13:00 . Tuban Butuh Data Terpadu Kemiskinan, Petugas Survei Harus Jujur   |   12:00 . Besok, Listrik Sekitar RSUD Tuban Padam 4 Jam   |   11:00 . Air Mineral Kemasan Mini Jadi Tren Suguhan Masyrakat   |   10:00 . Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM RI, Kunjungi WAE Lapas Tuban   |   09:00 . Sampah di Desa Ini Dipakai Bayar Asuransi   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   16:00 . Nelayan Tuban Ikuti Seminar Kebersihan Laut dan UKM   |   15:00 . Tudingan Penggelembungan Suara Pilpres, Ini Tanggapan KPU   |   14:00 . Struktural BPD Pongpongan Terbentuk, Ini Komitmennya   |   11:00 . TNI Polri dan Masyarakat Tuban Deklarasi Tolak Kerusuhan   |   10:00 . Sejumlah Progres Kilang Tuban Setelah Kunjungan Pemprov Jatim   |   09:00 . Diskoperindag Canagkan Program Berantas Rentenir   |   08:00 . Ini Komentar Warga Soal Jembatan Tuban-Bojonegoro   |   07:00 . 3 Rumus Jalani Lebaran Sehat   |   19:00 . Meski Kalah, Strategi akan Diterapkan di Liga 2   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 10 June 2019 20:00

3 Tahun Terakhir, Kasus Asal Usul Anak Meningkat

3 Tahun Terakhir, Kasus Asal Usul Anak Meningkat

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Dalam jangka waktu tiga tahun terakhir, pengajuan kasus asal usul anak di Pengadilan Agama (PA)  Kabupaten Tuban mengalami peningkatan.

Membicarakan asal usul anak tak akan lepas dari pernikahan yang tidak terdaftar secara sah di Kantor Urusan Agama (KUA), yang artinya pernikahan siri, dimana hanya sah secara agama.

Masyarakat masih ada yang beranggapan, kalau perkawinan sudah sah secara agama maka dirasa cukup. Tapi di sisi lain ketika berhadapan dengan kepentingan anak, dari segi pembuatan akta kelahiran sebagai bukti yang sah secara hukum.

Mengharuskan mereka mengajukan ke lembaga yang berwenang, dalam hal ini bagi yang beragama islam adalah ke Pengadilan Agama (PA).

Panitera Muda Hukum, Akhmad Qomarul Huda mengatakan, berdasarkan data pada tahun 2017 ada 12 kasus yang diterima dan 6 kasus yang telah diputus.

Sedangkan pada tahun 2018 kasus yang diterima naik menjadi 17 kasus dan yang diputus berjumlah 12 kasus. Pada tahun 2019 dari bulan Januari hingga April sudah ada 6 kasus yang diterima dan 6 kasus yang telah diputus.

"Berdasarkan data mengalami peningkatan," ungkap Qomarul.

Lebih lanjut, untuk mengajukan asal usul anak diperlukan persyaratan yang lengkap. Seperti, wali dan saksi saat pernikahan siri tersebut berlangsung.

Apabila persayaratan kurang lengkap, pihaknya akan kesulitan untuk memutuskan suatu perkara apa pun.

"Akan sulit kalau berkasnya kurang lengkap," ungkapnya. [nid/rom]

Tag : asal usul anak, pengadilan agama

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more