21:00 . Pagelaran Wayang Kulit SI Tuban Hadirkan Sinden Hungaria   |   20:00 . Tingkatkan Pemasaran UMKM, PC Muslimat NU Tuban Gelar Pasar Rakyat   |   19:00 . Semarakkan HUT RI, Kecamatan Rengel Gelar Karnaval Besok   |   18:00 . Peringati HUT RI Ke-74, Bupati Tuban Bersama Forkompimda Gelar Berbagai Lomba   |   14:00 . Total Bonus Pelatih Porprov di Tuban Capai Rp148.5 Juta   |   14:00 . Usai Diajak Bapaknya Ngothel ke Jakarta, Begini Kondisi Si Anak   |   13:00 . BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Tuban Capai 4 Meter   |   12:00 . Jelang Pelantikan, Sekwan Lakukan Persiapan Teknis   |   11:00 . Demi Kilang TPPI, Pemerintah akan Kuasai Saham Tuban Petro 95,5 Persen   |   10:00 . Kapolres Tuban Kalahkan Bupati Urusan Nasi Goreng   |   09:00 . Bonus Atlet Porprov Rp495 Juta Cair   |   08:00 . Paduan Suara Asal Surabaya Raih Emas di Swedia, Satu Anggotanya Warga Tuban   |   07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |   20:00 . Disdik Ajak Kepsek Nobar Film Ayu Anak Titipan Surga   |   19:00 . Putra-putri Asal Papua Angkat Kapolres Tuban Jadi Bapak Asuh   |  
Sat, 24 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 10 June 2019 20:00

3 Tahun Terakhir, Kasus Asal Usul Anak Meningkat

3 Tahun Terakhir, Kasus Asal Usul Anak Meningkat

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Dalam jangka waktu tiga tahun terakhir, pengajuan kasus asal usul anak di Pengadilan Agama (PA)  Kabupaten Tuban mengalami peningkatan.

Membicarakan asal usul anak tak akan lepas dari pernikahan yang tidak terdaftar secara sah di Kantor Urusan Agama (KUA), yang artinya pernikahan siri, dimana hanya sah secara agama.

Masyarakat masih ada yang beranggapan, kalau perkawinan sudah sah secara agama maka dirasa cukup. Tapi di sisi lain ketika berhadapan dengan kepentingan anak, dari segi pembuatan akta kelahiran sebagai bukti yang sah secara hukum.

Mengharuskan mereka mengajukan ke lembaga yang berwenang, dalam hal ini bagi yang beragama islam adalah ke Pengadilan Agama (PA).

Panitera Muda Hukum, Akhmad Qomarul Huda mengatakan, berdasarkan data pada tahun 2017 ada 12 kasus yang diterima dan 6 kasus yang telah diputus.

Sedangkan pada tahun 2018 kasus yang diterima naik menjadi 17 kasus dan yang diputus berjumlah 12 kasus. Pada tahun 2019 dari bulan Januari hingga April sudah ada 6 kasus yang diterima dan 6 kasus yang telah diputus.

"Berdasarkan data mengalami peningkatan," ungkap Qomarul.

Lebih lanjut, untuk mengajukan asal usul anak diperlukan persyaratan yang lengkap. Seperti, wali dan saksi saat pernikahan siri tersebut berlangsung.

Apabila persayaratan kurang lengkap, pihaknya akan kesulitan untuk memutuskan suatu perkara apa pun.

"Akan sulit kalau berkasnya kurang lengkap," ungkapnya. [nid/rom]

Tag : asal usul anak, pengadilan agama

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more