya semangat kuat untuk memajukan desa. Memang dari sana, lewat kelola wisata lokal desa," ujar Ahmad Murtafik, Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Maibit.

Diulasnya kembali, dari perahu karet yang sempat menjadi primadona wisata andalan masyarakat umum, sebab tak banyak ditemui sejumlah titik lokasi wisata di Kabupaten Tuban, sempat vakum dan menghilang. Banyak masyarakat dan wisatawan menanyakan keberadaan wahana satu ini.

"Sempat vakum, karena ada beberapa pertimbangan juga. Tapi akhirnya belakangan ini pemuda membuat terobosan dengan membuat perahu kayuh untuk wisatawan," jelasnya.

Bukan tanpa alasan, mereka, para pemuda membuat perahu kayuh dengan model dan rancangan sendiri. Sebelumnya, beberapa pemuda desa telah mendapatkan sejenis pelatihan wisata dari pemerintah Kabupaten Tuban.

Output dari pada hasil pembelajaran tersebut, diterapkan dengan membuat perahu kayuh. Mulai dari desain, bahan material, hingga finishing, pemuda Pokdarwis yang mengerjakan.

Dari segi harga, memang perahu kayuh kali ini lebih efisien dan murah dibuat sendiri, dari pada proses pengenalan dan penerapan perahu karet dayung. Terkesan lebih mahal, perawatan susah, juga tak banyak orang yang bisa mendayung. Lebih mudah perahu kayuh, dengan model sederhana dan mudah dipakai semua pengunjung.

"Semoga saja rekondisi wisata perahu kayuh ini bisa bisa menguatkan lagi daya wisata desa di Maibit ini," tutur bapak dua anak lulusan S1 Universitas Ronggolawe.

Sementara itu, penggunaan wahana perahu kayuh sudah mulai diaktifkan sejak libur lebaran sepekan lalu. Soal harga, pengelola tak berbeda menerapkan tarif untuk wisatawan yang ingin menyewa perahu kayuh.

"Sama saja, harga sewa dan durasi waktu sama seperti wahana perahu karet yang dulu," ucap salah seorang pengelola Pokdarwis di tengah aktivitas para pengunjung.

Tak ayal keadaan tersebut kembali membawa kesenangan bagi para pengunjung sekitar Sendang Maibit Rengel. Meraka menilai, bahwa sudah sepatutnya pemuda dan masyarakat saling bahu membahu memajukan potensi wisata yang ada di desa.

"Apalagi kalau sudah alami, dari awal kan sudah terbentuk meskipun baru saja dikelolanya. Bagus, kalau bisa terus membuat hal baru untuk wisata. Toh ada banyak desa yang gak punya wisata, tapi berusaha untuk memunculkan wisatanya sendiri. Caranya ya dengan wisata buatan," ungkap salah seorang pengunjung asal Mojokerto, Imam kepada blokTuban.com, Senin (10/6/2019). [feb/rom]

Tag : maibit, wisata tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more