21:00 . Pagelaran Wayang Kulit SI Tuban Hadirkan Sinden Hungaria   |   20:00 . Tingkatkan Pemasaran UMKM, PC Muslimat NU Tuban Gelar Pasar Rakyat   |   19:00 . Semarakkan HUT RI, Kecamatan Rengel Gelar Karnaval Besok   |   18:00 . Peringati HUT RI Ke-74, Bupati Tuban Bersama Forkompimda Gelar Berbagai Lomba   |   14:00 . Total Bonus Pelatih Porprov di Tuban Capai Rp148.5 Juta   |   14:00 . Usai Diajak Bapaknya Ngothel ke Jakarta, Begini Kondisi Si Anak   |   13:00 . BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Tuban Capai 4 Meter   |   12:00 . Jelang Pelantikan, Sekwan Lakukan Persiapan Teknis   |   11:00 . Demi Kilang TPPI, Pemerintah akan Kuasai Saham Tuban Petro 95,5 Persen   |   10:00 . Kapolres Tuban Kalahkan Bupati Urusan Nasi Goreng   |   09:00 . Bonus Atlet Porprov Rp495 Juta Cair   |   08:00 . Paduan Suara Asal Surabaya Raih Emas di Swedia, Satu Anggotanya Warga Tuban   |   07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |   20:00 . Disdik Ajak Kepsek Nobar Film Ayu Anak Titipan Surga   |   19:00 . Putra-putri Asal Papua Angkat Kapolres Tuban Jadi Bapak Asuh   |  
Sat, 24 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 10 June 2019 17:00

Tambangan Perahu Bengawan Solo Ramai, Omset Sehari Jutaan

Tambangan Perahu Bengawan Solo Ramai, Omset Sehari Jutaan

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Sejak sebelum Hari Raya Idul Fitri pekan lalu, ribuan orang lalu lalang menggunakan jasa penyeberangan perahu di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban. Tak tanggung-tanggung, tempat penyeberangan masyarakat yang biasa disebut tambangan itu bisa meraih omset jutaan rupiah dalam sehari.

"Alhamdulillah ramai terus dari hari pertama Lebaran kemarin," ujar Sardimin, salah satu kemudi perahu seberangan Ngadirejo-Semambung Kanor Bojonegoro.

Lebih dari itu, puncak ramai tambangan yang menghubungkan antara wilayah Kecamatan Rengel-Tuban dan Kecamatan Kanor-Bojonegoro tersebut terjadi pada seminggu tepat pasca lebaran berlangsung, yakni hari ini.

Dari jam operasi yang non stop alias 24 jam, Sardimin beserta 3 anggota kemudi perahu tambangan di sana dapat meraih omset penuh sampai Rp2 juta pada satu sisi tambangan.

Hal itu dikarenakan masih banyak masyarakat umum sekitar Kecamatan Rengel maupun Kecamatan Kanor-Bojonegoro seberang Begawan sana, masih mengandalkan jasa penyeberangan dengan pertimbangan efisiensi waktu dan juga jarak tempuh.

"Ramainya ya hari ini. Kan pas hari awal masuk kerja juga, ada yang mudik, ada juga yang masih berlebaran," tambahnya kepada blokTuban.com, Senin (10/6/2019).

Dia pun masih bersyukur, masih terdapat banyak rezeki yang dihasilkan dari berkah lebaran dan perahu tambangan yang dipegangnya. Selagi menunggu kabar pasti eksekusi proyek jembatan Tuban-Bojonegoro yang diperkirakan kuat bakal digarap tahun 2020 nanti, banyak waktu untuk mempersiapkan kerja pengganti selain perahu seberangan. [feb/rom]

Tag : idul fitri, lebaran, bengawan solo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more